Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Klasemen Veda Ega Pratama 2026 Makin Panas! Sempat Tembus Tiga Besar Dunia, Kini Cuma Terpaut 1 Poin dari Lima Besar Moto3

Muhammad Rusdian Nuzula • Kamis, 18 Juni 2026 | 16:15 WIB
Klasemen Veda Ega Pratama 2026 makin ketat. Hanya terpaut 1 poin dari lima besar Moto3 dunia. (PINTEREST)
Klasemen Veda Ega Pratama 2026 makin ketat. Hanya terpaut 1 poin dari lima besar Moto3 dunia. (PINTEREST)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Klasemen Veda Ega Pratama 2026 menjadi perhatian besar pecinta balap motor Indonesia setelah pembalap muda asal Gunungkidul tersebut terus menunjukkan performa impresif pada musim debutnya di Moto3 bersama Honda Team Asia. Meski sempat mengalami kendala pada seri Hungaria, peluang Veda untuk kembali menembus lima besar dunia masih sangat terbuka.

Perjalanan klasemen Veda Ega Pratama 2026 sejauh ini bahkan melampaui ekspektasi banyak pengamat. Saat musim dimulai di Thailand, sebagian besar pihak hanya menargetkan Veda untuk beradaptasi dan mengumpulkan pengalaman. Namun, kenyataan di lintasan berkata lain.

Dalam debutnya di Moto3, klasemen Veda Ega Pratama 2026 langsung bergerak positif setelah pembalap Indonesia tersebut finis di posisi kelima pada Grand Prix Thailand. Hasil itu menjadi sinyal awal bahwa Indonesia akhirnya memiliki talenta yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi balap motor dunia.

Baca Juga: Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Genjot Potensi Anak Muda, Lewat Futsal, Bangun Mental Juara Generasi Muda

Awal Musim yang Mengejutkan

Performa Veda semakin mencuri perhatian saat Moto3 Brasil. Di Sirkuit Goiania, pembalap Honda Team Asia itu tampil luar biasa dan berhasil finis di posisi ketiga.

Hasil tersebut bukan sekadar podium biasa. Veda mencatat sejarah sebagai salah satu pembalap Indonesia yang mampu naik podium Grand Prix pada musim debutnya. Raihan poin dari Brasil membuat posisinya di klasemen langsung melesat dan mulai diperhitungkan sebagai penghuni papan atas.

Momentum tersebut menjadi titik balik perjalanan Veda di Moto3 2026. Dari yang awalnya hanya dianggap rookie, namanya mulai masuk dalam pembahasan calon penantang utama musim ini.

Konsistensi Jadi Senjata Utama

Salah satu faktor terbesar yang membuat Veda bertahan di papan atas klasemen adalah konsistensi.

Di Moto3, kemenangan memang penting, tetapi kemampuan mengumpulkan poin secara rutin jauh lebih menentukan. Veda memahami hal tersebut dengan sangat baik.

Ketika gagal meraih podium, ia tetap berusaha membawa pulang poin maksimal. Contohnya terjadi pada GP Prancis saat dirinya berhasil finis keempat dan menambah poin penting dalam perburuan klasemen.

Strategi tersebut terbukti efektif. Saat beberapa rival mengalami kecelakaan atau gagal finis, Veda terus mengumpulkan angka demi angka yang membuat posisinya tetap kompetitif.

Persaingan Ketat di Papan Atas

Musim Moto3 2026 didominasi sejumlah nama besar seperti Máximo Quiles, Álvaro Carpe, Marco Morelli, David Almansa, dan Brian Uriarte.

Meski demikian, Veda mampu bertahan di tengah dominasi pembalap Eropa yang memiliki pengalaman lebih panjang di kejuaraan dunia.

Bahkan pada salah satu fase musim, Veda sempat menembus posisi tiga besar klasemen sementara. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa dirinya bukan sekadar pelengkap grid, melainkan pesaing serius dalam perebutan posisi elite Moto3.

Hambatan di Hungaria

Perjalanan mulus Veda sempat terganggu saat Moto3 Hungaria di Balaton Park.

Akhir pekan berjalan sulit sejak sesi kualifikasi setelah dirinya mendapatkan hukuman Long Lap Penalty. Kondisi itu membuat perjuangannya dalam balapan menjadi lebih berat.

Veda akhirnya finis di posisi ke-16 dan gagal membawa pulang poin. Hasil tersebut berdampak langsung pada klasemen sementara.

Namun, kegagalan tersebut tidak menghapus pencapaian luar biasa yang telah diraih sepanjang musim.

Posisi Terbaru dan Peluang Besar

Baca Juga: Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Genjot Potensi Anak Muda, Lewat Futsal, Bangun Mental Juara Generasi Muda

Usai GP Hungaria, Veda menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 71 poin.

Menariknya, jarak dengan Brian Uriarte yang berada di posisi kelima hanya satu poin. Sementara selisih dengan Marco Morelli di posisi ketiga juga masih dalam jangkauan apabila Veda mampu meraih hasil besar dalam beberapa seri mendatang.

Moto3 dikenal sebagai kelas dengan persaingan sangat ketat. Perubahan posisi klasemen bisa terjadi hanya dalam satu balapan.

Karena itu, peluang Veda untuk kembali masuk lima besar bahkan merebut posisi empat besar dunia masih sangat realistis.

Harapan Besar Indonesia

Posisi keenam dunia mungkin terlihat biasa bagi negara-negara dengan tradisi balap panjang. Namun bagi Indonesia, pencapaian ini memiliki arti sangat besar.

Veda membuktikan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing dengan talenta terbaik dunia. Dengan satu podium, beberapa finis lima besar, dan total 71 poin sejauh ini, musim 2026 telah menjadi musim bersejarah bagi kariernya.

Kini seluruh perhatian tertuju pada GP Ceko dan seri-seri berikutnya. Jika mampu mempertahankan konsistensi, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama menutup musim debutnya di posisi lima besar dunia.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Honda Team Asia #GP Hungaria #Klasemen Veda Ega Pratama 2026