Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Bikin Geger Moto3 Hungaria! Brian Uriarte Crash tapi Tetap Dapat Poin, Feda Ega Pratama Malah Gigit Jari Usai Long Lap Penalty

Maylanni Diana Fitri • Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB
Moto3 Hungaria bikin heboh! Brian Uriarte crash tapi tetap dapat poin, sementara Feda Ega Pratama gagal masuk zona poin usai long lap penalty.(pinterest)
Moto3 Hungaria bikin heboh! Brian Uriarte crash tapi tetap dapat poin, sementara Feda Ega Pratama gagal masuk zona poin usai long lap penalty.(pinterest)

Trenggalek Njenggelek - Moto3 Hungaria 2026 menghadirkan drama yang membuat banyak penggemar balap motor geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, Brian Uriarte yang terlibat kecelakaan hebat menjelang finis justru tetap membawa pulang poin, sementara Feda Ega Pratama harus pulang dengan tangan hampa meski berhasil menyelesaikan balapan.

Keputusan steward tersebut langsung memicu perdebatan di media sosial. Banyak penggemar mempertanyakan mengapa pembalap yang mengalami crash masih bisa masuk klasifikasi dan mendapatkan poin, sedangkan pembalap lain yang juga terlibat insiden justru dicoret dari hasil akhir.

Di tengah kontroversi tersebut, pembalap Indonesia Feda Ega Pratama menjadi salah satu pihak yang paling dirugikan. Long lap penalty yang diterimanya sejak pertengahan lomba membuat peluang meraih poin lenyap di saat persaingan papan tengah berlangsung sangat ketat.

Long Lap Penalty Jadi Awal Petaka

Balapan sebenarnya dimulai cukup menjanjikan bagi Feda. Pembalap Honda Team Asia itu mampu bertahan dalam rombongan yang bersaing ketat di zona poin.

Baca Juga: Brian Uriarte Didiskualifikasi Moto3 Catalunya, Fadillah Arbi Aditama Naik Tahta Rookie of The Year Usai Penalti KTM Ajo

Namun situasi berubah drastis ketika steward menjatuhkan long lap penalty akibat pelanggaran track limits. Hukuman tersebut membuat Feda kehilangan banyak waktu dan langsung terlempar ke posisi ke-19.

Dari titik itu, perjuangan berat dimulai. Feda mencoba memangkas jarak dengan pembalap di depannya satu per satu. Sayangnya, saat momentum mulai terbentuk, balapan justru memasuki fase paling kacau.

Crash Massal Picu Bendera Merah

Memasuki lap-lap terakhir, persaingan di grup depan semakin panas. Para pembalap tampil agresif demi mengamankan posisi terbaik sebelum garis finis.

Baca Juga: Tak Lagi Sekadar Pendatang Baru, Veda Ega Pratama Rookie Moto3 2026 Berhasil Guncang Klasemen dan Jadi Ancaman Pembalap Eropa

Namun petaka datang ketika Brian Uriarte, Valentin Perrone, dan David Munoz terlibat kecelakaan besar yang membuat lintasan dipenuhi motor dan serpihan komponen.

Demi alasan keselamatan, race direction langsung mengibarkan red flag. Balapan dihentikan dan hasil akhir ditentukan berdasarkan regulasi FIM.

Di sinilah kontroversi mulai muncul.

Kenapa Uriarte Tetap Dapat Poin?

Banyak yang mengira Brian Uriarte otomatis kehilangan poin karena terjatuh saat insiden terjadi. Faktanya tidak demikian.

Berdasarkan aturan FIM, saat red flag dikibarkan, klasifikasi balapan dihitung menggunakan lap penuh terakhir yang berhasil diselesaikan sebelum balapan dihentikan.

Pada lap tersebut, Uriarte masih berada di posisi yang menghasilkan poin.

Namun ada syarat tambahan yang menjadi kunci. Pembalap yang mengalami crash wajib membawa motornya kembali ke pit lane dalam waktu tertentu setelah red flag keluar.

Dan itulah yang berhasil dilakukan Uriarte.

Meski baru saja terjatuh, pembalap KTM itu langsung bangkit, menghidupkan kembali motor, lalu membawanya menuju pit lane. Langkah cepat tersebut membuat statusnya tetap sah dalam klasifikasi akhir.

Sementara Valentin Perrone dan David Munoz gagal menghidupkan motor mereka. Akibatnya, kedua pembalap tersebut otomatis kehilangan hak masuk klasifikasi balapan.

Feda Cuma Kurang Sedikit

Di tengah drama tersebut, Feda akhirnya diklasifikasikan finis di posisi ke-16.

Hasil itu terasa sangat menyakitkan karena hanya terpaut satu posisi dari zona poin terakhir. Andai tidak terkena long lap penalty, peluang Feda membawa pulang poin dari Hungaria terbuka sangat lebar.

Akibat gagal menambah angka, koleksi poin Feda tertahan di 71 poin. Meski begitu, pembalap Indonesia tersebut masih bertahan di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026.

Yang membuat situasi makin menarik, Brian Uriarte kini hanya unggul satu poin di atas Feda. Pembalap Spanyol itu mengoleksi 72 poin berkat tambahan angka dari balapan yang penuh kontroversi tersebut.

Persaingan Makin Panas

Meski gagal mencetak poin di Hungaria, peluang Feda untuk kembali menembus lima besar dunia masih sangat terbuka.

Selisih satu poin dengan Uriarte bisa berubah kapan saja pada seri berikutnya. Terlebih performa Feda sepanjang musim ini menunjukkan peningkatan yang cukup konsisten.

Kini perhatian pecinta balap Indonesia tertuju pada balapan berikutnya. Setelah drama red flag, crash massal, dan kontroversi regulasi di Hungaria, Feda dipastikan datang dengan motivasi berlipat untuk membalas hasil mengecewakan tersebut.

Satu hal yang pasti, persaingan Moto3 2026 semakin panas. Dan nama Feda Ega Pratama masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk terus bersaing di papan atas hingga akhir musim.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Feda Ega Pratama #Klasemen Moto3 2026 #Long Lap Penalty #Moto3 Hungaria #Brian Uriarte