Trenggalek Njenggelek - Nama Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan utama jelang gelaran Moto3 Grand Prix Ceko 2026. Namun kali ini bukan karena aksi menawannya di lintasan, melainkan fenomena luar biasa yang terjadi di area padok Sirkuit Brno.
Pembalap muda kebanggaan Indonesia tersebut mendadak menjadi pusat perhatian ribuan penggemar yang memadati area paddock. Bahkan situasi disebut sempat tidak terkendali setelah puluhan penggemar, yang sebagian besar merupakan perempuan asal Eropa, berusaha mendekati Feda untuk meminta tanda tangan dan berfoto bersama.
Antusiasme yang begitu besar membuat petugas keamanan sirkuit kewalahan mengendalikan kerumunan. Akibatnya, pihak penyelenggara harus meminta bantuan aparat kepolisian setempat untuk mengawal Feda menuju garasi tim Honda Team Asia.
Momen tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pecinta MotoGP. Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat beberapa polisi membentuk barikade hidup untuk membuka jalan bagi pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu.
Fenomena ini membuat banyak pihak terkejut. Sebab biasanya perlakuan semacam itu hanya diterima pembalap-pembalap papan atas yang sudah memiliki nama besar di dunia balap motor internasional.
Yang lebih menarik, kejadian tersebut juga dikabarkan menarik perhatian petinggi Dorna Sports selaku promotor MotoGP. Dalam beberapa rekaman yang beredar, petinggi Dorna terlihat tersenyum sambil menggelengkan kepala saat menyaksikan antusiasme luar biasa yang mengelilingi Feda.
Banyak pengamat menilai situasi ini menjadi bukti bahwa popularitas Feda Ega Pratama terus meningkat secara signifikan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Eropa.
Popularitas yang melejit tersebut tentu menjadi modal berharga bagi karier Feda ke depan. Di era balap modern, seorang pembalap tidak hanya dinilai dari prestasi di lintasan, tetapi juga dari daya tarik komersial yang dimilikinya.
Di sisi lain, muncul pula sejumlah rumor liar yang menyebut Feda sempat mengalami insiden akibat desakan para penggemar. Namun hingga saat ini tidak ada bukti yang mendukung kabar tersebut.
Faktanya, Feda terlihat dalam kondisi prima dan tetap melayani penggemar dengan ramah sebelum akhirnya dikawal menuju paddock. Pengamanan yang dilakukan polisi disebut murni sebagai langkah pengendalian massa agar aktivitas tim tidak terganggu.
Meski sedang menikmati popularitas yang terus meroket, fokus utama Feda tetap tertuju pada balapan Moto3 Ceko 2026.
Sirkuit Brno sendiri merupakan tantangan baru bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut. Trek legendaris yang kembali masuk kalender MotoGP itu dikenal memiliki karakteristik unik dengan kombinasi tikungan cepat, perubahan elevasi ekstrem, serta lintasan sepanjang lebih dari lima kilometer.
Karakter sirkuit seperti ini menuntut pembalap memiliki kemampuan membaca racing line yang sempurna dan menjaga momentum sepanjang lap.
Tantangan semakin besar karena secara historis motor Honda tidak selalu tampil dominan di lintasan dengan karakter seperti Brno. Data beberapa musim sebelumnya menunjukkan pabrikan Jepang tersebut kerap kesulitan menghadapi trek dengan kombinasi tikungan panjang dan tanjakan.
Meski demikian, banyak pihak tetap optimistis terhadap peluang Feda. Pembalap Indonesia itu dikenal memiliki gaya balap agresif dengan kemampuan late braking yang menjadi salah satu senjata andalannya.
Kemampuan tersebut diyakini bisa menjadi faktor pembeda ketika menghadapi duel ketat di sektor-sektor teknis Brno.
Selain itu, Feda dan tim Honda Team Asia dikabarkan bekerja ekstra keras mempersiapkan diri. Mereka menghabiskan banyak waktu menganalisis data telemetri serta mempelajari setiap detail lintasan demi menemukan setelan motor terbaik.
Menjelang balapan, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada performanya di atas motor. Fenomena fans yang mengelilinginya hingga harus mendapat pengawalan polisi menjadi bukti bahwa Feda telah berkembang menjadi salah satu ikon baru Moto3.
Jika mampu mengubah dukungan luar biasa tersebut menjadi hasil positif di lintasan, bukan tidak mungkin nama Feda Ega Pratama akan semakin diperhitungkan sebagai calon bintang besar MotoGP masa depan.
Brno kini menunggu pembuktian sang talenta muda Indonesia. Dan seluruh mata penggemar Merah Putih siap menyaksikan apakah Feda mampu kembali menciptakan kejutan di panggung dunia.
Editor : Maylanni Diana Fitri