Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Moto3 Diguncang Skandal Besar! Adrian Fernandez Didiskualifikasi 6 Seri, Feda Ega Pratama Meroket ke Tiga Besar Dunia

Maylanni Diana Fitri • Kamis, 18 Juni 2026 | 21:05 WIB
Moto3 2026 diguncang skandal besar. Adrian Fernandez didiskualifikasi 6 seri, Feda Ega Pratama naik ke posisi 3 dunia.(pinterest)
Moto3 2026 diguncang skandal besar. Adrian Fernandez didiskualifikasi 6 seri, Feda Ega Pratama naik ke posisi 3 dunia.(pinterest)

 

Trenggalek Njenggelek - Dunia Moto3 2026 mendadak geger setelah FIM dan Race Direction menjatuhkan hukuman berat kepada pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez. Pembalap asal Spanyol itu resmi didiskualifikasi dari enam seri balapan sekaligus akibat pelanggaran teknis yang ditemukan pada mesin motornya.

Keputusan tersebut langsung mengubah peta persaingan Moto3 2026 secara drastis. Yang paling diuntungkan adalah Feda Ega Pratama, rider muda Indonesia yang kini melonjak ke posisi tiga klasemen sementara setelah adanya revisi hasil balapan.

Kabar mengenai diskualifikasi Adrian Fernandez diumumkan melalui dokumen resmi FIM yang dirilis pada Jumat (5/6/2026). Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa tim teknis menemukan indikasi manipulasi pada dua mesin Honda NSF250RW yang digunakan sepanjang musim.

Kasus ini menjadi salah satu skandal teknis terbesar yang terjadi di Moto3 dalam beberapa tahun terakhir karena melibatkan hasil balapan dari awal musim hingga menjelang pertengahan kompetisi.

Investigasi FIM Bongkar Dugaan Pelanggaran Mesin

Masalah bermula ketika beberapa mesin peserta Moto3 dikumpulkan untuk menjalani inspeksi rutin setelah balapan.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan kejanggalan pada mesin bernomor 810 dan 811 yang digunakan Adrian Fernandez. Segel pengaman mesin ditemukan dalam kondisi tidak sesuai standar dan menunjukkan indikasi pernah dibuka.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Bikin Heboh Moto3 Ceko 2026! Fans Bule Serbu Padok, Polisi Turun Tangan, Bos Dorna Sampai Geleng-Geleng Kepala

Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan mendalam yang melibatkan pihak Honda Racing Corporation (HRC) sebagai produsen mesin resmi.

Hasil investigasi menunjukkan adanya anomali yang mengarah pada dugaan pembongkaran mesin tanpa izin resmi. Tindakan tersebut dinilai melanggar regulasi teknis Moto3 yang sangat ketat, terutama terkait komponen mesin yang telah disegel sejak awal musim.

FIM menilai pelanggaran tersebut cukup serius sehingga layak dijatuhi sanksi maksimal.

Enam Seri Balapan Dihapus Sekaligus

Sanksi yang diberikan bukan sekadar pengurangan poin. Race Direction memutuskan menghapus seluruh hasil Adrian Fernandez pada enam seri Moto3 musim 2026.

Balapan yang terkena dampak meliputi:

Dengan keputusan itu, seluruh poin yang dikumpulkan Fernandez dari enam seri tersebut dinyatakan hangus.

Sebelum hukuman dijatuhkan, pembalap Leopard Racing itu tercatat berada di posisi tiga klasemen sementara dengan perolehan sekitar 90 poin. Namun setelah revisi dilakukan, poinnya anjlok drastis dan membuat posisinya terlempar jauh dari papan atas.

Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi Leopard Racing yang selama ini dikenal sebagai salah satu tim kuat di kelas Moto3.

Feda Ega Pratama Jadi Pemenang Besar

Di tengah kekacauan klasemen, Feda Ega Pratama justru mendapat keuntungan besar.

Pembalap muda Indonesia itu memperoleh tambahan posisi pada sejumlah seri yang sebelumnya diikuti Adrian Fernandez. Efeknya sangat signifikan karena beberapa hasil Feda ikut direvisi naik.

Salah satu yang paling mencolok terjadi di GP Prancis. Feda yang awalnya finis di posisi keempat kini naik ke posisi ketiga dan berhak mendapatkan tambahan poin podium.

Perubahan serupa juga terjadi pada balapan lain sehingga total poin Feda meningkat cukup besar dibandingkan klasemen sebelumnya.

Hasil revisi tersebut membuat pembalap Astra Honda Racing Team itu berhasil menembus posisi tiga besar klasemen sementara Moto3 2026.

Pencapaian ini menjadi momentum penting bagi Feda yang sejak awal musim tampil konsisten meski berstatus rookie.

Persaingan Moto3 Semakin Panas

Kasus Adrian Fernandez sekaligus menjadi pengingat keras bahwa regulasi teknis Moto3 tidak bisa dianggap remeh. FIM menunjukkan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang berpotensi memberikan keuntungan performa secara tidak sah.

Bagi Feda Ega Pratama, perubahan klasemen ini membuka peluang lebih besar untuk bersaing memperebutkan posisi teratas sekaligus memperkuat peluang meraih gelar Rookie of The Year musim ini.

Dengan masih banyak seri tersisa, persaingan Moto3 2026 dipastikan semakin sengit. Semua mata kini tertuju pada seri Hungaria untuk melihat apakah Feda mampu memanfaatkan momentum besar ini dan terus mendekati para pemimpin klasemen.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Moto3 2026 diguncang skandal besar. Adrian Fernandez didiskualifikasi 6 seri #Feda Ega Pratama naik ke posisi 3 dunia.