Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Maximo Quiles Debut di Moto3 Amerika 2025, Murid Marc Marquez yang Disebut Permata Baru Balap Spanyol Akhirnya Tampil

Divka Vance Yandriana • Kamis, 18 Juni 2026 | 21:30 WIB
Maximo Quiles akhirnya debut di Moto3 Amerika 2025 setelah genap berusia 17 tahun. Murid Marc Marquez ini siap unjuk kemampuan. (Screenshot Instagram)
Maximo Quiles akhirnya debut di Moto3 Amerika 2025 setelah genap berusia 17 tahun. Murid Marc Marquez ini siap unjuk kemampuan. (Screenshot Instagram)

JAKARTA - Pembalap muda Spanyol Maximo Quiles akhirnya akan menjalani debut yang ditunggu-tunggu di ajang Moto3 musim 2025. Rider berusia 17 tahun tersebut dipastikan tampil pada seri Amerika Serikat di Sirkuit Austin setelah sebelumnya harus absen pada dua putaran pembuka musim karena terkendala batas usia minimum.

Nama Maximo Quiles belakangan menjadi sorotan karena dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia balap motor. Tak hanya memiliki prestasi mentereng di level junior, Quiles juga berada di bawah bimbingan langsung manajemen pembalap milik Marc Marquez dan Alex Marquez.

Debut Maximo Quiles di Moto3 Amerika menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya menuju level tertinggi balap motor dunia. Banyak pengamat menilai pembalap muda tersebut memiliki potensi besar untuk mengikuti jejak para pembalap Spanyol yang sukses di MotoGP.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Hungaria 2026 Lengkap: Feda Pratama Intip Podium Klasemen Moto3, Marc Marquez Masih Tertahan

Berada di Bawah Naungan Marc dan Alex Marquez

Quiles merupakan salah satu pembalap yang berada di bawah pengelolaan Vertical Management, perusahaan manajemen atlet yang didirikan oleh Marc Marquez dan Alex Marquez.

Vertical Management dibentuk untuk membantu mengembangkan karier para pembalap muda berbakat sejak usia dini. Konsepnya sering dibandingkan dengan akademi VR46 milik Valentino Rossi, yang telah melahirkan banyak pembalap kompetitif di kejuaraan dunia.

Sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Vertical Management, Quiles mendapat perhatian besar sejak beberapa musim terakhir berkat performa impresifnya di berbagai ajang junior.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Hungaria 2026 Lengkap: Race Minggu Malam, Feda Pratama Masuk 4 Besar Klasemen Moto3

Prestasi Mentereng Sebelum Naik ke Moto3

Karier Quiles mulai mencuri perhatian ketika berhasil menjuarai European Talent Cup pada musim debutnya tahun 2021. Prestasi tersebut kembali diulang pada tahun 2023, mempertegas statusnya sebagai salah satu pembalap muda terbaik di Eropa.

Selain itu, ia juga mampu bersaing di papan atas Red Bull Rookies Cup dan meraih hasil gemilang di Kejuaraan Dunia Junior Moto3. Rentetan prestasi tersebut membuat tim Aspar memberikan kontrak untuk tampil di Moto3 musim 2025.

Banyak pihak meyakini bahwa pengalaman panjang di kompetisi junior menjadi modal penting bagi Quiles untuk beradaptasi dengan cepat di kejuaraan dunia.

Baca Juga: Dorna Ubah Peta Moto3 2026! Feda Ega Pratama Melonjak ke 4 Besar Dunia, Honda Dikabarkan Siapkan Kejutan di GP Ceko

Aturan Baru Membuka Jalan Debut

Awalnya, debut Moto3 Quiles diperkirakan harus ditunda hingga musim 2026 karena belum memenuhi batas usia minimum untuk tampil di Grand Prix.

Namun perubahan regulasi yang diberlakukan menjelang musim 2025 memberikan peluang bagi pembalap berprestasi untuk mendapatkan pengecualian usia. Aturan tersebut memungkinkan pembalap yang pernah finis di posisi tiga besar kompetisi junior tertentu untuk naik lebih cepat ke Moto3.

Meski mendapatkan pengecualian tersebut, Quiles tetap harus menunggu hingga genap berusia 17 tahun. Karena itulah ia tidak bisa mengikuti seri pembuka di Thailand dan Argentina.

Setelah merayakan ulang tahun ke-17 pada 19 Maret, pembalap muda Spanyol itu akhirnya memenuhi syarat untuk turun di seri Amerika Serikat.

Antusias Sambut Balapan Perdana

Menjelang debutnya, Quiles mengaku sudah tidak sabar merasakan atmosfer balapan Moto3.

"Saya benar-benar menantikan balapan di Austin. Saya sedikit kecewa karena tidak bisa tampil di Thailand atau Argentina, tetapi akhirnya perjalanan saya di kejuaraan dunia dimulai," ujar Quiles.

Ia mengakui level persaingan Moto3 sangat tinggi dan membutuhkan proses adaptasi.

"Saya harus memberikan yang terbaik. Tujuan saya adalah belajar, menikmati pengalaman ini, dan tentu saja mendapatkan hasil yang baik," katanya.

Talenta Besar yang Pernah Diterpa Kontroversi

Di balik potensinya yang besar, perjalanan Quiles tidak sepenuhnya mulus. Pada musim lalu, ia sempat mendapat hukuman larangan balapan akibat insiden yang terjadi dalam ajang Red Bull Rookies Cup di Mugello.

Meski demikian, reputasinya sebagai salah satu prospek terbaik Spanyol tidak luntur. Tim Aspar tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pembalap muda tersebut.

Sebelum debut resmi di Austin, Quiles juga telah menjalani sejumlah tes pramusim bersama tim Aspar. Pada dua seri awal Moto3 2025, posisinya sementara diisi pembalap Austria, Jakob Rosenthaler, yang belum berhasil meraih poin.

Dengan kombinasi bakat, prestasi, dan dukungan dari Marc Marquez melalui Vertical Management, Maximo Quiles kini menjadi salah satu nama yang paling dinantikan di Moto3. Seri Amerika Serikat akan menjadi kesempatan pertamanya membuktikan bahwa ia layak disebut sebagai permata baru balap motor Spanyol.

Editor : Divka Vance Yandriana
#moto3 #Maximo Quiles #marc marquez