Trenggalek Njenggelek - Persaingan dalam klasemen Moto3 2026 semakin menarik menjelang digelarnya Grand Prix Ceko di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, memang turun ke posisi keenam klasemen sementara, tetapi peluangnya untuk kembali menembus tiga besar masih terbuka lebar.
Jelang seri kesembilan musim ini, klasemen Moto3 2026 masih dikuasai pembalap CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles. Rider asal Spanyol tersebut tampil dominan dengan koleksi lima kemenangan dari delapan balapan yang sudah berlangsung dan mengumpulkan 170 poin.
Sementara itu, Veda Ega Pratama yang memperkuat Honda Team Asia harus rela turun ke posisi keenam setelah gagal meraih poin pada seri terakhir di Hungaria. Meski demikian, posisi pembalap Indonesia tersebut dalam klasemen Moto3 2026 masih sangat kompetitif karena hanya terpaut enam angka dari Marco Morelli yang berada di urutan ketiga.
Veda Ega Pratama Masih Berpeluang Naik ke Tiga Besar
Perjalanan Veda Ega Pratama sepanjang Moto3 2026 terbilang cukup impresif. Pembalap muda kebanggaan Indonesia itu sempat menduduki posisi ketiga klasemen sementara setelah Adrian Fernandez mendapatkan hukuman diskualifikasi dalam enam seri awal.
Namun hasil kurang maksimal pada balapan terakhir membuat Veda kehilangan beberapa posisi. Kini, pembalap Honda Team Asia tersebut berada di peringkat keenam.
Meski begitu, persaingan papan atas Moto3 musim ini masih sangat terbuka. Selisih poin yang tipis membuat perubahan posisi dapat terjadi hanya dalam satu balapan.
Marco Morelli yang berada di posisi ketiga masih menjadi target terdekat Veda. Jika mampu meraih podium di GP Ceko dan para pesaingnya gagal mendapatkan hasil maksimal, peluang Veda kembali masuk tiga besar sangat besar.
Maximo Quiles Makin Kokoh di Puncak
Di sisi lain, Maximo Quiles masih terlalu tangguh bagi para rivalnya. Pembalap CFMoto Aspar Team itu telah mengoleksi 170 poin dan unggul cukup jauh dari Alvaro Carpe yang berada di posisi kedua dengan 111 poin.
Selisih 59 poin membuat posisi Maximo Quiles di puncak klasemen relatif aman. Bahkan apabila ia gagal finis dalam dua seri berikutnya, peluang Alvaro Carpe untuk mengambil alih posisi pertama masih sangat kecil.
Dominasi yang ditunjukkan Maximo Quiles sepanjang musim ini membuat dirinya menjadi kandidat terkuat untuk meraih gelar juara dunia Moto3 2026.
GP Ceko Jadi Momentum Kebangkitan Veda
Balapan di Sirkuit Brno akhir pekan ini menjadi kesempatan emas bagi Veda Ega Pratama untuk kembali mendekati posisi tiga besar. Sirkuit legendaris di Republik Ceko tersebut diprediksi menghadirkan persaingan ketat di antara para pembalap muda terbaik dunia.
Dukungan dari para penggemar Tanah Air pun terus mengalir untuk Veda. Pembalap binaan Honda Team Asia itu diharapkan mampu kembali menunjukkan performa terbaik dan mengulang pencapaian podium yang pernah diraihnya musim ini.
Selain Veda, Marco Morelli dan Alvaro Carpe juga dipastikan akan berusaha mempertahankan posisi mereka di klasemen. Persaingan menuju akhir musim pun diprediksi semakin sengit.
Meski peluang mengejar Maximo Quiles cukup berat, Veda Ega Pratama masih memiliki kesempatan besar untuk menutup musim di posisi terbaik. GP Ceko pun bisa menjadi awal kebangkitan pembalap Indonesia tersebut dalam perebutan posisi papan atas klasemen Moto3 2026.
Editor : M. Helmi Nurhisam