Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Naik ke Empat Besar Klasemen Moto3 2026, Rumor Upgrade Mesin HRC dan Diskualifikasi Rival Bikin Geger Jelang GP Ceko

M. Helmi Nurhisam • Jumat, 19 Juni 2026 | 18:00 WIB
Feda Ega Pratama naik ke empat besar klasemen Moto3 2026. Rumor upgrade mesin HRC bikin peluang podium di GP Ceko makin besar.(Pinterest)
Feda Ega Pratama naik ke empat besar klasemen Moto3 2026. Rumor upgrade mesin HRC bikin peluang podium di GP Ceko makin besar.(Pinterest)

Trenggalek Njenggelek - Nama Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan jelang Grand Prix Ceko 2026. Pembalap muda asal Gunungkidul itu dikabarkan naik ke empat besar klasemen Moto3 2026 setelah salah satu rivalnya mendapat hukuman diskualifikasi. Situasi tersebut membuat persaingan menuju seri Ceko semakin panas.

Kabar mengenai Feda Ega Pratama naik ke empat besar klasemen Moto3 2026 menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar balap motor. Pembalap binaan Astra Honda itu terus menunjukkan konsistensi sepanjang musim meski beberapa kali mengalami kesulitan pada sesi kualifikasi.

Tak hanya itu, rumor mengenai proyek rahasia Honda Racing Corporation (HRC) untuk meningkatkan performa motor Honda NSF250RW milik Feda juga semakin menguat. Jika benar terealisasi, peluang pembalap Indonesia itu bersaing di papan depan bakal semakin terbuka.

Baca Juga: Mobil Bekas Rp100 Jutaan Paling Layak Dibeli 2025, Toyota Avanza hingga Xpander Bekas Jadi Incaran Keluarga Indonesia

Rival Feda Kena Diskualifikasi

Perubahan besar dalam klasemen Moto3 terjadi setelah pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, dikabarkan kehilangan poin akibat pelanggaran teknis yang ditemukan seusai GP Catalunya. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya ketidaksesuaian pada bahan bakar dan oli mesin yang digunakan.

Akibat keputusan tersebut, Uriarte harus kehilangan 13 poin penting. Situasi itu membuat posisi Feda Ega Pratama terdongkrak ke jajaran empat besar klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 71 poin.

Pencapaian tersebut sekaligus memperbesar peluang pembalap Indonesia itu dalam perebutan gelar Rookie of the Year musim ini.

Baca Juga: Bongkar Rahasia Bursa Otomotif! Inilah Deretan MPV Bekas Terbaik 2026 yang Paling Awet dan Nyaman, Harganya Makin Ambyar Murah!

Konsistensi Jadi Kekuatan Feda Ega

Sepanjang musim 2026, Feda dikenal sebagai salah satu pembalap paling konsisten. Meski beberapa kali memulai balapan dari posisi belakang, ia mampu melakukan banyak overtaking dan mengamankan poin penting.

Kemampuan menjaga ban, membaca situasi balapan, serta keberanian saat melakukan pengereman menjadi nilai lebih yang membuat Feda mendapat perhatian banyak pihak.

Sejumlah pengamat MotoGP menilai pembalap berusia muda itu memiliki insting balap alami yang jarang dimiliki pembalap Asia lainnya. Gaya membalapnya dinilai matang dan semakin berkembang dari seri ke seri.

Rumor Upgrade Mesin HRC

Jelang GP Ceko di Sirkuit Brno, muncul kabar bahwa HRC tengah menyiapkan pembaruan perangkat lunak dan pemetaan mesin terbaru untuk Honda NSF250RW.

Pembaruan tersebut dikabarkan difokuskan pada peningkatan akselerasi di putaran bawah dan menengah agar motor Honda mampu bersaing dengan KTM di lintasan lurus.

Selain sektor mesin, beberapa pengamat juga memprediksi adanya penyempurnaan aerodinamika serta pengembangan setelan motor agar lebih stabil ketika melibas tikungan cepat.

Jika paket pembaruan itu benar digunakan di Brno, maka peluang Feda Ega untuk bersaing memperebutkan podium akan semakin besar.

Pujian dari Pengamat MotoGP

Mantan pembalap sekaligus analis MotoGP, Matteo Guerinoni, meminta publik Indonesia tetap realistis dalam mendukung Feda Ega Pratama.

Menurutnya, pembalap asal Gunungkidul itu telah menunjukkan perkembangan luar biasa sepanjang musim. Namun, ia mengingatkan agar penggemar tidak selalu menyalahkan performa motor ketika hasil yang diraih belum maksimal.

Matteo menilai kemampuan Feda dalam menentukan racing line, mengatur ban, serta menjaga ritme balapan menjadi modal penting untuk bersaing dengan para pembalap Eropa.

GP Ceko Jadi Penentuan

Seluruh perhatian kini tertuju ke Sirkuit Brno, Republik Ceko. Karakter lintasan yang memiliki tikungan cepat dan area pengereman keras dinilai cocok dengan gaya balap Feda Ega Pratama.

Dengan posisi empat besar dunia serta dukungan penuh Honda, pembalap Indonesia itu berpeluang besar mengganggu dominasi para rider Eropa.

Persaingan papan atas Moto3 2026 pun dipastikan semakin menarik. Publik Indonesia kini berharap Feda Ega mampu kembali tampil kompetitif dan mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Moto3 2026 #Feda Ega Pratama #Klasemen Moto3 #Honda Racing Corporation #GP Ceko