Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Podium Kedua di Brno, Taktik Cerdas Pembalap Indonesia Bikin Rival Eropa dan Marc Marquez Terpukau

M. Helmi Nurhisam • Jumat, 19 Juni 2026 | 18:05 WIB
Feda Ega Pratama podium kedua di Brno usai tampil luar biasa. Marc Marquez disebut terpukau, peluang naik ke Moto2 makin terbuka. (Pinterest)
Feda Ega Pratama podium kedua di Brno usai tampil luar biasa. Marc Marquez disebut terpukau, peluang naik ke Moto2 makin terbuka. (Pinterest)

Trenggalek Njenggelek - Nama Feda Ega Pratama podium kedua di Brno menjadi sorotan pecinta balap motor dunia usai pembalap muda Indonesia itu tampil impresif pada balapan Moto3 di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Setelah mengalami hasil kurang memuaskan di Hungaria, Feda bangkit dengan performa luar biasa dan sukses finis sebagai runner-up.

Prestasi Feda Ega Pratama podium kedua di Brno menjadi bukti konsistensinya di Moto3 2026. Pembalap asal Gunungkidul itu mampu memanfaatkan strategi manajemen ban yang matang hingga melakukan sejumlah manuver menyalip pembalap-pembalap Eropa pada lap-lap akhir.

Hasil gemilang tersebut membuat Feda Ega Pratama podium kedua di Brno menjadi pembicaraan hangat. Bahkan, penampilannya disebut-sebut mendapat perhatian dari legenda MotoGP Marc Marquez yang memuji mental pantang menyerah sang pembalap Indonesia.

Baca Juga: Mobil Bekas Rp100 Jutaan Paling Layak Dibeli 2025, Toyota Avanza hingga Xpander Bekas Jadi Incaran Keluarga Indonesia

Bangkit Setelah Insiden di Hungaria

Banyak pihak sempat meragukan Feda setelah gagal meraih hasil maksimal di Hungaria akibat penalti. Namun, pembalap binaan Astra Honda Racing Team itu mampu membuktikan kualitasnya di Brno.

Sejak start, Maximo Quiles memimpin jalannya balapan. Sementara Feda sempat tertahan di rombongan tengah. Namun, alih-alih memaksakan diri sejak awal, pembalap Indonesia itu memilih strategi menghemat ban.

Keputusan tersebut terbukti efektif. Memasuki 10 lap terakhir, Feda mulai meningkatkan kecepatan dan perlahan mendekati para pembalap di depan.

Baca Juga: Bongkar Rahasia Bursa Otomotif! Inilah Deretan MPV Bekas Terbaik 2026 yang Paling Awet dan Nyaman, Harganya Makin Ambyar Murah!

Satu per Satu Rival Berhasil Disalip

Target pertama Feda adalah pembalap Malaysia, Hakim Danish. Dengan manuver bersih dan agresif, Feda berhasil melewati rival Asia Tenggara tersebut.

Memasuki lima lap terakhir, pembalap berusia muda itu semakin tak terbendung. David Almansa dan Daniel Munoz yang sebelumnya berada di depan harus rela disalip oleh Feda melalui sejumlah aksi overtaking yang memukau.

Ketika garis finis dikibarkan, Maximo Quiles berhasil menjadi juara. Namun perhatian publik justru tertuju kepada Feda Ega Pratama yang finis di posisi kedua dengan selisih hanya 0,361 detik dari sang pemenang.

Marc Marquez Kagum dengan Mental Feda

Penampilan impresif Feda disebut mendapat pujian dari Marc Marquez. Juara dunia MotoGP itu dikabarkan mengagumi semangat juang serta kemampuan pembalap Indonesia tersebut untuk bangkit setelah hasil buruk sebelumnya.

Marquez menilai Feda memiliki potensi besar untuk naik kelas ke Moto2 apabila mampu menjaga konsistensi sepanjang musim.

Pujian dari salah satu legenda MotoGP itu semakin mempertegas bahwa nama Feda kini mulai diperhitungkan di level internasional.

Peluang Naik ke Moto2 Semakin Terbuka

Keberhasilan meraih podium kedua juga memunculkan rumor adanya sponsor besar internasional yang tertarik mendukung karier Feda Ega Pratama.

Spekulasi mengenai peluang naik ke Moto2 musim depan pun semakin menguat. Sejumlah pengamat menilai performa pembalap asal Gunungkidul tersebut sudah layak bersaing di kelas yang lebih tinggi.

Meski demikian, mantan pembalap MotoGP Matteo Guerinoni mengingatkan agar publik Indonesia tidak memberikan tekanan berlebihan kepada Feda. Menurutnya, pembalap muda itu masih membutuhkan proses dan kesempatan berkembang secara bertahap.

 

Persaingan Moto3 Makin Panas

Tambahan poin dari Brno membuat posisi Feda semakin dekat dengan lima besar klasemen sementara Moto3 2026. Persaingan dengan Brian Uriarte dan sejumlah pembalap Spanyol pun dipastikan semakin ketat.

Dengan performa yang terus meningkat, Feda Ega Pratama kini menjadi salah satu pembalap yang paling diperhitungkan di Moto3 musim ini.

Publik Indonesia pun berharap sang pembalap mampu kembali menunjukkan performa terbaiknya pada balapan utama berikutnya dan membawa Merah Putih berkibar di podium tertinggi.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Moto3 2026 #Feda Ega Pratama #Maximo Quiles #GP Ceko #marc marquez