TRENGGALEK NJENGGALEK - Hasil latihan Moto3 2026 seri ke-9 yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) menempatkan pembalap muda Malaysia, Hakim Danis, sebagai yang tercepat. Sementara itu, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus puas berada di posisi ke-15 dan belum berhasil menembus zona aman untuk langsung lolos ke sesi Kualifikasi 2 (Q2).
Hasil latihan Moto3 2026 ini menjadi sorotan karena persaingan di papan atas berlangsung sangat ketat. Hakim Danis yang tampil konsisten sejak awal sesi berhasil mencatatkan waktu terbaik 2 menit 04,754 detik dan mengungguli sejumlah rival kuat yang tengah bersaing dalam perebutan gelar musim ini.
Bagi penggemar balap Indonesia, perhatian tertuju pada performa Veda Ega Pratama. Meski belum masuk 14 besar, pembalap muda Tanah Air tersebut masih memiliki peluang memperbaiki posisinya melalui rangkaian sesi yang tersisa sebelum balapan utama digelar.
Hakim Danis Tampil Dominan di Sesi Latihan
Hakim Danis menjadi pembalap tercepat pada sesi latihan Moto3 seri ke-9. Posisi kedua ditempati pembalap Spanyol David Almansa, sedangkan Maximo Quiles mengamankan posisi ketiga.
Alvaro Carpe berada di urutan keempat, diikuti Joel Esteban pada posisi kelima. Sementara Scott Ogden, Brian Uriarte, Jesus Rios, Rico Salmela, dan Valentin Perrone melengkapi daftar 10 pembalap tercepat.
Sesuai regulasi Moto3, pembalap yang finis di posisi 1 hingga 14 berhak langsung melaju ke sesi Kualifikasi 2. Posisi ke-11 hingga ke-14 masing-masing ditempati Eddie O'Shea, Matteo Bertelle, Joel Kelso, dan Guido Pini.
Veda Ega Pratama berada tepat di luar zona aman, yakni posisi ke-15. Pembalap Indonesia tersebut mencatatkan waktu terbaik 2 menit 05,911 detik dan harus berjuang melalui sesi tambahan untuk mengamankan peluang start yang lebih baik pada balapan nanti.
Jadwal Kualifikasi dan Race Moto3 Seri ke-9
Rangkaian Moto3 seri ke-9 masih berlanjut pada Sabtu (20/6/2026). Sesi latihan bebas kedua dijadwalkan berlangsung pukul 13.40 hingga 14.10 WIB.
Setelah itu, para pembalap akan menjalani Kualifikasi 1 yang berlangsung pukul 17.45 hingga 18.00 WIB. Selanjutnya, Kualifikasi 2 digelar pukul 18.10 hingga 18.25 WIB untuk menentukan posisi start terdepan.
Balapan utama Moto3 seri ke-9 akan berlangsung pada Minggu (21/6/2026). Race yang dijadwalkan menempuh 16 lap tersebut akan dimulai pukul 16.00 WIB dan disiarkan langsung melalui Trans7 serta layanan streaming resmi.
Klasemen Moto3 2026 Terbaru
Meski tidak menjadi yang tercepat pada sesi latihan, Maximo Quiles masih kokoh memimpin klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 170 poin.
Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe dengan 111 poin. Sementara Marco Morelli berada di peringkat ketiga setelah mengumpulkan 77 poin.
David Almansa menempati posisi keempat dengan 76 poin, sedangkan Brian Uriarte berada di urutan kelima dengan 72 poin.
Veda Ega Pratama berada di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 71 poin. Selisih satu poin dari Brian Uriarte membuat peluang pembalap Indonesia tersebut untuk menembus lima besar masih terbuka lebar.
Posisi berikutnya ditempati Valentin Perrone dengan 60 poin, David Munoz dengan 52 poin, Guido Pini dengan 48 poin, dan Hakim Danis dengan 48 poin.
Persaingan Rookie of The Year Semakin Sengit
Selain klasemen utama, persaingan kategori Rookie of The Year Moto3 2026 juga menjadi perhatian. Brian Uriarte saat ini memimpin klasemen rookie dengan raihan 72 poin.
Veda Ega Pratama membuntuti di posisi kedua dengan 71 poin. Selisih hanya satu poin membuat persaingan kedua pembalap muda tersebut diprediksi akan berlangsung hingga akhir musim.
Hakim Danis berada di posisi ketiga dengan 48 poin. Sementara Rico Salmela menempati urutan keempat dengan 35 poin dan Kia Agerman berada di posisi kelima dengan 34 poin.
Usai seri ke-9, para pembalap akan melanjutkan persaingan pada Grand Prix Belanda di Sirkuit Assen. Setelah itu, kalender Moto3 2026 akan berlanjut ke Grand Prix Jerman di Sachsenring, Grand Prix Inggris di Silverstone, dan Grand Prix Aragon di MotorLand Aragon yang diperkirakan kembali menghadirkan persaingan ketat di papan atas klasemen.
Editor : Gita Dwi Nuraini