Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Rumor Veda Ega Pratama Naik ke Moto2 Makin Kencang Usai Podium P2 di Brno, Marc Marquez Dikabarkan Terkesan

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:35 WIB
Rumor Veda Ega Pratama naik ke Moto2 makin kuat setelah podium kedua di Brno. Performa impresifnya jadi sorotan dunia Moto3.(Gemini AI)
Rumor Veda Ega Pratama naik ke Moto2 makin kuat setelah podium kedua di Brno. Performa impresifnya jadi sorotan dunia Moto3.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEKRumor Veda Ega Pratama naik ke kelas Moto2 semakin ramai diperbincangkan setelah pembalap muda Indonesia tersebut tampil impresif pada seri Moto3 di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Penampilan gemilang yang berbuah podium kedua membuat nama Veda menjadi salah satu pembalap yang paling banyak dibicarakan di paddock Moto3 musim 2026.

Pembalap binaan Honda Team Asia itu berhasil bangkit setelah sebelumnya mengalami hasil kurang memuaskan pada seri Hungaria. Di Brno, Veda menunjukkan mentalitas kuat dengan menerapkan strategi balap yang matang hingga mampu finis di posisi kedua.

Keberhasilan tersebut membuat rumor Veda Ega Pratama menuju Moto2 kembali menguat. Sejumlah pengamat menilai performa pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu sudah menunjukkan kapasitas untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Baca Juga: Daftar Lengkap Line Up Moto3 2026: Veda Ega Pratama Tetap di Honda Team Asia, Simak Susunan Rider dan Jadwal Balapan Musim Ini

Strategi Ban Jadi Kunci Keberhasilan

Balapan di Brno tidak berjalan mudah bagi Veda. Pada fase awal lomba, ia sempat tertahan di kelompok tengah dan kesulitan menembus rombongan depan. Situasi itu membuat sebagian pengamat menganggap peluang podium mulai menjauh.

Namun ternyata Veda dan timnya telah menyiapkan strategi khusus. Alih-alih memaksakan serangan sejak lap awal, pembalap Indonesia itu memilih menjaga kondisi ban agar tetap optimal hingga akhir balapan.

Strategi tersebut terbukti efektif. Saat banyak rival mulai kehilangan grip pada lap-lap akhir, Veda justru mampu meningkatkan kecepatan secara signifikan. Ia mulai menyalip satu per satu pembalap di depannya dengan manuver yang bersih dan terukur.

Penampilan itu menjadi salah satu faktor yang membuat banyak pihak terkesan. Kemampuan membaca situasi balapan dinilai menunjukkan kedewasaan yang jarang dimiliki pembalap rookie.

Baca Juga: Insta360 Luna Ultra Resmi Meluncur, Kamera 8K Penantang DJI Osmo Pocket Jadi Sorotan di Tengah Serbuan HP Baterai 8.000 mAh

Rivalitas dengan Hakim Danish Jadi Sorotan

Salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi ketika Veda berduel dengan pembalap Malaysia, Hakim Danish. Rivalitas keduanya memang telah menjadi sorotan sepanjang musim Moto3 2026.

Dalam balapan di Brno, Veda mampu menunjukkan kecepatan yang lebih baik pada fase akhir lomba. Ia berhasil meninggalkan rivalnya tersebut dan mengamankan posisi podium kedua di belakang pemimpin balapan.

Hasil itu sekaligus mempertegas posisi Veda sebagai salah satu pembalap Asia Tenggara paling kompetitif di Moto3 musim ini. Tambahan poin yang diraih juga memperbaiki posisinya dalam persaingan klasemen sementara.

Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Ceko 2026: Hakim Danis Tercepat, Veda Ega Pratama Posisi 22, Ini Jadwal Kualifikasi dan Klasemen Terbaru

Rumor Moto2 dan Sponsor Internasional Menguat

Kesuksesan di Brno tidak hanya berdampak pada klasemen. Nama Veda juga mulai dikaitkan dengan peluang promosi ke Moto2 pada musim mendatang.

Beberapa spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa sejumlah tim mulai memantau perkembangan pembalap berusia muda tersebut. Meski belum ada konfirmasi resmi, performa konsisten sepanjang musim membuat peluang itu dinilai cukup terbuka.

Selain itu, muncul pula kabar mengenai ketertarikan sponsor internasional terhadap Veda. Indonesia yang dikenal sebagai salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia dinilai menjadi nilai tambah bagi pembalap Honda Team Asia tersebut.

Kombinasi prestasi, usia muda, serta basis penggemar yang besar membuat Veda dianggap memiliki nilai komersial yang menjanjikan untuk masa depan.

HRC Dikabarkan Siapkan Pengembangan Motor

Di tengah meningkatnya performa Veda, perhatian juga tertuju pada Honda Racing Corporation (HRC). Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pabrikan Jepang tersebut tengah mengembangkan peningkatan performa motor untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Fokus pengembangan disebut berada pada sektor akselerasi dan performa di lintasan lurus. Jika peningkatan tersebut berhasil diterapkan, peluang Veda untuk bersaing lebih kompetitif di barisan depan diperkirakan semakin besar.

Meski demikian, berbagai rumor yang beredar masih belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Honda maupun Honda Team Asia.

Pengamat Minta Publik Tetap Realistis

Di tengah euforia yang berkembang, sejumlah pengamat mengingatkan agar publik tidak memberikan tekanan berlebihan kepada Veda. Mereka menilai naik-turunnya performa merupakan hal yang wajar dalam proses perkembangan seorang pembalap muda.

Keberhasilan meraih podium di Brno memang menjadi pencapaian penting. Namun perjalanan menuju level tertinggi balap motor dunia masih panjang dan membutuhkan konsistensi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Yang jelas, hasil di Brno telah menjadi bukti bahwa Veda Ega Pratama bukan lagi sekadar prospek masa depan. Ia kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru dalam persaingan Moto3 dunia musim 2026.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Hakim Danish #Moto3 Brno 2026 #Rumor Moto2