Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Hakim Danish Menggila di Moto3 Brno 2026, Rebut P1 Secara Dramatis! Veda Ega Pratama Kesulitan, Harus Berjuang dari Belakang

Maylanni Diana Fitri • Minggu, 21 Juni 2026 | 14:50 WIB
Hakim Danish rebut P1 Moto3 Brno 2026 dengan lap fantastis. Veda Ega Pratama harus berjuang keras usai kesulitan di sesi penting.(pinterest)
Hakim Danish rebut P1 Moto3 Brno 2026 dengan lap fantastis. Veda Ega Pratama harus berjuang keras usai kesulitan di sesi penting.(pinterest)

Trenggalek Njenggelek- Pembalap muda Malaysia, Hakim Danish, tampil sensasional pada sesi kualifikasi Moto3 Brno 2026 setelah berhasil merebut posisi terdepan secara dramatis. Rider berusia 17 tahun tersebut mencatatkan waktu luar biasa di detik-detik akhir dan sukses menggeser para rivalnya untuk mengamankan posisi pertama.

Penampilan Hakim Danish menjadi sorotan utama dalam rangkaian Moto3 Brno 2026. Pembalap kebanggaan Malaysia itu menunjukkan kecepatan impresif sepanjang sesi dan akhirnya menorehkan lap terbaik 2 menit 04,7 detik yang mengantarkannya ke puncak klasemen sementara kualifikasi.

Di sisi lain, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus menghadapi tantangan berat. Rider Honda Team Asia tersebut belum mampu menemukan kecepatan terbaiknya sepanjang sesi sehingga harus berjuang dari posisi yang kurang menguntungkan dibanding para rival di barisan depan.

Hakim Danish Tampil Luar Biasa

Sejak awal sesi, Hakim Danish sudah menunjukkan potensi besar untuk bersaing memperebutkan posisi teratas. Pembalap yang dikenal memiliki kemampuan luar biasa di berbagai ajang balap itu tampil konsisten di setiap sektor lintasan Sirkuit Brno.

Baca Juga: HP Nubia Terbaru 2026 Resmi Jadi Pilihan Menarik, Ada A36 Rp1 Jutaan hingga Red Magic 11 Pro 5G untuk Gaming Flagship

Memasuki lap terakhir, Danish berhasil memanfaatkan referensi waktu dari para pembalap di depannya. Meski sempat melebar dan sedikit kehilangan racing line di salah satu tikungan, ia tetap mampu mempertahankan kecepatan tinggi.

Hasilnya sangat luar biasa. Hakim Danish mencetak personal best pada sektor terakhir dan langsung melesat ke posisi pertama. Catatan waktunya bahkan lebih cepat beberapa persepuluh detik dibanding rival-rival terdekatnya.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembalap muda Asia Tenggara mampu bersaing dengan para rider terbaik dunia di kelas Moto3.

Veda Ega Pratama Belum Temukan Ritme Terbaik

Sementara Hakim Danish tampil gemilang, Veda Ega Pratama justru mengalami sesi yang cukup menantang. Pembalap Indonesia itu terlihat kesulitan meningkatkan catatan waktunya ketika para rival mulai mempertajam lap demi lap.

Baca Juga: Daftar HP Nubia Terbaru 2026: 8 Rekomendasi Smartphone Nubia Paling Worth It, dari HP Murah hingga Gaming Monster Red Magic

Beberapa kali Veda berusaha memperbaiki posisinya, namun catatan waktunya belum cukup untuk mendekati kelompok terdepan. Kondisi lintasan yang kompetitif membuat setiap kesalahan kecil sangat berpengaruh terhadap hasil akhir.

Meski demikian, peluang Veda Ega Pratama untuk tampil kompetitif di race utama masih terbuka. Moto3 dikenal sebagai kelas balap yang sering menghadirkan kejutan, terutama karena persaingan ketat dalam rombongan besar.

Persaingan Menuju Q2 Semakin Sengit

Selain perebutan posisi terdepan, drama juga terjadi dalam perebutan tiket otomatis menuju Q2. Sejumlah pembalap harus berjuang hingga lap terakhir demi mengamankan tempat di sesi penentuan pole position.

Valentin Perrone menjadi salah satu rider yang tampil mengejutkan. Pembalap tersebut berhasil mencatat peningkatan signifikan pada sektor akhir lintasan dan melonjak hingga posisi ketiga.

Sementara itu Joel Kelso juga sukses mempertahankan posisinya untuk lolos ke Q2 bersama rekan setimnya, Eddie O'Shea.

Sebaliknya, beberapa nama harus menerima kenyataan pahit karena gagal mengamankan tiket otomatis. Pembalap seperti Tatchakorn Buasri, Ruche Moodley, Adrian Fernandez, Andrea Cruces, hingga Marco Morelli terpaksa melanjutkan perjuangan melalui sesi Q1.

Situasi ini membuat persaingan Moto3 Brno 2026 semakin menarik karena banyak pembalap kuat harus memulai dari jalur yang lebih sulit.

Asa Asia Tenggara di Brno

Performa Hakim Danish dan Veda Ega Pratama kembali menunjukkan besarnya potensi pembalap Asia Tenggara di ajang Moto3 musim 2026. Keduanya menjadi wakil kawasan yang terus menarik perhatian berkat penampilan kompetitif sepanjang musim.

Hakim Danish kini memiliki peluang besar untuk mengincar podium bahkan kemenangan setelah mengamankan posisi terbaik di kualifikasi. Sementara Veda Ega Pratama masih memiliki kesempatan untuk melakukan comeback apabila mampu menemukan ritme balap yang tepat saat race berlangsung.

Dengan persaingan yang sangat ketat dan banyaknya pembalap yang memiliki kecepatan serupa, balapan Moto3 Brno 2026 diprediksi akan berlangsung sengit hingga lap terakhir. Para penggemar balap di Indonesia dan Malaysia pun menantikan apakah dua talenta terbaik Asia Tenggara tersebut mampu kembali menciptakan kejutan di panggung dunia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Hakim Danish #Moto3 Brno 2026 #Kualifikasi Moto3