Trenggalek Njenggelek- Hasil kurang menggembirakan diraih pembalap Indonesia Veda Ega Pratama pada sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Ceko 2026. Rider Honda Team Asia itu harus puas mengakhiri latihan bebas kedua di posisi ke-22 setelah kesulitan menembus papan tengah klasemen waktu.
Hasil FP2 Moto3 Ceko 2026 ini cukup mengejutkan mengingat Veda Ega Pratama tengah berupaya menjaga peluangnya dalam persaingan klasemen dunia Moto3 musim ini. Dengan posisi yang berada jauh di belakang para rival utama, performa Veda langsung menjadi sorotan para penggemar balap motor Indonesia.
Meski demikian, hasil latihan bebas belum tentu menggambarkan kekuatan sesungguhnya saat race berlangsung. Banyak pembalap biasanya menggunakan sesi FP2 untuk mencari setelan motor terbaik ketimbang memburu waktu tercepat.
Veda Ega Pratama Tertahan di Posisi 22
Pada sesi FP2 yang berlangsung di Sirkuit Automotodrom Brno, Veda Ega Pratama mencatatkan waktu terbaik 2 menit 06,585 detik. Catatan tersebut menempatkannya di urutan ke-22 dari total pembalap yang turun pada sesi latihan bebas kedua.
Posisi tersebut membuat Veda berada di belakang sejumlah rival yang selama ini bersaing dengannya di klasemen.
Di sisi lain, pembalap-pembalap KTM justru mendominasi jalannya FP2. Alvaro Carpe tampil sebagai yang tercepat setelah mencatatkan waktu 2 menit 04,394 detik.
Maximo Quiles yang saat ini memimpin klasemen dunia berada di posisi kedua. Sementara Marco Morelli dan David Almansa melengkapi empat besar sesi latihan bebas kedua.
Hakim Danish Tampil Garang
Salah satu sorotan terbesar pada FP2 Moto3 Ceko 2026 datang dari pembalap Malaysia, Hakim Danish. Rider KTM itu berhasil mengamankan posisi kelima dan menunjukkan performa yang sangat kompetitif menjelang kualifikasi.
Penampilan impresif Hakim Danish semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu rookie terbaik musim ini. Ia juga menjadi salah satu rival utama Veda Ega Pratama dalam persaingan pembalap muda terbaik Moto3 2026.
Selain Hakim Danish, nama-nama seperti Valentin Perrone, Guido Pini, Adrian Cruces, dan Scott Ogden juga berhasil menembus posisi 10 besar.
Klasemen Moto3 2026 Semakin Ketat
Meski mengalami hasil kurang maksimal di FP2, posisi Veda Ega Pratama di klasemen sementara Moto3 2026 masih cukup kompetitif.
Pembalap Indonesia tersebut saat ini berada di peringkat keenam dengan koleksi 71 poin. Ia hanya terpaut satu angka dari Brian Uriarte yang berada di posisi kelima dengan 72 poin.
Sementara itu, Maximo Quiles masih nyaman di puncak klasemen dengan raihan 170 poin. Alvaro Carpe berada di posisi kedua dengan 111 poin, disusul Marco Morelli dengan 77 poin.
David Almansa menempati posisi keempat dengan 76 poin, sedangkan Brian Uriarte melengkapi lima besar klasemen sementara.
Race Brno Jadi Ajang Pembuktian
Meski hasil FP2 kurang memuaskan, peluang Veda Ega Pratama untuk bangkit masih sangat terbuka. Moto3 dikenal sebagai kelas balap yang sulit diprediksi karena selisih waktu antar pembalap sangat tipis.
Balapan utama Moto3 Ceko 2026 sendiri akan berlangsung pada Minggu (21/6) pukul 16.00 WIB dengan total 16 lap.
Publik Indonesia tentu berharap Veda mampu menunjukkan performa berbeda saat sesi kualifikasi maupun race utama berlangsung. Pasalnya, hasil bagus di Brno sangat penting untuk menjaga peluangnya bersaing di papan atas klasemen dan perburuan gelar Rookie of The Year musim ini.
Akankah posisi ke-22 di FP2 hanya menjadi bagian dari strategi tim? Atau justru menjadi sinyal bahaya bagi Veda Ega Pratama menjelang race Moto3 Ceko 2026? Semua jawabannya akan terungkap di lintasan Brno akhir pekan ini.
Editor : Maylanni Diana Fitri