Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Naik ke Empat Besar Moto3 2026, Rumor Upgrade Mesin Rahasia HRC Bikin Rival KTM Mulai Gelisah

Maylanni Diana Fitri • Minggu, 21 Juni 2026 | 16:30 WIB
Feda Ega Pratama naik ke empat besar Moto3 2026. Rumor upgrade mesin rahasia HRC jelang GP Ceko bikin rival mulai waspada.(pinterest)
Feda Ega Pratama naik ke empat besar Moto3 2026. Rumor upgrade mesin rahasia HRC jelang GP Ceko bikin rival mulai waspada.(pinterest)

Trenggalek Njenggelek – Nama Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan di ajang Moto3 2026. Pembalap muda Indonesia itu kini resmi menembus posisi empat besar klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 setelah terjadi perubahan perolehan poin pasca balapan GP Mugello.

Kenaikan posisi Feda terjadi setelah salah satu rivalnya mendapat sanksi diskualifikasi akibat pelanggaran regulasi teknis. Situasi tersebut membuat peta persaingan Moto3 musim ini semakin panas menjelang seri berikutnya di Sirkuit Brno, Republik Ceko.

Feda Ega Pratama saat ini mengoleksi 71 poin dan semakin dekat dengan kelompok pembalap papan atas. Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi pembalap asal Gunungkidul itu sepanjang musim debutnya di kejuaraan dunia.

Meski belum rutin meraih podium, Feda berhasil menunjukkan performa stabil dengan terus mengumpulkan poin penting di setiap balapan. Kemampuannya menembus rombongan depan setelah start dari posisi kurang ideal beberapa kali mendapat pujian dari pengamat MotoGP.

Feda Jadi Ancaman Baru di Moto3

Performa Feda musim ini dinilai berbeda dibanding mayoritas rookie lainnya. Pembalap Honda Team Asia tersebut mampu beradaptasi cepat dengan karakter persaingan Moto3 yang terkenal ketat dan penuh kontak antar rider.

Baca Juga: Daftar Harga iPhone Juni 2026 Terbaru, iPhone 17 Pro Max Tembus Rp45 Juta, iPhone 16 dan iPhone 15 Mulai Turun Harga

Sejumlah analis balap menilai keunggulan terbesar Feda bukan hanya soal kecepatan, melainkan kecerdasan membaca situasi balapan. Ia dikenal mampu menjaga ritme, mengelola ban, dan menentukan waktu yang tepat untuk melakukan manuver menyalip.

Keberhasilan menembus empat besar klasemen sementara membuat peluang Feda untuk meraih gelar Rookie of the Year semakin terbuka lebar. Bahkan, jika mampu menjaga konsistensi hingga paruh kedua musim, peluang menembus tiga besar klasemen akhir bukan hal yang mustahil.

Rumor Upgrade Mesin HRC Jadi Perbincangan

Di tengah meningkatnya performa Feda, muncul rumor yang ramai diperbincangkan di paddock Moto3. Sejumlah media dan pengamat Eropa menyebut Honda Racing Corporation (HRC) tengah menyiapkan pembaruan teknis untuk motor Honda NSF250RW yang digunakan Honda Team Asia.

Baca Juga: Lucy Wiryono Bongkar Sisi Lain Veda Ega Pratama, Tetap Prioritaskan Sekolah Meski Jadi Bintang Balap Indonesia dan Bidik MotoGP

Pembaruan tersebut disebut berfokus pada sektor perangkat lunak mesin atau engine mapping guna meningkatkan akselerasi saat keluar tikungan dan memperbaiki respons tenaga di putaran bawah.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari HRC maupun Honda Team Asia, isu ini langsung menarik perhatian rival-rival utama dari KTM dan CFMoto yang selama ini mendominasi barisan depan Moto3.

Jika benar diterapkan, pembaruan tersebut diyakini dapat membantu Feda mengurangi kekurangan motor Honda di lintasan lurus yang selama ini kerap menjadi sorotan.

Namun perlu ditegaskan bahwa seluruh informasi mengenai upgrade mesin tersebut masih sebatas rumor paddock dan belum diumumkan secara resmi oleh pihak terkait.

Pengamat Minta Publik Tetap Objektif

Di sisi lain, mantan pembalap sekaligus analis MotoGP, Matteo Guerinoni, mengingatkan para penggemar agar tidak selalu menyalahkan motor ketika hasil balapan tidak sesuai harapan.

Menurutnya, perkembangan seorang pembalap muda membutuhkan proses panjang dan tidak bisa hanya diukur dari jumlah podium yang diraih.

Pernyataan tersebut muncul seiring meningkatnya perhatian publik Indonesia terhadap perjalanan Feda di Moto3. Kehadiran pembalap Indonesia di level dunia membuat setiap keputusan race direction, penalti, hingga investigasi teknis kini mendapat sorotan besar dari penggemar.

Fokus Menuju GP Ceko

Kini perhatian tertuju ke GP Ceko di Sirkuit Brno. Lintasan legendaris tersebut dikenal memiliki kombinasi trek lurus panjang dan tikungan cepat yang menuntut keseimbangan antara kecepatan mesin dan kemampuan pembalap.

Bagi Feda Ega Pratama, balapan di Brno bisa menjadi momentum penting untuk memperkuat posisinya di papan atas klasemen. Jika mampu memanfaatkan peluang dengan baik, bukan tidak mungkin pembalap Indonesia itu kembali mencetak kejutan dan mendekat ke zona perebutan gelar.

Satu hal yang pasti, nama Feda Ega Pratama kini bukan lagi sekadar rookie. Ia telah menjelma menjadi salah satu ancaman nyata bagi para pembalap papan atas Moto3 2026.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Moto3 2026 #Feda Ega Pratama #Honda Team Asia #GP Ceko Brno #HRC Honda Racing Corporation