Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Momen Buka Puasa Bersama Veda Ega Pratama di Gunungkidul, Pembalap Indonesia Ini Bongkar Makanan Favorit hingga Arti Nama Salipan

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Minggu, 21 Juni 2026 | 17:55 WIB
Momen buka puasa bersama Veda Ega Pratama mengungkap makanan favorit hingga cerita unik nama Salipan yang jarang diketahui. (Youtube. com)
Momen buka puasa bersama Veda Ega Pratama mengungkap makanan favorit hingga cerita unik nama Salipan yang jarang diketahui. (Youtube. com)

 

GUNUNGKIDUL - Momen buka puasa bersama Veda Ega Pratama menghadirkan sisi lain dari sosok pembalap muda kebanggaan Indonesia tersebut. Di tengah padatnya agenda balap internasional, Veda masih menyempatkan diri pulang ke kampung halamannya di Gunungkidul, Yogyakarta, untuk berkumpul bersama keluarga.

Suasana buka puasa bersama Veda Ega Pratama pun berlangsung hangat dan sederhana. Pembalap binaan Astra Honda Motor itu terlihat ngabuburit mencari takjil layaknya anak muda pada umumnya sebelum menikmati hidangan berbuka bersama orang tua dan kerabatnya.

Momen buka puasa bersama Veda Ega Pratama ini sekaligus mengungkap sejumlah fakta menarik yang selama ini jarang diketahui para penggemar, mulai dari makanan favorit, program latihan fisik, hingga cerita unik di balik nama "Salipan" yang pernah melekat pada dirinya.

Baca Juga: Lucy Wiryono Soroti Podium Perdana Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026, Overtake Krusial di Lap Terakhir Bikin Haru

Ngabuburit Cari Takjil Seperti Anak Muda pada Umumnya

Sebelum waktu berbuka tiba, Veda Ega Pratama menghabiskan waktu dengan berburu takjil di pasar. Salah satu menu yang menjadi langganannya adalah es buah.

Suasana santai tersebut memperlihatkan bahwa pembalap yang kini berkiprah di level dunia itu tetap menjalani kehidupan yang sederhana ketika berada di kampung halaman.

Setelah azan Magrib berkumandang, Veda bersama kedua orang tuanya dan sejumlah kerabat menikmati hidangan berbuka puasa di rumah.

Menu yang tersaji pun cukup beragam. Salah satu yang menarik perhatian adalah ayam kremesan khas daerah setempat.

Baca Juga: Hakim Danish Didiskualifikasi dari Moto3 Mugello 2026, Kehilangan 13 Poin dan Buka Peluang Veda Ega Pratama Naik ke Papan Atas

Bakso dan Bekicot Jadi Kuliner yang Dirindukan

Ketika ditanya mengenai makanan yang paling dirindukan saat pulang ke Indonesia, Veda Ega Pratama ternyata menyebut bakso sebagai salah satu favoritnya.

Namun, ada jawaban lain yang cukup mengejutkan. Pembalap yang akan berlaga di berbagai seri internasional itu mengaku menyukai olahan bekicot.

Makanan tersebut menurutnya memiliki cita rasa yang khas dan sulit ditemukan ketika berada di Eropa.

Selain itu, Veda juga mengaku menyukai es buah serta beberapa masakan rumahan yang biasa disiapkan keluarganya.

Baca Juga: Daftar Rider Moto3 2026 Terbaru: Veda Ega Pratama, Hakim Danis hingga Brian Uriarte Siap Ramaikan Persaingan Musim Ini

Tetap Menjalani Program Latihan Selama Ramadan

Meski sedang menjalankan ibadah puasa, Veda Ega Pratama tetap disiplin menjalani program latihan.

Sepulang dari Thailand, ia memilih berlatih pada sore hari. Latihan motor tetap menjadi bagian dari rutinitasnya agar performa tidak mengalami penurunan.

Menurutnya, menjaga kondisi fisik merupakan hal penting mengingat jadwal balap yang cukup padat sepanjang musim.

Dalam waktu dekat, Veda dijadwalkan kembali bertolak ke Spanyol sebelum melanjutkan perjalanan ke Brasil, Amerika Serikat, Qatar, dan beberapa seri Eropa lainnya.

Baca Juga: Hasil Moto3 Ceko 2026 Hari Ini: Hakim Danis Tercepat, Veda Ega Pratama Harus Lewat Q1, Simak Jadwal dan Klasemen Terbaru

Tinggal di Gunungkidul Jadi Keuntungan Tersendiri

Pembalap muda tersebut menganggap lingkungan Gunungkidul sangat mendukung perkembangan fisiknya.

Kondisi alam yang dipenuhi perbukitan dan jalur menuju kawasan pantai membuatnya terbiasa berlatih sepeda dan berlari di medan menanjak.

Kebiasaan tersebut ternyata memberikan keuntungan ketika berada di Spanyol. Sebab, latihan bersepeda dengan jalur pegunungan juga menjadi rutinitas para pembalap di Eropa.

Dengan demikian, Veda tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan latihan di luar negeri.

Baca Juga: Daftar Lengkap Line Up Moto3 2026: Veda Ega Pratama Tetap di Honda Team Asia, Simak Susunan Rider dan Jadwal Balapan Musim Ini

Koleksi Helm dan Piala yang Masih Tersimpan Rapi

Dalam kesempatan tersebut, Veda juga memperlihatkan koleksi helm dan perlengkapan balap yang masih disimpannya.

Berbagai helm yang pernah digunakan sejak awal karier masih tersimpan rapi di kamarnya. Salah satunya adalah helm berwarna kuning yang pernah menjadi ciri khasnya.

Ia mengaku tidak pernah menjual perlengkapan balap yang dimilikinya karena semuanya memiliki nilai kenangan tersendiri.

Selain helm, sejumlah trofi dan perlengkapan balap musim sebelumnya juga masih tersimpan sebagai bagian dari perjalanan kariernya.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026: Veda Ega Pratama Siap Bersaing dengan Brian Uriarte, Maximo Quiles hingga Hakim Danis

Arti Nama Salipan yang Jarang Diketahui

Salah satu fakta menarik yang terungkap adalah asal-usul nama "Salipan" yang sempat melekat pada dirinya.

Menurut Veda Ega Pratama, nama tersebut merupakan pemberian dari sang kakek buyut. Sebelum lahir, keluarga sempat berencana menggunakan nama tersebut.

Namun, pada akhirnya nama Veda Ega Pratama yang dipilih sebagai nama resmi. Meski demikian, nama Salipan masih memiliki tempat tersendiri dan bahkan sempat menghiasi desain helm miliknya.

Baca Juga: Daftar Lengkap Line Up Moto3 2026: Veda Ega Pratama Tetap di Honda Team Asia, Simak Susunan Rider dan Jadwal Balapan Musim Ini

Di tengah kesibukan sebagai pembalap internasional, Veda Ega Pratama tetap menunjukkan kedekatannya dengan keluarga dan kampung halaman. Kesederhanaan itulah yang membuat sosok pembalap asal Gunungkidul tersebut semakin dicintai para penggemarnya.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Veda Ega Pratama #Astra Honda Motor #buka puasa bersama Veda Ega Pratama #Salipan #gunungkidul