Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Rumah Veda Ega Pratama Jadi Sorotan, Sederhana tetapi Penuh Piala, Motor Balap, dan Ruang Latihan Juara

Muhammad Rusdian Nuzula • Minggu, 21 Juni 2026 | 17:55 WIB
Rumah Veda Ega Pratama, Veda Ega Pratama, Honda Team Asia, Moto3 Indonesia, Profil Veda Ega Pratama (SC YOUTUBE)
Rumah Veda Ega Pratama, Veda Ega Pratama, Honda Team Asia, Moto3 Indonesia, Profil Veda Ega Pratama (SC YOUTUBE)

TRENGGALEK NJENGGELEK- Rumah Veda Ega Pratama menjadi perhatian para penggemar balap motor setelah berbagai sudut kediaman pembalap muda Indonesia itu memperlihatkan perjalanan panjangnya menuju panggung Moto3. Berlokasi di Desa Wareng, Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, rumah tersebut bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga saksi lahirnya salah satu talenta terbaik balap Indonesia.

Keunikan Rumah Veda Ega Pratama terletak pada banyaknya koleksi perlengkapan balap, piala kejuaraan, hingga ruang latihan fisik yang digunakan sejak masih berkompetisi di level junior. Suasana rumah memperlihatkan bagaimana keluarga Veda membangun lingkungan yang mendukung perkembangan kariernya sejak usia dini.

Bagi banyak penggemar, Rumah Veda Ega Pratama bukan sekadar bangunan biasa. Setiap sudutnya menyimpan cerita perjuangan seorang pembalap yang kini berhasil menembus kejuaraan dunia bersama Honda Team Asia. Mulai dari helm pertama, wearpack lawas, hingga motor mini GP masih tersimpan rapi sebagai bagian dari perjalanan karier yang penuh kerja keras.

Baca Juga: Rumah Veda Ega Pratama Jadi Sorotan, Ternyata Dipenuhi Motor Balap, Helm Juara, hingga Ruang Latihan Pribadi

Kediaman yang Sarat Kenangan Balap

Rumah Veda berada di kawasan Jalan Ki Ageng Giring, Desa Wareng, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Dari luar, tampilannya terlihat sederhana seperti rumah keluarga pada umumnya.

Namun ketika memasuki bagian dalam rumah, suasana langsung berubah menjadi layaknya galeri perjalanan karier seorang pembalap profesional. Berbagai koleksi perlengkapan balap memenuhi beberapa ruangan dan menjadi bukti perjalanan panjang Veda sejak masih anak-anak.

Di ruang depan, pengunjung langsung disambut deretan wearpack yang pernah digunakan Veda dalam berbagai ajang balap. Tidak hanya milik Veda, terdapat pula perlengkapan balap milik sang ayah, Sudarmono, yang juga pernah aktif di dunia balap motor.

Keberadaan perlengkapan tersebut menunjukkan bahwa dunia balap memang sudah menjadi bagian dari kehidupan keluarga sejak lama.

Koleksi Motor dan Helm Bersejarah

Selain wearpack, terdapat beberapa motor yang memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan Veda.

Beberapa di antaranya merupakan motor mini GP yang pernah digunakan ketika mulai mengikuti kompetisi usia dini. Ada pula motor yang digunakan saat mengikuti berbagai kejuaraan nasional sebelum akhirnya naik ke level internasional.

Deretan helm balap juga menjadi daya tarik tersendiri. Helm-helm tersebut tersusun rapi sebagai koleksi yang merekam perjalanan Veda dari berbagai kategori balap.

Sebagian besar helm masih digunakan dalam kondisi baik, sementara beberapa lainnya disimpan sebagai kenang-kenangan dari momen penting sepanjang kariernya.

Menurut pengakuan Veda, salah satu helm favoritnya adalah helm yang sering dipakai ketika meraih berbagai kemenangan di ajang road race. Helm tersebut memiliki nilai sentimental karena mengingatkannya pada berbagai pengalaman berharga selama berkompetisi.

Piala dari Berbagai Kejuaraan

Sudut lain yang paling menarik perhatian adalah lemari berisi puluhan piala hasil berbagai kejuaraan.

Piala-piala tersebut berasal dari berbagai ajang yang diikuti sejak sekitar tahun 2015. Mulai dari balapan mini GP, motocross, road race, hingga kompetisi nasional lainnya berhasil menjadi bagian dari koleksi prestasi Veda.

Deretan trofi itu memperlihatkan bahwa kesuksesan Veda di Moto3 bukanlah hasil instan. Prestasi yang diraihnya saat ini merupakan buah dari proses panjang yang telah dimulai sejak usia sangat muda.

Setiap piala menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju level dunia membutuhkan latihan, pengorbanan, dan konsistensi selama bertahun-tahun.

Ruang Latihan Fisik di Dalam Rumah

Tidak hanya menyimpan koleksi perlengkapan balap, rumah Veda juga dilengkapi ruang khusus untuk latihan fisik.

Ruangan tersebut berisi berbagai peralatan olahraga yang digunakan guna menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Di dalamnya terdapat treadmill, meja tenis, barbel, bola latihan, roller, hingga berbagai alat pendukung latihan keseimbangan dan kekuatan otot.

Peralatan tersebut menjadi bagian penting dalam program latihan harian Veda, terutama ketika tidak sedang menjalani jadwal balapan di luar negeri.

Latihan fisik menjadi aspek yang tidak bisa dipisahkan dari dunia balap modern karena pembalap harus memiliki daya tahan tubuh, refleks, dan kekuatan otot yang sangat baik.

Selain berlatih secara mandiri, ruangan tersebut juga sering digunakan sebagai tempat berdiskusi mengenai teknik balap bersama tim maupun keluarga.

Perjalanan Dimulai dari Mini GP dan Motocross

Baca Juga: Rumah Veda Ega Pratama Jadi Sorotan, Ternyata Dipenuhi Motor Balap, Helm Juara, hingga Ruang Latihan Pribadi

Veda mengawali karier balapnya melalui ajang mini GP sejak masih berusia sangat muda.

Sebelum fokus ke road race, ia juga sempat aktif mengikuti kejuaraan motocross. Pengalaman di berbagai disiplin balap tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk kemampuan mengendalikan motor.

Setelah menunjukkan perkembangan yang pesat, Veda kemudian beralih ke road race dan mulai mengikuti berbagai kompetisi nasional.

Performa impresifnya membuat ia mendapat kesempatan bergabung dengan Astra Motor Racing Team Yogyakarta. Dari sanalah kariernya terus berkembang hingga akhirnya menembus berbagai ajang internasional.

Kesempatan tampil di Red Bull Rookies Cup kemudian menjadi batu loncatan menuju Moto3 bersama Honda Team Asia.

Lingkungan Keluarga yang Mendukung

Keberhasilan Veda tidak terlepas dari dukungan penuh keluarga.

Ayahnya yang memiliki latar belakang dunia balap memberikan banyak pengalaman sejak Veda masih kecil. Dukungan tersebut tidak hanya berupa fasilitas latihan, tetapi juga pendampingan dalam memahami teknik balap dan pengembangan mental bertanding.

Bahkan sang adik juga mulai mengenal dunia balap sejak usia tujuh tahun dan beberapa kali mengikuti latihan mini GP.

Lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia otomotif membuat proses pembinaan berlangsung secara alami sejak dini.

Rumah yang Menjadi Simbol Perjuangan

Bagi masyarakat Indonesia, Rumah Veda Ega Pratama kini memiliki makna lebih dari sekadar tempat tinggal.

Rumah tersebut menjadi simbol perjalanan panjang seorang anak daerah yang berhasil menembus persaingan balap dunia melalui kerja keras, disiplin, serta dukungan keluarga.

Di balik sederet piala, helm, motor balap, dan ruang latihan sederhana, tersimpan kisah perjuangan yang menginspirasi banyak pembalap muda Indonesia. Kediaman itu menjadi bukti bahwa mimpi untuk tampil di ajang Grand Prix dunia dapat diwujudkan melalui proses panjang, latihan tanpa henti, serta semangat pantang menyerah yang terus dijaga sejak usia dini.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Rumah Veda Ega Pratama #Moto3 Indonesia #Profil Veda Ega Pratama