Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Jadi Sorotan Moto3 Ceko 2026, Kena Penalti 12 Grid tapi Tetap Tampil Kompetitif

Divka Vance Yandriana • Minggu, 21 Juni 2026 | 21:25 WIB
Feda Ega Pratama jadi sorotan Moto3 Ceko 2026 usai kena penalti 12 grid meski tampil kompetitif sepanjang akhir pekan. (Screenshot Instagram)
Feda Ega Pratama jadi sorotan Moto3 Ceko 2026 usai kena penalti 12 grid meski tampil kompetitif sepanjang akhir pekan. (Screenshot Instagram)

JAKARTA - Nama Feda Ega Pratama kembali menjadi perbincangan hangat di dunia balap motor internasional setelah mendapatkan penalti 12 posisi grid jelang Moto3 Ceko 2026. Keputusan tersebut memicu beragam reaksi dari penggemar, terutama karena pembalap muda Indonesia itu tengah menunjukkan performa yang terus meningkat sepanjang musim ini.

Feda Ega Pratama sebenarnya tampil cukup impresif sepanjang akhir pekan di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Rider Honda Team Asia tersebut berhasil mencatatkan waktu kompetitif pada sesi kualifikasi dan mengamankan posisi start di barisan depan.

Namun, harapan untuk memulai balapan dari posisi ideal harus sirna setelah pengawas balapan menjatuhkan hukuman turun 12 posisi akibat pelanggaran aturan kecepatan minimum di salah satu sektor lintasan saat sesi kualifikasi.

Baca Juga: Mobil Bekas 50 Jutaan Masih Banyak Pilihan, Ini Daftar MPV hingga Sedan yang Layak Diburu

Keputusan itu langsung menjadi topik hangat di media sosial. Banyak pendukung Feda mempertanyakan beratnya hukuman yang diterima pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut. Meski demikian, pihak penyelenggara menegaskan bahwa sanksi diberikan berdasarkan regulasi yang berlaku dan juga diterapkan kepada pembalap lain yang melakukan pelanggaran serupa.

Popularitas Feda Ega Pratama Terus Meningkat

Terlepas dari kontroversi penalti tersebut, satu hal yang tidak dapat dibantah adalah semakin besarnya perhatian publik terhadap Feda Ega Pratama.

Kehadiran pembalap Indonesia di ajang Moto3 dinilai membawa dampak positif bagi kejuaraan. Indonesia memiliki basis penggemar MotoGP yang sangat besar, sehingga setiap penampilan Feda selalu mendapat sorotan luas dari pencinta balap motor di Asia Tenggara.

Baca Juga: Mobil Bekas 50 Jutaan Masih Layak Dibeli, Ini Daftar Pilihan MPV dan Sedan Murah yang Kondisinya Menarik

Popularitasnya yang terus meningkat membuat nama Feda kini menjadi salah satu pembalap muda yang paling banyak diperbincangkan di Moto3 musim 2026.

Setiap hasil balapan, sesi latihan, hingga kualifikasi selalu menarik perhatian publik. Tekanan yang dihadapi pun semakin besar, namun hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Feda telah berkembang menjadi salah satu figur penting di kelas Moto3.

Perjalanan Feda di Kualifikasi Moto3 Ceko 2026

Sebelum menerima penalti, Feda sebenarnya menunjukkan performa menjanjikan sepanjang sesi kualifikasi.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Ceko 2026 Hari Ini: David Almansa Pole Position, Fadillah Arbi? Feda Ega Pratama Intip Podium dan Klasemen Terbaru

Pembalap Honda Team Asia itu berhasil lolos langsung ke sesi Q2 setelah mendapatkan keuntungan dari diskualifikasi Eddie O'Shea. Rider asal Inggris tersebut kehilangan seluruh catatan waktunya akibat pelanggaran aturan bobot minimum motor dan pembalap.

Situasi tersebut membuat Feda naik posisi dan berhak tampil pada sesi penentuan pole position.

Dalam sesi Q2, Feda sempat berada di luar 10 besar. Namun menjelang akhir sesi, ia berhasil mempertajam catatan waktunya menjadi 2 menit 05,270 detik dan menutup kualifikasi di posisi kedelapan.

Sementara pole position berhasil diraih David Almansa dengan waktu 2 menit 04,069 detik. Posisi berikutnya ditempati Hakim Danish dan pemuncak klasemen sementara Maximo Quiles.

Hasil tersebut sebenarnya menjadi modal bagus bagi Feda untuk menghadapi balapan utama sebelum akhirnya hukuman penalti membuatnya harus turun jauh di starting grid.

Tantangan Beradaptasi di Sirkuit Brno

Moto3 Ceko 2026 menjadi pengalaman baru bagi Feda Ega Pratama. Untuk pertama kalinya ia tampil di Sirkuit Brno yang dikenal memiliki karakter unik dengan kombinasi tikungan cepat, lintasan panjang, serta perubahan elevasi yang cukup menantang.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, sebelumnya telah mengingatkan Feda agar mampu memahami karakter lintasan secepat mungkin.

Menurut Aoyama, fokus utama tim adalah membantu para pembalap membangun kepercayaan diri sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama.

Ia menilai Brno merupakan salah satu sirkuit yang menuntut adaptasi cepat karena memiliki karakter berbeda dibandingkan lintasan-lintasan sebelumnya dalam kalender Moto3 2026.

Peluang Besar di Sisa Musim

Meski sempat diterpa kontroversi penalti, peluang Feda Ega Pratama untuk terus berkembang di Moto3 musim ini masih terbuka lebar.

Performa yang terus meningkat dari seri ke seri menunjukkan bahwa pembalap berusia muda tersebut mampu bersaing dengan para rider terbaik dunia.

Dengan dukungan Honda Team Asia serta pengalaman yang terus bertambah, Feda diproyeksikan menjadi salah satu kandidat kuat dalam persaingan gelar Rookie of The Year 2026.

Jika mampu menjaga konsistensi dan memaksimalkan setiap kesempatan pada seri-seri berikutnya, bukan tidak mungkin nama Feda Ega Pratama akan semakin diperhitungkan dalam perebutan posisi papan atas klasemen Moto3 musim ini.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Moto3 Ceko 2026