TRENGGALEK NJENGGALEK – Veda Ega Pratama kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung balap internasional. Pembalap muda asal Gunungkidul tersebut berhasil meraih podium ketiga pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil 2026, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu naik podium di kejuaraan dunia Moto3.
Prestasi Veda Ega Pratama menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah motorsport nasional. Hasil tersebut tidak hanya membuktikan kualitas pembalap Indonesia di level dunia, tetapi juga menunjukkan bahwa proses pembinaan jangka panjang yang dilakukan selama ini mulai membuahkan hasil nyata.
Pada balapan yang berlangsung ketat, Veda Ega Pratama tampil impresif sejak awal hingga garis finis. Dengan konsistensi, ketenangan, dan kemampuan mengelola balapan, rider Honda Team Asia itu sukses mengamankan posisi ketiga dan membawa pulang podium bersejarah bagi Merah Putih.
Baca Juga: 3.000 Mitra MBG Turun Jalan Dewan Sepakat Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Buah dari Perjalanan Panjang
Keberhasilan Veda di Brasil bukanlah hasil yang datang secara instan. Pembalap muda tersebut telah menempuh perjalanan panjang sejak usia dini untuk mencapai level kompetisi dunia.
Salah satu titik penting dalam perkembangan kariernya adalah ketika mulai tampil di Pertamina Mandalika International Circuit melalui ajang Asia Talent Cup pada 2021. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting yang membentuk kemampuan balapnya.
Setahun kemudian, Veda menunjukkan perkembangan signifikan dengan meraih kemenangan ganda di Mandalika. Prestasinya terus meningkat hingga akhirnya keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023.
Keberhasilan itu membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi. Veda kemudian melanjutkan kiprahnya di berbagai ajang nasional dan internasional, termasuk Mandalika Racing Series dan Red Bull Rookies Cup.
Runner Up Red Bull Rookies Cup Jadi Modal Berharga
Sebelum tampil di Moto3, Veda terlebih dahulu menunjukkan kualitasnya di Red Bull Rookies Cup 2025. Dalam kompetisi yang dikenal sebagai salah satu jalur utama menuju MotoGP tersebut, ia berhasil finis sebagai runner up.
Prestasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki pembalap muda yang mampu bersaing dengan talenta-talenta terbaik dunia.
Pengalaman bertarung melawan para rider muda Eropa dan Amerika memberikan bekal berharga bagi Veda ketika menjalani musim perdananya di Moto3. Adaptasi yang cepat membuatnya mampu tampil kompetitif dan akhirnya meraih podium bersejarah di Brasil.
Mandalika Berperan Besar dalam Pembinaan
Keberhasilan Veda juga tidak lepas dari perkembangan ekosistem motorsport Indonesia yang terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembinaan pembalap muda nasional.
Berbagai kompetisi berjenjang dan program pengembangan talenta digelar untuk memberikan kesempatan kepada pembalap Indonesia mengasah kemampuan sebelum bersaing di level internasional.
Selain menjadi arena balap, kawasan Mandalika juga dikembangkan sebagai destinasi sportainment yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan pariwisata. Konsep tersebut dinilai mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat motorsport di Asia.
Dinantikan Tampil di MotoGP Indonesia 2026
Pencapaian Veda di Brasil mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Prestasi tersebut dianggap sebagai bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini mampu melahirkan pembalap berdaya saing global.
Kini perhatian publik Indonesia mulai tertuju pada MotoGP Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Mandalika pada 9 hingga 11 Oktober mendatang. Kehadiran Veda di ajang tersebut sangat dinantikan oleh para penggemar balap Tanah Air.
Momen itu diperkirakan akan menjadi kesempatan spesial bagi Veda untuk tampil di hadapan publik Indonesia sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi muda yang bercita-cita mengikuti jejaknya.
Podium di Brasil menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Veda Ega Pratama. Dengan usia yang masih muda dan potensi yang terus berkembang, banyak pihak optimistis pembalap Indonesia tersebut mampu meraih prestasi yang lebih besar di masa depan.
Keberhasilan ini juga menjadi simbol kebangkitan motorsport Indonesia di level dunia. Dengan dukungan yang berkelanjutan serta sistem pembinaan yang semakin baik, Indonesia memiliki peluang besar untuk terus melahirkan pembalap-pembalap hebat yang mampu bersaing di panggung internasional.
Editor : Gita Dwi Nuraini