TRENGGALEK NJENGGALEK – Hasil Moto3 GP Austria 2026 menjadi sorotan pecinta balap motor Indonesia setelah pembalap muda Tanah Air, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif dengan finis di posisi kelima pada balapan yang berlangsung sengit sepanjang lomba.
Dalam hasil Moto3 GP Austria 2026, Veda Ega Pratama berhasil menembus lima besar meski harus memulai balapan dari posisi ke-20 setelah menerima penalti grid. Perjuangan luar biasa tersebut kembali membuktikan kapasitas pembalap Honda Team Asia itu sebagai salah satu rookie terbaik musim ini.
Berkat raihan tersebut, hasil Moto3 GP Austria 2026 juga membuat Veda semakin kokoh bersaing di papan atas klasemen sementara Moto3 2026. Tambahan poin penting dari seri kesembilan menjadi modal berharga untuk menghadapi seri-seri berikutnya yang semakin kompetitif.
Veda Bangkit dari Posisi Ke-20
Balapan berlangsung dramatis sejak lampu start padam. Sejumlah pembalap langsung terlibat duel ketat di grup depan demi memperebutkan podium.
Veda yang memulai lomba dari posisi ke-20 tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kecepatannya. Secara bertahap, pembalap asal Indonesia tersebut mampu menyalip rival-rivalnya dan masuk ke rombongan pemburu posisi sepuluh besar.
Kecepatan konsisten yang ditunjukkan Veda menjadi kunci keberhasilannya. Ia mampu menjaga ritme balapan sambil menghindari berbagai insiden yang terjadi di tengah persaingan ketat para rider Moto3.
Hingga lap-lap terakhir, Veda terus memperbaiki posisinya dan akhirnya menyentuh garis finis di peringkat kelima. Hasil itu terasa istimewa mengingat dirinya harus kehilangan banyak posisi start akibat hukuman yang diterimanya sebelum balapan.
Hakim Danis Raih Kemenangan
Sementara itu, kemenangan pada balapan kali ini berhasil diraih pembalap Malaysia, Hakim Danis. Rider muda tersebut tampil solid sepanjang lomba dan sukses menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 33 menit 34,264 detik.
Posisi kedua ditempati pembalap Spanyol Brian Uriarte yang tampil konsisten sejak awal balapan. Sementara podium ketiga menjadi milik Maximo Quiles yang kembali menunjukkan performa kompetitif di musim 2026.
David Almansa harus puas finis di posisi keempat, sedangkan Veda Ega Pratama melengkapi lima besar setelah melakukan salah satu comeback terbaik pada seri kali ini.
Adapun posisi keenam hingga kesepuluh masing-masing ditempati Alvaro Carpe, Marco Morelli, Joel Kelso, Scott Ogden, dan Valentin Perrone.
Klasemen Moto3 2026 Makin Ketat
Hasil seri ini turut memengaruhi persaingan klasemen sementara Moto3 2026. Maximo Quiles masih memimpin klasemen dengan koleksi 186 poin.
Di posisi kedua terdapat Alvaro Carpe dengan 121 poin. Brian Uriarte naik ke posisi ketiga dengan 92 poin setelah berhasil meraih podium kedua.
David Almansa berada di peringkat keempat dengan 89 poin, sedangkan Marco Morelli menempati posisi kelima dengan 86 poin.
Veda Ega Pratama kini berada di posisi keenam klasemen dengan 82 poin. Jaraknya dengan lima besar klasemen semakin tipis sehingga peluang untuk naik peringkat pada seri berikutnya masih terbuka lebar.
Sementara itu, Hakim Danis yang menjadi juara balapan berhasil mengumpulkan 73 poin dan menempati posisi ketujuh klasemen sementara.
Modal Positif Menuju Seri Berikutnya
Finis kelima dari posisi start ke-20 menjadi bukti perkembangan signifikan yang ditunjukkan Veda sepanjang musim debutnya di Moto3.
Selain memperlihatkan kecepatan, pembalap Indonesia tersebut juga menunjukkan kematangan dalam mengatur strategi balapan. Kemampuannya menyalip lawan secara efektif tanpa melakukan kesalahan menjadi salah satu faktor utama keberhasilannya meraih hasil positif.
Performa tersebut semakin memperkuat status Veda sebagai salah satu kandidat kuat perebutan gelar Rookie of the Year Moto3 2026.
Dengan sejumlah seri yang masih tersisa, peluang Veda untuk terus memperbaiki posisi klasemen tetap terbuka. Jika mampu menjaga konsistensi seperti yang ditunjukkan pada balapan kali ini, bukan tidak mungkin pembalap muda Indonesia tersebut akan kembali bersaing memperebutkan podium pada seri-seri mendatang.
Editor : Gita Dwi Nuraini