TRENGGALEK NJENGGELEK- Jadwal Moto3 Ceko 2026 menjadi perhatian besar para penggemar balap motor Indonesia. Seri kesembilan Moto3 musim 2026 yang berlangsung di Sirkuit Automotodrom Brno, Republik Ceko, diprediksi menjadi momen penting bagi pembalap muda Indonesia, Feda Ega Pratama, dalam perburuan gelar Rookie of the Year.
Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, rangkaian Moto3 Ceko 2026 akan dimulai pada Jumat, 19 Juni 2026. Para pembalap akan menjalani sesi latihan bebas pertama dan sesi practice yang menentukan peluang mereka untuk langsung lolos ke kualifikasi kedua.
Sorotan utama tentu tertuju kepada Feda Ega Pratama. Pembalap Honda Team Asia tersebut datang ke Brno dengan misi besar mengejar ketertinggalan poin dari rival utamanya, Brian Uriarte, dalam klasemen rookie Moto3 2026. Selisih keduanya hanya satu poin sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat.
Jadwal Lengkap Moto3 Ceko 2026
Pada Jumat, 19 Juni 2026, sesi latihan bebas pertama Moto3 dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 hingga 14.35 WIB. Selanjutnya sesi practice atau prakualifikasi digelar pukul 18.15 hingga 18.50 WIB.
Memasuki Sabtu, 20 Juni 2026, para pembalap akan menjalani latihan bebas kedua mulai pukul 13.40 hingga 14.10 WIB. Setelah itu, sesi kualifikasi pertama berlangsung pukul 17.45 hingga 18.00 WIB.
Kualifikasi kedua yang akan menentukan posisi start balapan dijadwalkan berlangsung pukul 18.10 hingga 18.25 WIB. Seluruh sesi kualifikasi dapat disaksikan melalui platform streaming resmi dan saluran televisi pemegang hak siar.
Sementara balapan utama Moto3 Ceko 2026 akan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 16.00 WIB. Race akan digelar sebanyak 16 lap dan menjadi salah satu balapan penting dalam perebutan poin kejuaraan dunia musim ini.
Persaingan Klasemen Moto3 Semakin Panas
Menjelang seri Brno, pembalap muda Spanyol Maximo Quiles masih kokoh memimpin klasemen Moto3 2026 dengan koleksi 170 poin. Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe yang mengumpulkan 111 poin.
Persaingan di papan tengah juga berlangsung sengit. Marco Morelli berada di posisi ketiga dengan 77 poin, disusul David Almansa dengan 76 poin. Brian Uriarte menempati peringkat kelima dengan 72 poin.
Sementara itu, Feda Ega Pratama berada di posisi keenam klasemen sementara dengan raihan 71 poin. Selisih satu poin dari Uriarte membuat peluang pembalap asal Gunungkidul tersebut untuk naik peringkat masih sangat terbuka.
Konsistensi menjadi modal utama Feda sepanjang musim 2026. Meski berstatus rookie, ia mampu bersaing dengan para pembalap yang lebih berpengalaman dan beberapa kali tampil impresif di berbagai seri sebelumnya.
Duel Feda dan Brian Uriarte di Klasemen Rookie
Selain klasemen utama, perhatian juga tertuju pada persaingan Rookie of the Year Moto3 2026. Saat ini Brian Uriarte memimpin klasemen rookie dengan 72 poin.
Feda Ega Pratama membuntuti sangat dekat di posisi kedua dengan 71 poin. Artinya, hasil di Moto3 Ceko 2026 bisa langsung mengubah posisi puncak klasemen rookie.
Pembalap Malaysia, Hakim Danis, berada di urutan ketiga dengan 48 poin. Sementara Rico Salmela menempati posisi keempat dengan 35 poin dan Casey O'Gorman berada di posisi kelima dengan 34 poin.
Dengan selisih yang sangat tipis, Brno menjadi kesempatan emas bagi Feda untuk kembali merebut posisi teratas rookie Moto3. Jika mampu finis di depan Uriarte, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk memimpin klasemen rookie semakin terbuka lebar.
Momentum Penting Jelang Paruh Kedua Musim
Moto3 Ceko 2026 juga menjadi pintu masuk menuju rangkaian seri penting berikutnya. Setelah Brno, para pembalap akan menghadapi Grand Prix Jerman di Sachsenring dan Grand Prix Inggris di Silverstone.
Karena itu, hasil di Republik Ceko akan sangat menentukan momentum setiap pembalap menjelang paruh kedua musim. Bagi Feda Ega Pratama, balapan ini bukan hanya soal tambahan poin, tetapi juga kesempatan menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu rookie terbaik Moto3 musim 2026.
Dukungan publik Indonesia pun terus mengalir untuk pembalap muda Honda Team Asia tersebut agar mampu mencetak hasil maksimal dan membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan di ajang balap dunia.
Editor : Cholifatun Nisak