Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Brian Uriarte Bersinar di Moto3, Pembalap Muda Spanyol Ini Kian Dekat Menuju Puncak Klasemen

Muhammad Rusdian Nuzula • Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB
Brian Uriarte terus bersaing di papan atas Moto3 usai finis podium kedua dan menjaga peluang meraih gelar juara. (PINTEREST)
Brian Uriarte terus bersaing di papan atas Moto3 usai finis podium kedua dan menjaga peluang meraih gelar juara. (PINTEREST)

TRENGGALEK NJENGGELEK – Nama Brian Uriarte kembali menjadi sorotan dalam persaingan Moto3 setelah tampil impresif pada seri kesembilan musim 2026. Pembalap muda asal Spanyol tersebut berhasil finis di posisi kedua dan memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar juara dunia Moto3 musim ini.

Penampilan konsisten Brian Uriarte menjadi perhatian para penggemar balap motor. Di tengah ketatnya persaingan Moto3 yang dikenal penuh aksi saling salip hingga tikungan terakhir, pembalap muda ini mampu menunjukkan kematangan strategi, kecepatan, dan konsistensi yang membuatnya terus bersaing di papan atas klasemen sementara.

Hasil terbaru membuat nama Brian Uriarte semakin diperhitungkan. Meski belum berhasil meraih kemenangan pada seri tersebut, raihan podium kedua memberikan tambahan poin yang sangat penting untuk menjaga peluangnya dalam perebutan gelar juara Moto3 musim 2026.

Baca Juga: Baterai Monster 8.000 mAh Terungkap, Tecno Pova 8 Kapan Rilis di Indonesia? Ini Bocoran Jadwal dan Harganya

Podium Penting di Seri Kesembilan

Balapan seri kesembilan berlangsung sengit sejak lap pertama. Pembalap Malaysia, Hakim Danis, tampil luar biasa dan berhasil mengamankan kemenangan dengan catatan waktu 33 menit 34,264 detik. Sementara itu, Brian Uriarte berhasil menyelesaikan balapan di posisi kedua setelah tampil konsisten sepanjang lomba.

Posisi ketiga ditempati sesama pembalap Spanyol, Maximo Quiles. Di belakang mereka menyusul David Almansa, sedangkan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama tampil mengesankan setelah finis di urutan kelima meski memulai balapan dari posisi ke-20.

Hasil tersebut menunjukkan betapa ketatnya persaingan Moto3 musim ini. Selisih performa antar pembalap sangat tipis sehingga strategi, pemilihan ban, hingga kemampuan menjaga ritme balapan menjadi faktor penentu hasil akhir.

Persaingan Klasemen Semakin Memanas

Tambahan poin dari podium kedua membuat Brian Uriarte tetap berada di papan atas klasemen sementara Moto3. Berdasarkan klasemen setelah seri kesembilan, Maximo Quiles masih memimpin dengan koleksi 186 poin.

Di bawahnya terdapat Alvaro Carpe dengan 121 poin, sedangkan Brian Uriarte menempati posisi ketiga dengan 92 poin. David Almansa mengumpulkan 89 poin, Marco Morelli berada di posisi kelima dengan 86 poin, sementara Veda Ega Pratama mengoleksi 82 poin di peringkat keenam.

Jarak poin yang masih relatif terbuka membuat persaingan menuju gelar juara belum bisa dipastikan. Setiap seri berikutnya akan memiliki pengaruh besar terhadap perubahan klasemen, termasuk peluang Brian Uriarte untuk terus memperbaiki posisinya.

Konsistensi Jadi Senjata Utama

Salah satu kekuatan terbesar Brian Uriarte sepanjang musim ini adalah konsistensinya dalam mengumpulkan poin. Meski tidak selalu menjadi pemenang balapan, ia hampir selalu mampu finis di posisi depan dan menghindari kesalahan yang merugikan.

Kemampuan menjaga ritme balapan membuatnya mampu bersaing dengan para pembalap terbaik di kelas Moto3. Selain memiliki kecepatan yang kompetitif, Uriarte juga dikenal mampu membaca jalannya lomba sehingga dapat menentukan waktu yang tepat untuk menyerang maupun mempertahankan posisi.

Kematangan tersebut menjadi modal penting mengingat Moto3 merupakan kelas yang sangat kompetitif dengan rombongan pembalap yang sering finis dalam selisih waktu sangat tipis.

Target Besar di Seri Berikutnya

Setelah seri kesembilan berakhir, perhatian kini tertuju pada Grand Prix Belanda yang akan berlangsung di Sirkuit Assen. Seri tersebut diprediksi kembali menghadirkan duel ketat antara para penghuni papan atas klasemen.

Sesi kualifikasi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, sedangkan balapan utama digelar keesokan harinya. Assen dikenal sebagai salah satu sirkuit legendaris yang menuntut kemampuan teknis tinggi, sehingga peluang setiap pembalap relatif terbuka.

Setelah Belanda, kalender Moto3 masih berlanjut ke Jerman, Inggris, Aragon, hingga San Marino. Rangkaian seri tersebut dipastikan menjadi ujian berat bagi seluruh pembalap yang masih berpeluang memperebutkan gelar juara dunia.

Didukung Tim Kompetitif

Baca Juga: Baterai Monster 8.000 mAh Terungkap, Tecno Pova 8 Kapan Rilis di Indonesia? Ini Bocoran Jadwal dan Harganya

Brian Uriarte memperkuat Red Bull KTM Ajo, salah satu tim yang memiliki reputasi kuat dalam membina pembalap muda menuju jenjang lebih tinggi. Tim ini dikenal memiliki pengalaman panjang melahirkan talenta-talenta yang kemudian sukses di Moto2 maupun MotoGP.

Dengan dukungan teknis yang mumpuni, Brian Uriarte memiliki kesempatan besar untuk terus berkembang sepanjang musim. Pengalaman tim dalam menyusun strategi balapan juga menjadi keuntungan tersendiri saat menghadapi persaingan ketat di setiap seri.

Jika mampu mempertahankan performa seperti pada seri-seri sebelumnya, bukan tidak mungkin Brian Uriarte akan menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memperjuangkan gelar hingga balapan penutup musim.

Peluang Masih Terbuka Lebar

Musim Moto3 masih menyisakan sejumlah seri penting yang dapat mengubah peta persaingan kapan saja. Setiap kemenangan maupun kegagalan finis akan memberikan dampak besar terhadap klasemen.

Bagi Brian Uriarte, hasil podium pada seri kesembilan menjadi modal berharga untuk menatap balapan berikutnya dengan penuh optimisme. Konsistensi, kecepatan, dan kemampuan memanfaatkan setiap peluang akan menjadi kunci jika ingin mengejar para pembalap yang berada di atasnya.

Dengan performa yang terus meningkat sepanjang musim, Brian Uriarte layak menjadi salah satu pembalap muda yang paling menarik untuk diikuti hingga akhir kompetisi Moto3.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#moto3 #Klasemen Moto3 #Brian Uriarte #Hasil Moto3 #Pembalap Moto3