Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Bikin Honda Terharu, Disambut Bak Pahlawan di Garasi Meski Gagal Podium, Hiroshi Aoyama Hampir Menangis

Fadhilah Salsa Bella • Kamis, 25 Juni 2026 | 17:31 WIB

 

Feda Ega Pratama disambut bak pahlawan di garasi Honda. Momen haru bersama Hiroshi Aoyama viral usai balapan (Pinterest).
Feda Ega Pratama disambut bak pahlawan di garasi Honda. Momen haru bersama Hiroshi Aoyama viral usai balapan (Pinterest).

TRENGGALEK NJENGGELEK – Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan publik balap internasional. Bukan karena naik podium atau mengangkat trofi juara, melainkan karena momen emosional yang terjadi sesaat setelah balapan berakhir. Pembalap muda Indonesia itu mendapat sambutan luar biasa dari seluruh kru dan mekanik Honda saat kembali ke garasi usai menyelesaikan balapan yang penuh perjuangan.

Momen Feda Ega Pratama disambut bak pahlawan oleh tim Honda langsung menarik perhatian banyak penggemar. Video dan potongan gambar yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana berbeda di area pit Honda. Para mekanik dan staf tim berdiri berjajar menunggu kedatangan pembalap asal Indonesia tersebut dengan penuh rasa bangga.

Bagi banyak orang, sambutan itu terasa tidak biasa. Sebab, penghormatan seperti itu umumnya diberikan kepada pembalap yang berhasil meraih kemenangan atau setidaknya finis di podium. Namun bagi Honda, perjuangan yang ditunjukkan Feda Ega Pratama di lintasan dianggap jauh lebih berharga daripada sekadar hasil akhir balapan.

Baca Juga: Le Sserafim, Katseye, dan Illit bersatu dalam Single Kolaborasi “Iconic By Mistake”

Perjuangan Berat Feda Ega di Lintasan

Balapan yang dijalani Feda bukanlah perlombaan yang mudah. Ia harus memulai dari posisi yang kurang menguntungkan dan menghadapi persaingan ketat sepanjang lomba. Selain itu, dirinya juga harus berjuang membawa motor Honda bersaing melawan rival-rival yang dinilai memiliki performa kompetitif.

Kondisi tersebut membuat Feda menguras hampir seluruh energi yang dimilikinya. Saat mengarahkan motor menuju area pit setelah garis finis, wajah lelah terlihat jelas. Namun tanpa disadari, kejutan besar ternyata sudah menantinya di depan garasi Honda.

Satu per satu mekanik dan staf tim keluar dari garasi. Mereka meninggalkan komputer, layar data telemetri, hingga aktivitas evaluasi yang biasanya menjadi rutinitas setelah balapan. Fokus mereka saat itu hanya tertuju pada satu sosok, yakni Feda Ega Pratama.

Tepuk Tangan Menggema di Garasi Honda

Semakin dekat Feda menuju area pit, semakin panjang pula barisan anggota tim yang berdiri menunggunya. Ketika motornya akhirnya berhenti tepat di depan garasi Honda, tepuk tangan langsung pecah dari seluruh anggota tim.

Suasana mendadak berubah menjadi emosional. Sejumlah mekanik terlihat tersenyum lebar sambil mengacungkan jempol. Beberapa lainnya langsung mendekat untuk menjabat tangan, menepuk bahu, bahkan memeluk sang pembalap.

Menariknya, tidak ada pembahasan mengenai posisi finis atau kegagalan meraih podium. Fokus mereka sepenuhnya tertuju pada perjuangan dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Feda sepanjang balapan.

Menurut sejumlah anggota tim, kebanggaan mereka tidak lahir dari angka di papan klasemen. Mereka lebih menghargai bagaimana Feda mampu terus bertarung meski menghadapi situasi sulit dan tekanan besar selama akhir pekan balapan berlangsung.

Baca Juga: Mengungkap Kebenaran Tersembunyi: Pesona Drama Partner of Justice Yang Menegangkan

Hiroshi Aoyama Jadi Sorotan

Di antara seluruh anggota tim Honda yang hadir, sosok Hiroshi Aoyama menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Mantan pembalap sekaligus petinggi tim Honda tersebut dikenal sebagai pribadi yang tenang dan jarang menunjukkan emosi secara terbuka.

Namun kali ini ekspresinya berbeda. Tatapan Aoyama terus mengarah kepada Feda. Sesekali ia tersenyum, tetapi senyum itu terlihat penuh makna. Banyak penggemar menilai ekspresi tersebut mencerminkan kebanggaan mendalam terhadap perjuangan pembalap muda Indonesia itu.

Aoyama diyakini memahami betul berbagai tantangan yang dihadapi Feda selama balapan. Ia mengetahui bagaimana sulitnya memulai dari posisi belakang, menghadapi berbagai kendala teknis, serta mempertahankan semangat ketika situasi tidak berjalan sesuai harapan.

Karena itu, saat Feda kembali ke garasi, ekspresi Aoyama lebih menyerupai seorang mentor yang bangga melihat anak didiknya berhasil melewati ujian berat.

Kemenangan yang Tidak Tercatat di Klasemen

Suasana haru juga terlihat dari wajah para mekanik Honda. Beberapa tampak terus tersenyum sambil menggelengkan kepala karena kagum. Ada pula yang memberikan tepuk tangan lebih lama dibanding yang lain.

Bahkan sejumlah anggota tim terlihat mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel pribadi mereka. Hal itu menjadi bukti bahwa apa yang terjadi di garasi Honda bukanlah peristiwa biasa.

Bagi mereka, Feda telah menunjukkan sesuatu yang lebih penting daripada sekadar hasil balapan. Ia memperlihatkan keberanian, mentalitas kuat, dan tekad untuk terus berjuang hingga lap terakhir.

Pada akhirnya, hari itu mungkin tidak menghadirkan trofi bagi Feda Ega Pratama. Namun pembalap muda Indonesia tersebut berhasil memperoleh sesuatu yang jauh lebih besar, yakni rasa hormat, kebanggaan, dan cinta dari seluruh keluarga besar Honda. Dan itulah kemenangan sejati yang tidak akan pernah tercatat di papan klasemen.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Jadi Sorotan, Start P20 Finish P5, Momen Haru Mekanik Honda Tak Mau Berpisah Usai Balapan Viral di Media Sosial

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Feda Ega Pratama #Hiroshi Aoyama #Honda Racing #Garasi Honda #pembalap indonesia