Trenggalek Njenggelek - Perjalanan Veda Ega Pratama dalam mode karier Moto3 semakin menarik setelah berhasil memangkas selisih poin dari rival utamanya, Alvaro Carpe, pada balapan di Sirkuit Le Mans. Meski belum berhasil meraih kemenangan, hasil finis di posisi podium menjadi modal penting dalam perburuan gelar juara musim ini.
Sebelum balapan dimulai, Veda Ega Pratama berada dalam posisi yang cukup sulit. Selisih poin dengan Alvaro Carpe mencapai 13 angka, membuat peluang untuk mengejar puncak klasemen terlihat berat. Namun, dengan tekad untuk terus menekan para pesaing, Veda tetap tampil agresif sejak awal balapan.
Balapan di Le Mans berlangsung sengit. Start dari posisi kesepuluh membuat Veda harus bekerja keras menembus rombongan depan yang dihuni para pembalap kuat seperti David Muñoz, David Almansa, hingga Maximo Quiles.
Duel Ketat di Tengah Persaingan
Pada lap-lap awal, Veda sempat mengalami kesulitan akibat kehilangan beberapa posisi. Persaingan yang sangat rapat membuat setiap kesalahan kecil langsung berdampak pada posisi di lintasan.
Meski demikian, Veda perlahan mulai menemukan ritme balapnya. Beberapa manuver overtaking berhasil dilakukan untuk kembali mendekati kelompok terdepan. Tekanan demi tekanan terus diberikan kepada para rival yang berada di depannya.
Situasi semakin menarik ketika Alvaro Carpe yang sepanjang musim tampil konsisten mulai kehilangan posisi akibat tekanan dari pembalap lain. Kondisi tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Veda dalam upaya memangkas selisih poin.
Baca Juga: Feda Ega Pratama Finis Kelima di Moto3 Ceko 2026, Start dari Posisi 20 dan Nyaris Rebut Podium
Alvaro Carpe Kehilangan Momentum
Di tengah jalannya balapan, Alvaro Carpe yang sebelumnya terlihat nyaman di posisi depan mulai mengalami penurunan performa. Beberapa kali ia harus kehilangan posisi setelah terlibat duel ketat dengan para pesaingnya.
Momen tersebut dimanfaatkan Veda untuk terus memperbaiki posisinya hingga masuk ke zona podium. Meski jarak dengan pemimpin balapan masih cukup jauh, hasil yang diraih sudah cukup untuk menjaga asa dalam perebutan gelar juara.
Sementara itu, Maximo Quiles kembali menunjukkan performa impresif dengan tetap berada di jajaran teratas klasemen sementara.
Peluang Juara Masih Terbuka
Hasil balapan di Le Mans menjadi kabar positif bagi Veda Ega Pratama. Tambahan poin yang diraih membuat selisih dengan Alvaro Carpe kini semakin menipis. Jika sebelumnya tertinggal 13 poin, kini jaraknya hanya tersisa enam poin.
Perkembangan tersebut membuat persaingan menuju gelar juara Moto3 semakin menarik untuk diikuti. Dengan beberapa seri yang masih tersisa, peluang Veda untuk mengambil alih puncak klasemen masih terbuka lebar.
Konsistensi akan menjadi kunci utama pada balapan-balapan berikutnya. Jika mampu terus meraih podium dan memanfaatkan setiap kesalahan rival, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama akan menjadi penantang terkuat dalam perebutan gelar musim ini.
Balapan berikutnya diprediksi akan berlangsung semakin sengit karena setiap poin akan sangat menentukan posisi klasemen. Para penggemar kini menantikan apakah Veda mampu melanjutkan tren positifnya dan menyalip Alvaro Carpe dalam perburuan gelar juara Moto3.
Editor : M. Helmi Nurhisam