Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gaji Feda Ega Pratama di Moto3 2026 Jadi Sorotan, Berapa Penghasilan Pembalap Indonesia Bersama Honda Team Asia?

Fadhilah Salsa Bella • Kamis, 25 Juni 2026 | 18:14 WIB
Gaji Feda Ega Pratama di Moto3 2026 jadi sorotan. Berapa penghasilan pembalap Honda Team Asia dari kontrak dan sponsor? (Pinterest).
Gaji Feda Ega Pratama di Moto3 2026 jadi sorotan. Berapa penghasilan pembalap Honda Team Asia dari kontrak dan sponsor? (Pinterest).

TRENGGELEK NJENGGELEK - Besaran gaji Feda Ega Pratama di Moto3 2026 tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta balap motor Indonesia. Seiring meningkatnya performa pembalap muda asal Gunungkidul tersebut bersama Honda Team Asia, banyak penggemar penasaran mengenai nilai kontrak dan potensi penghasilan yang diterimanya selama berkompetisi di Kejuaraan Dunia Moto3.

Nama Feda Ega Pratama memang semakin dikenal setelah berhasil bersaing dengan para pembalap terbaik dunia di kelas Moto3. Selain prestasi di lintasan, aspek finansial juga menarik perhatian publik, terutama setelah dirinya resmi membela Honda Team Asia yang berada di bawah naungan Honda Racing Corporation (HRC).

Meski nilai kontrak resmi Feda Ega Pratama tidak pernah dipublikasikan, sejumlah estimasi menunjukkan bahwa pembalap Indonesia tersebut berpotensi memperoleh penghasilan yang cukup besar, baik dari gaji tim maupun dukungan sponsor.

Struktur Gaji Pembalap Moto3 Berbeda dengan MotoGP

Dalam dunia balap motor Grand Prix, struktur penghasilan pembalap Moto3 berbeda jauh dibandingkan MotoGP. Tidak semua rider di kelas Moto3 menerima gaji besar dari timnya.

Bahkan, beberapa pembalap muda harus membawa sponsor pribadi untuk mendapatkan kursi balap. Sistem ini dikenal sebagai pay rider, di mana pembalap atau sponsornya ikut membantu pembiayaan tim.

Namun situasi berbeda biasanya berlaku bagi rider yang masuk program pabrikan atau tim besar. Honda Team Asia termasuk salah satu tim yang mendapat dukungan langsung dari Honda Racing Corporation sehingga para pembalapnya memiliki peluang mendapatkan fasilitas penuh, dukungan teknis, serta kontrak profesional.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Bikin Alvaro Carpe Frustrasi di Buriram, Pembalap Spanyol Akui Kehilangan Peluang Podium Moto3

Estimasi Gaji Feda Ega Pratama

Berdasarkan standar umum di Moto3, pembalap yang telah memiliki kontrak dengan tim kompetitif biasanya memperoleh bayaran antara 50.000 hingga 150.000 euro per musim.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs saat ini, nilainya berkisar antara Rp900 juta hingga Rp2,8 miliar per musim. Angka tersebut tentu dapat berbeda tergantung pengalaman, prestasi, status pembalap, dan kebijakan tim.

Sebagai rider yang memiliki rekam jejak kuat di ajang junior seperti Red Bull Rookies Cup dan berbagai kejuaraan internasional lainnya, Feda diperkirakan berada dalam kategori pembalap yang memiliki nilai kontrak cukup kompetitif.

Selain kemampuan balap, faktor pasar Indonesia yang besar juga menjadi nilai tambah tersendiri bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut.

Sponsor Berpotensi Jadi Sumber Penghasilan Terbesar

Selain gaji dari tim, sponsor pribadi menjadi sumber pemasukan penting bagi pembalap Moto3.

Banyak rider muda memperoleh tambahan penghasilan dari kerja sama dengan perusahaan otomotif, produsen apparel, perusahaan energi, hingga brand internasional yang ingin memanfaatkan eksposur MotoGP sebagai media promosi global.

Dalam kasus Feda Ega Pratama, peluang mendapatkan sponsor cukup besar karena statusnya sebagai salah satu pembalap Indonesia yang tampil di kejuaraan dunia.

Perusahaan nasional maupun internasional berpotensi melihat Feda sebagai aset promosi yang menarik karena memiliki basis penggemar besar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Tak jarang, nilai sponsor bahkan mampu melampaui gaji pokok yang diterima pembalap dari tim balapnya.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Finis Kelima di Moto3 Ceko 2026, Start dari Posisi 20 dan Nyaris Rebut Podium

Bonus Performa Tambah Nilai Kontrak

Penghasilan pembalap juga bisa bertambah melalui berbagai bonus performa yang diberikan tim atau sponsor.

Bonus tersebut biasanya diberikan ketika pembalap berhasil meraih poin, finis di podium, mencatat pole position, hingga memenangkan balapan.

Jika Feda mampu tampil konsisten seperti yang ditunjukkannya sepanjang Moto3 musim 2026, nilai pendapatannya berpotensi meningkat secara signifikan.

Prestasi yang terus membaik juga akan menjadi modal penting saat negosiasi kontrak baru pada musim-musim berikutnya.

Jalan Menuju Moto2 dan MotoGP

Masuknya Feda Ega Pratama ke Moto3 tidak hanya menjadi pencapaian olahraga semata, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang besar bagi karier profesionalnya.

Semakin tinggi prestasi yang diraih, semakin besar pula peluang mendapatkan kontrak bernilai tinggi dari tim maupun sponsor. Jika nantinya berhasil naik ke Moto2 dan bahkan MotoGP, nilai penghasilannya diperkirakan bisa meningkat berkali-kali lipat.

Saat ini perjalanan Feda masih panjang. Namun dengan performa yang terus berkembang dan dukungan yang semakin besar dari penggemar serta sponsor, pembalap muda Indonesia tersebut memiliki peluang untuk menjadi salah satu atlet balap paling sukses yang pernah dimiliki Tanah Air.

Baca Juga: Alvaro Carpe Terkejut dengan Kecepatan Feda Ega Pratama, Moto3 Thailand Jadi Awal Rivalitas Panas Musim 2026

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Moto3 2026 #Feda Ega Pratama #Honda Team Asia #Gaji Feda Ega Pratama #Sponsor Pembalap Moto3