Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Tetap Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen Rookie Moto3 2026, Brian Uriarte Terus Mengancam dari Belakang

M. Helmi Nurhisam • Kamis, 25 Juni 2026 | 19:20 WIB
Feda Ega Pratama masih memimpin klasemen rookie Moto3 2026 meski gagal finis di Amerika Serikat. Brian Uriarte terus mengancam.(Pinterest)
Feda Ega Pratama masih memimpin klasemen rookie Moto3 2026 meski gagal finis di Amerika Serikat. Brian Uriarte terus mengancam.(Pinterest)

Trenggalek Njenggelek - Persaingan klasemen rookie Moto3 2026 semakin menarik untuk diikuti. Meski mengalami nasib kurang beruntung pada seri ketiga di Amerika Serikat, Feda Ega Pratama masih berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin klasemen pembalap debutan musim ini.

Kegagalan finis yang dialami Feda Ega Pratama di Circuit of the Americas (COTA) sempat membuat banyak penggemar khawatir. Namun, hasil buruk tersebut ternyata belum cukup untuk menggusur pembalap muda Indonesia itu dari puncak klasemen rookie Moto3 2026.

Feda masih memimpin dengan koleksi 27 poin hasil kerja kerasnya pada dua seri awal musim di Thailand dan Brasil. Raihan tersebut menjadi modal penting yang membuatnya tetap unggul atas para pesaing terdekatnya.

Penampilan impresif Feda sejak awal musim membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pelengkap grid Moto3. Adaptasi cepat yang ditunjukkannya membuat banyak pihak mulai menaruh perhatian besar terhadap perkembangan karier pembalap binaan Honda Team Asia tersebut.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Tetap Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026 Meski Gagal Finis, Sementara Francesco Bagnaia Mulai Frustrasi dengan Ducati GP26

Konsistensi Jadi Kunci Keberhasilan Feda

Meski gagal meraih poin di Amerika Serikat, performa Feda pada dua balapan sebelumnya menjadi faktor utama yang membuat posisinya tetap aman di puncak klasemen rookie.

Pada seri pembuka musim ini, Feda tampil kompetitif dan mampu bersaing dengan para pembalap yang lebih berpengalaman. Hasil positif itu berlanjut di Brasil, di mana ia kembali menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan karakter sirkuit yang berbeda.

Konsistensi tersebut menjadi pembeda dibandingkan rookie lainnya. Saat beberapa rival mengalami naik turun performa, Feda mampu mengumpulkan poin penting yang kini menjadi fondasi kuat dalam perebutan gelar rookie terbaik musim 2026.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Tetap Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026 Meski Crash di Amerika, Brian Uriarte Terus Membayangi

Brian Uriarte Menjadi Ancaman Terbesar

Meski masih berada di posisi teratas, Feda tidak bisa merasa aman. Pembalap Spanyol Brian Uriarte terus memberikan tekanan setelah berhasil mengumpulkan 23 poin dari tiga seri yang telah berlangsung.

Selisih empat poin membuat persaingan keduanya diprediksi akan semakin ketat pada balapan-balapan berikutnya. Rivalitas antara Feda dan Uriarte sebenarnya sudah berlangsung sejak mereka tampil di berbagai kejuaraan junior Eropa.

Kini duel tersebut berlanjut di Moto3 dan menjadi salah satu pertarungan paling menarik di kategori rookie. Selain Uriarte, pembalap Finlandia Rico Salmela juga masih berpeluang mengejar setelah mengoleksi 20 poin.

Sementara itu, Casey O'Gorman berada di posisi keempat dengan 12 poin dan Hakim Danis menempati urutan kelima dengan sembilan poin.

Jerez Jadi Momentum Kebangkitan

Setelah insiden di Amerika Serikat, perhatian kini tertuju pada seri berikutnya yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol. Trek legendaris tersebut dikenal memiliki karakter teknis yang menuntut konsistensi, ketepatan pengereman, serta kemampuan menjaga ritme balapan.

Bagi Feda, Jerez menjadi kesempatan emas untuk kembali mengumpulkan poin dan memperlebar jarak dari para pesaingnya. Namun tugas tersebut tidak akan mudah mengingat para rival juga memiliki target yang sama.

Keunggulan Feda saat ini memang cukup menjanjikan, tetapi musim masih panjang. Setiap balapan dapat mengubah peta persaingan klasemen rookie secara drastis.

Bukan Sekadar Rookie Biasa

Salah satu fakta menarik musim ini adalah status Feda sebagai rookie murni. Berbeda dengan beberapa rival yang sudah pernah mencicipi atmosfer Moto3 pada musim sebelumnya, Feda menjalani debut penuh tanpa pengalaman balapan reguler di kelas tersebut.

Hal itu membuat pencapaiannya semakin istimewa. Tidak hanya mampu bersaing, pembalap asal Indonesia tersebut juga berhasil menjadi pemimpin klasemen rookie setelah tiga seri pertama musim berjalan.

Banyak pengamat menilai kemampuan adaptasi cepat yang dimiliki Feda menjadi modal besar untuk berkembang ke level yang lebih tinggi. Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu talenta Asia yang diperhitungkan dalam perjalanan menuju Moto2 dan bahkan MotoGP.

Musim Moto3 2026 masih menyisakan banyak seri. Namun hingga saat ini, satu hal yang sudah terbukti adalah Feda Ega Pratama mampu menjawab keraguan dengan prestasi. Meski sempat terjatuh dan gagal finis, ia tetap berdiri di posisi teratas sebagai rookie terbaik sementara musim ini.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Moto3 2026 #Feda Ega Pratama #Honda Team Asia #Brian Uriarte #Klasemen Rookie