Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Ternyata Berlatih di Pelataran Pasar Sapi Gunungkidul, Kisah Sederhana di Balik Pembalap Indonesia yang Mendunia

Fadhilah Salsa Bella • Kamis, 25 Juni 2026 | 20:03 WIB
Veda Ega Pratama ternyata berlatih di pelataran pasar sapi Gunungkidul. Kisah sederhana di balik perjuangan pembalap Moto3 Indonesia (Pinterest).
Veda Ega Pratama ternyata berlatih di pelataran pasar sapi Gunungkidul. Kisah sederhana di balik perjuangan pembalap Moto3 Indonesia (Pinterest).

TRENGGALEK NJENGGELEK – Nama Veda Ega Pratama kini semakin dikenal di dunia balap internasional. Pembalap muda Indonesia yang tampil di ajang Moto3 itu terus mencuri perhatian berkat prestasi dan penampilan impresifnya di lintasan Eropa. Namun di balik sorotan dunia, ternyata ada kisah sederhana yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Sebuah video yang beredar di kalangan penggemar memperlihatkan suasana lingkungan tempat tinggal Veda Ega Pratama di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Video tersebut menunjukkan rute menuju lokasi latihan yang selama ini digunakan sang pembalap untuk mengasah kemampuannya sejak usia muda.

Meski lokasi rumah pribadi Veda sengaja tidak ditampilkan demi menjaga privasi keluarga, suasana pedesaan khas Gunungkidul yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota besar menjadi gambaran kehidupan sehari-hari pembalap berusia 17 tahun tersebut. Dari kawasan sederhana inilah lahir salah satu talenta terbesar Indonesia yang kini bersaing melawan pembalap-pembalap terbaik dunia.

Baca Juga: Perjalanan Feda Ega Pratama dari Gunungkidul ke Eropa, Anak Juara Indoprix yang Kini Jadi Harapan Besar Indonesia Menuju MotoGP

Hanya Berjarak 10 Menit dari Rumah

Perjalanan menuju lokasi latihan Veda disebut hanya memakan waktu sekitar 10 menit dengan sepeda motor dari area tempat tinggalnya. Sepanjang perjalanan terlihat jalanan khas pedesaan yang masih asri dengan lalu lintas yang relatif sepi.

Pemandangan tersebut memberikan kontras yang menarik. Di satu sisi, Veda berasal dari lingkungan yang sederhana. Namun di sisi lain, ia kini berkompetisi di sirkuit-sirkuit dunia dengan kecepatan lebih dari 200 kilometer per jam.

Kondisi itu sekaligus menjadi bukti bahwa talenta besar tidak selalu lahir dari fasilitas yang mewah. Dengan kerja keras dan disiplin tinggi, seorang pembalap muda dari daerah mampu menembus level tertinggi balap motor dunia.

Pelataran Pasar Sapi Jadi Tempat Mengasah Kemampuan

Lokasi latihan yang diperlihatkan dalam video ternyata cukup mengejutkan. Tempat tersebut bukan sirkuit permanen ataupun fasilitas balap modern, melainkan pelataran aspal di area parkir pasar sapi.

Di lokasi sederhana itu, Veda disebut kerap melatih feeling berkendara, teknik cornering, hingga menjaga insting balapnya tetap tajam. Meski jauh dari kemegahan sirkuit Eropa, tempat tersebut memiliki nilai historis penting dalam perkembangan kemampuan sang pembalap.

Bagi masyarakat sekitar, area tersebut menjadi saksi bagaimana Veda tumbuh dari pembalap muda berbakat hingga akhirnya mampu menembus kompetisi internasional.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Disambut Meriah di Belanda, Antusiasme Penggemar Membludak hingga Disebut Jadi Magnet Baru Balap Dunia

Bukti Kesuksesan Tak Selalu Dimulai dari Fasilitas Mewah

Kisah Veda Ega Pratama menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia yang memiliki mimpi besar di dunia olahraga. Perjalanan kariernya menunjukkan bahwa kesuksesan tidak selalu ditentukan oleh fasilitas yang dimiliki sejak awal.

Dedikasi, konsistensi latihan, dukungan keluarga, serta kemauan untuk terus berkembang menjadi faktor utama yang membawanya menuju panggung dunia.

Banyak penggemar menilai cerita Veda sangat membumi dan dekat dengan realitas kehidupan masyarakat Indonesia. Dari lingkungan desa yang sederhana, ia berhasil membuktikan bahwa mimpi untuk bersaing di level internasional bukan sesuatu yang mustahil.

Bersiap Hadapi Tantangan Berikutnya di Eropa

Setelah mencatat berbagai hasil positif sepanjang musim, Veda kini kembali mempersiapkan diri menghadapi seri balapan berikutnya di Eropa. Setiap kesempatan balapan menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan pengalaman sekaligus membuktikan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik Indonesia.

Dukungan dari masyarakat Indonesia pun terus mengalir. Banyak penggemar berharap Veda mampu melanjutkan tren positifnya dan suatu saat membawa Merah Putih berkibar di podium kejuaraan dunia.

Kisah sederhana dari Gunungkidul ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju panggung dunia selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Dan bagi Veda Ega Pratama, pelataran pasar sapi yang sederhana itu telah menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan mimpinya sebagai pembalap internasional.

Baca Juga: Bukan Marc Marquez atau Bagnaia, Feda Ega Pratama Justru Jadi Magnet Moto3 Belanda 2026, Fans Eropa Rela Berdesakan di Asen

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#moto3 #Veda Ega Pratama #Astra Honda Racing Team #gunungkidul #pembalap indonesia