JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari ajang MotoGP Assen 2026. Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan keras saat menjalani balapan utama Grand Prix Belanda di Sirkuit Assen, Minggu.
Insiden tersebut terjadi ketika Bezzecchi sedang berupaya mengejar Marc Marquez untuk memperebutkan posisi keempat. Kecelakaan itu sekaligus mengakhiri harapan pembalap Italia tersebut untuk meraih kemenangan serta mempertahankan posisi teratas klasemen sementara MotoGP 2026.
Marco Bezzecchi memulai balapan dari posisi ketiga di grid setelah menunjukkan performa impresif sepanjang akhir pekan. Namun, pada lap pembuka ia kehilangan beberapa posisi dan turun ke urutan kelima.
Meski demikian, pembalap Aprilia itu mulai meningkatkan ritme balapnya. Saat mencoba mendekati Marc Marquez pada lap kedua, Bezzecchi kehilangan kendali motornya di Tikungan 15 dan terjatuh dengan benturan keras.
Akibat kecelakaan tersebut, Bezzecchi terlempar ke area gravel atau kerikil pengaman. Tim medis segera memberikan pertolongan sebelum membawanya ke pusat medis sirkuit.
Aprilia Konfirmasi Bezzecchi Dibawa ke Rumah Sakit
Aprilia Racing kemudian mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi pembalap andalannya tersebut.
Dalam keterangan tim, Bezzecchi disebut tetap sadar penuh setelah kecelakaan. Hasil pemeriksaan awal juga menunjukkan tidak ada gangguan neurologis maupun komplikasi sistemik yang serius.
Meski demikian, rasa sakit yang cukup hebat akibat benturan membuat tim medis memutuskan untuk merujuknya ke Rumah Sakit Universitas Groningen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan lanjutan dilakukan menggunakan pencitraan diagnostik dan pemindaian khusus guna memastikan tidak ada cedera tersembunyi yang berpotensi membahayakan proses pemulihan pembalap berusia 27 tahun tersebut.
Aprilia menyatakan akan memberikan perkembangan terbaru setelah menerima laporan resmi dari pihak rumah sakit.
Posisi Puncak Klasemen MotoGP 2026 Lepas
Kecelakaan di MotoGP Assen menjadi pukulan telak bagi Marco Bezzecchi. Selain gagal meraih poin, ia juga kehilangan posisi teratas klasemen sementara MotoGP 2026.
Hasil buruk di Belanda membuat rekan setimnya, Jorge Martin, berhasil mengambil alih pimpinan klasemen. Bezzecchi kini tertinggal sekitar tujuh poin dari Martin dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.
Ini menjadi kegagalan ketiga Bezzecchi meraih poin pada balapan hari Minggu musim ini. Sebelumnya ia juga mengalami insiden di Balaton serta mendapatkan hukuman diskualifikasi pada seri Brno.
Kemenangan terakhir Bezzecchi pada balapan utama masih terjadi di Mugello sekitar satu bulan lalu.
Marc Marquez Akui Hanya Bisa Bermain Aman
Sementara itu, Marc Marquez mengakui dirinya tidak mampu tampil maksimal di Assen. Pembalap Ducati tersebut bahkan menyebut dirinya berada dalam "mode aman" sepanjang akhir pekan.
Marquez mengaku tidak memiliki kepercayaan diri penuh untuk memaksa motor melaju lebih cepat di sirkuit yang menurutnya memiliki tingkat risiko tinggi.
"Saya melakukan 100 persen kemampuan saya, tetapi saya tidak bisa berbuat lebih banyak lagi," ujar Marquez.
Menurut juara dunia tersebut, karakter cepat Sirkuit Assen sangat menguntungkan motor Aprilia. Karena itu, dirinya memilih fokus mengamankan poin daripada mengambil risiko besar yang bisa berujung kecelakaan.
Marquez juga menyoroti kondisi gravel di Assen yang dinilainya cukup berbahaya. Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan karena sejumlah pembalap mengalami kecelakaan serius sepanjang akhir pekan.
Aprilia Tetap Dominan di Assen
Meski kehilangan Bezzecchi akibat kecelakaan, dominasi Aprilia tetap terlihat di MotoGP Assen 2026. Raul Fernandez tampil luar biasa dengan meraih kemenangan sprint race dan memperkuat posisinya untuk mendapatkan kontrak musim depan.
Pembalap Spanyol itu tampil agresif sejak awal balapan dan berhasil memimpin sejak lap ketiga. Rekan setimnya, Ai Ogura, finis di posisi kedua, sementara Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati terbaik di podium ketiga.
Dominasi Aprilia di Assen semakin menegaskan bahwa motor RS-GP menjadi salah satu paket paling kompetitif musim ini, terutama pada sirkuit dengan karakter tikungan cepat.
Kini perhatian tertuju pada kondisi kesehatan Marco Bezzecchi. Jika cedera yang dialaminya cukup serius, peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 bisa semakin berat meski musim masih menyisakan banyak seri. (*)
Editor : Isna Dzikirianti