JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Hasil Moto3 Belanda 2026 menjadi sorotan setelah pembalap Malaysia, Mohamad Hakim Danish Ramlee, berhasil mengamankan finis di posisi ketujuh pada balapan Grand Prix Belanda di Sirkuit Assen. Meski gagal naik podium, hasil tersebut tetap memberikan tambahan poin penting yang memperkuat posisinya di klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026.
Mengawali balapan dari grid ke-16, Hakim Danish menunjukkan performa impresif sepanjang balapan. Pembalap AON Credit MT Helmets MSI itu mampu menembus rombongan terdepan dan bersaing dengan sejumlah pembalap yang memperebutkan posisi podium. Penampilannya menjadi salah satu sorotan karena mampu bangkit dari posisi start yang kurang menguntungkan.
Tambahan sembilan poin dari hasil Moto3 Belanda 2026 membuat Hakim Danish kini mengoleksi 82 poin. Raihan tersebut mengukuhkan dirinya di peringkat keenam klasemen sementara Moto3, sekaligus menjaga peluang untuk terus bersaing di papan atas pada seri-seri berikutnya.
Start dari Baris Belakang, Hakim Danish Tampil Agresif
Sejak lampu start padam, Hakim Danish langsung menunjukkan determinasi tinggi. Ia secara perlahan memangkas jarak dengan para pembalap di depannya hingga berhasil bergabung dalam kelompok teratas yang saling berebut posisi.
Strategi balapan yang diterapkannya berjalan cukup efektif pada sebagian besar lomba. Beberapa kali pembalap asal Malaysia tersebut terlihat mampu mempertahankan ritme dan mengikuti kecepatan para kandidat podium.
Penampilan konsisten itu sempat membuka peluang baginya untuk meraih hasil yang lebih baik. Namun situasi berubah ketika balapan memasuki fase-fase akhir.
Kehilangan Momentum Lima Putaran Terakhir
Memasuki lima putaran terakhir, Hakim Danish mulai kehilangan kecepatan. Penurunan performa motornya membuat beberapa rival berhasil menyalip sehingga ia harus puas mengakhiri balapan di posisi ketujuh.
Meski demikian, finis di posisi tujuh tetap menjadi hasil positif mengingat ia memulai balapan dari urutan ke-16. Tambahan poin yang diraih juga sangat berarti dalam persaingan klasemen musim ini.
Hasil tersebut menunjukkan konsistensi Hakim Danish dalam mengumpulkan angka, sesuatu yang sangat penting untuk menjaga peluang bersaing hingga akhir musim Moto3 2026.
Akui Masalah Ban Jadi Kendala
Usai balapan, Hakim Danish membagikan tanggapannya melalui akun Facebook pribadinya. Ia mengaku tetap puas dengan perjuangan yang telah ditunjukkan selama balapan meski belum berhasil naik podium.
Menurutnya, persaingan di kelompok depan berlangsung sangat ketat sejak awal hingga menjelang garis finis. Ia merasa mampu mengikuti ritme para pembalap terdepan dan sempat berpeluang memperebutkan posisi tiga besar.
Namun, performa ban yang mulai menurun pada penghujung balapan menjadi kendala utama. Kondisi tersebut membuat motornya kehilangan momentum sehingga sulit mempertahankan kecepatan ketika para rival mulai meningkatkan tekanan.
Meski demikian, Hakim Danish memilih melihat hasil tersebut dari sisi positif. Ia menilai masih banyak pelajaran yang bisa diambil untuk meningkatkan performa pada seri-seri selanjutnya.
Fokus Menatap Seri Berikutnya
Hakim Danish menegaskan bahwa dirinya akan terus meningkatkan fokus dan mempersiapkan diri lebih baik menghadapi balapan berikutnya. Evaluasi terhadap performa motor, strategi balapan, serta pengelolaan ban menjadi perhatian utama setelah GP Belanda.
Dengan koleksi 82 poin dan masih bertahan di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026, peluang untuk memperbaiki peringkat masih terbuka lebar. Konsistensi dalam meraih poin akan menjadi modal penting bagi pembalap muda tersebut untuk terus bersaing dengan para rivalnya sepanjang musim.
Hasil di Assen sekaligus memperlihatkan kemampuan Hakim Danish bangkit dari posisi start yang kurang ideal. Apabila mampu menjaga performa sejak awal hingga akhir balapan dan mengatasi kendala teknis, bukan tidak mungkin ia akan kembali bersaing memperebutkan podium pada seri Moto3 berikutnya.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari