Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Jadi Sorotan usai Moto3 Brno 2026, Performa Hakim Danish Ikut Dibahas

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Rabu, 1 Juli 2026 | 14:50 WIB
Veda Ega Pratama kembali jadi sorotan usai Moto3 Brno 2026. Performa impresifnya dibandingkan dengan Hakim Danish yang tampil cepat saat latihan. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama kembali jadi sorotan usai Moto3 Brno 2026. Performa impresifnya dibandingkan dengan Hakim Danish yang tampil cepat saat latihan. (Youtube. com)

 

JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COMVeda Ega Pratama kembali menjadi sorotan setelah tampil impresif pada rangkaian Moto3 Brno 2026. Penampilan pembalap muda Indonesia itu dibandingkan dengan rivalnya asal Malaysia, Hakim Danish Ramlee, yang sempat mencuri perhatian pada sesi latihan bebas namun gagal mengulang performa terbaiknya saat balapan.

Nama Veda Ega Pratama ramai diperbincangkan karena dinilai mampu menunjukkan peningkatan performa sepanjang akhir pekan balap. Meski tidak memulai dari posisi depan, pembalap binaan Honda Team Asia tersebut berhasil memperbaiki posisinya saat balapan berlangsung.

Sementara itu, Hakim Danish sebelumnya tampil menjanjikan ketika menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas. Namun hasil balapan utama tidak sesuai ekspektasi sehingga memunculkan berbagai tanggapan dari pengamat maupun media otomotif yang membahas jalannya Moto3 Brno.

Baca Juga: Klasemen Moto3 2026 Berubah Usai DNF Veda Ega Pratama di Assen, Hakim Danish Salip Pembalap Indonesia

Hakim Danish Sempat Tampil Dominan di Latihan Bebas

Dalam sesi free practice, Hakim Danish tampil sangat kompetitif. Pembalap AON Credit MT Helmets MSI itu sempat mencatat waktu tercepat setelah mempertajam lap time menjadi 2 menit 4,938 detik.

Catatan tersebut membuat optimisme terhadap peluangnya meraih podium semakin tinggi. Dalam narasi video yang beredar di YouTube, disebutkan bahwa kepercayaan diri pembalap Malaysia itu meningkat setelah tampil dominan pada latihan bebas.

Namun balapan utama menghadirkan tantangan berbeda. Persaingan yang jauh lebih ketat, strategi balapan, hingga pengelolaan ban menjadi faktor penting yang menentukan hasil akhir.

Baca Juga: Hakim Danish Tuai Pujian usai Tampil Heroik di Moto3, Isu Cheating Tim Leopard Langsung Dibantah: Jangan Cari-cari Alasan!

Performa Hakim Danish pada race akhirnya tidak mampu menyamai hasil impresif saat sesi latihan sehingga gagal bersaing di barisan depan hingga garis finis.

Veda Ega Pratama Tunjukkan Mental Bertarung

Berbeda dengan rivalnya, Veda Ega Pratama justru mendapat perhatian karena mampu memperbaiki posisi sepanjang balapan.

Pembalap muda Indonesia itu memulai akhir pekan dengan hasil yang belum maksimal pada latihan bebas. Bahkan, ia sempat berada di posisi ke-22 dari 26 peserta.

Baca Juga: Hasil Moto3 Ceko 2026: Feda Ega Pratama Bangkit dari Posisi 20 ke Lima Besar, Hakim Danish Raih Kemenangan

Meski demikian, Veda mampu menunjukkan peningkatan saat balapan berlangsung. Kemampuannya menjaga ritme dan melakukan overtaking dinilai menjadi salah satu kekuatan utama yang membuatnya mampu bersaing di zona poin.

Narasi dalam video juga menyoroti bahwa Veda hanya terpaut satu posisi dari Hakim Danish pada hasil akhir balapan meskipun memulai lomba dari grid yang lebih belakang.

Analisis Dani Pedrosa Soal Pembalap Muda

Video tersebut juga mengaitkan penampilan Veda Ega Pratama dengan pandangan legenda MotoGP, Dani Pedrosa.

Baca Juga: Hakim Danish Juara Moto3, Tapi Aksi Cari Feda Ega Pratama Usai Finis Jadi Sorotan, Bos KTM Sampai Bandingkan dengan Pedro Acosta

Dalam narasi video disebutkan bahwa Pedrosa mengapresiasi kemampuan Veda dalam mengelola tekanan selama balapan. Ia disebut menilai pembalap muda Indonesia itu mampu tetap tenang ketika memulai dari posisi yang kurang menguntungkan.

Selain itu, video juga menyebut Pedrosa mengingatkan pentingnya menjaga fokus sepanjang balapan. Menurut narasi tersebut, kecepatan pada sesi latihan belum tentu menjamin hasil maksimal ketika race berlangsung karena balapan membutuhkan strategi, pengelolaan emosi, serta kemampuan membaca situasi lintasan.

Namun demikian, tidak terdapat rujukan resmi dalam transkrip mengenai waktu maupun forum penyampaian pernyataan tersebut sehingga informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Baca Juga: Hasil Moto3 Ceko 2026: Feda Ega Pratama Bangkit dari Posisi 20 ke Lima Besar, Hakim Danish Raih Kemenangan

Honda Team Asia Disebut Melihat Potensi Besar

Di bagian akhir video, manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, juga disebut memberikan apresiasi terhadap perkembangan Veda Ega Pratama.

Narasi video menyebut Aoyama menganggap kemampuan Veda memperbaiki posisi selama balapan sebagai bukti kedewasaan seorang rookie di kelas Moto3.

Penampilan tersebut dinilai memperlihatkan potensi jangka panjang yang dimiliki pembalap Indonesia tersebut untuk berkembang di level Kejuaraan Dunia Moto3.

Baca Juga: Hasil Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Tembus P5 dari P20, Hakim Danish Juara, Klasemen Ketat Jelang Moto3 Belanda

Terlepas dari berbagai opini yang berkembang dalam video, hasil Moto3 Brno 2026 kembali menunjukkan bahwa konsistensi sepanjang akhir pekan balapan menjadi faktor utama dalam meraih hasil maksimal. Tidak hanya kecepatan saat latihan bebas, tetapi juga strategi, pengelolaan ban, dan ketahanan mental menjadi penentu performa pembalap ketika lampu start padam hingga bendera finis dikibarkan.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Hakim Danish #Moto3 Brno 2026 #Dani Pedrosa