JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Hasil Moto3 Mugello 2026 menghadirkan persaingan sengit sejak lampu start hingga garis finis. Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil menuntaskan balapan di posisi kedelapan, sementara rivalnya dari Malaysia, Hakim Danish, sukses mengamankan podium ketiga sekaligus podium perdana musim ini.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, berlangsung ketat dengan jarak antarpembalap yang sangat rapat. Hasil Moto3 Mugello 2026 juga menjadi sorotan karena duel menarik antara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish yang beberapa kali terlibat persaingan langsung di kelompok terdepan.
Meski memulai balapan dari posisi ke-12, Veda Ega Pratama mampu menunjukkan performa impresif. Pembalap muda Indonesia itu tampil tenang dan menerapkan strategi menghemat ban sebelum meningkatkan kecepatannya pada paruh kedua balapan.
Veda Ega Pratama Bangkit dari Posisi Start ke-12
Sejak awal lomba, para pembalap langsung terlibat pertarungan ketat memperebutkan posisi depan. Cuaca panas di Mugello membuat kondisi lintasan semakin menantang sehingga manajemen ban menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.
Veda memilih tidak memaksakan ritme pada lap-lap awal. Ia sempat terlihat melambat untuk menjaga performa ban agar tetap optimal hingga lap terakhir. Strategi tersebut terbukti efektif ketika memasuki pertengahan balapan.
Dengan kondisi ban yang masih kompetitif, Veda mulai meningkatkan kecepatannya. Ia berhasil merangsek ke kelompok lima besar dan mendekati Hakim Danish yang saat itu berada di posisi keempat.
Persaingan kedua pembalap Asia Tenggara tersebut menjadi salah satu duel yang paling menarik sepanjang balapan. Keduanya beberapa kali saling menyalip dalam perebutan posisi di grup depan.
Hakim Danish Amankan Podium Perdana Moto3 2026
Sementara itu, Hakim Danish yang memulai balapan dari pole position mampu mempertahankan daya saingnya hingga lap-lap akhir. Meski mendapat tekanan dari sejumlah rival, pembalap Malaysia tersebut tetap konsisten berada di rombongan terdepan.
Memasuki lap terakhir, persaingan memperebutkan podium semakin memanas. Selisih waktu antarpembalap sangat tipis sehingga kesalahan sekecil apa pun dapat membuat posisi langsung melorot.
Hakim akhirnya berhasil mempertahankan posisinya di tiga besar dan mengamankan podium ketiga. Hasil tersebut menjadi podium pertamanya pada musim Moto3 2026 sekaligus menjadi pencapaian penting dalam kariernya.
Brian Uri Juara, KTM Masih Mendominasi
Balapan Moto3 Mugello 2026 akhirnya dimenangkan oleh pembalap KTM, Brian Uri. Ia tampil konsisten sepanjang lomba dan sukses menjadi yang tercepat saat menyentuh garis finis.
Posisi kedua ditempati oleh Alfaro Carpe, sedangkan Hakim Danish melengkapi podium di posisi ketiga. Dominasi KTM kembali terlihat pada seri ini dengan keberhasilan salah satu pembalapnya meraih kemenangan.
Di sisi lain, Veda Ega Pratama harus puas mengakhiri balapan di posisi kedelapan. Meski gagal menembus podium, hasil tersebut tetap menjadi tambahan poin penting dalam persaingan klasemen sementara.
Posisi Veda di Klasemen Masih Kompetitif
Finis di urutan kedelapan membuat Veda Ega Pratama tetap menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen Moto3 2026. Pembalap Indonesia itu kini masih menempati posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 66 poin.
Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi Veda sepanjang musim. Meski menghadapi persaingan yang semakin ketat dari para pembalap Eropa maupun Asia, ia masih mampu mengumpulkan poin secara rutin.
Performa Veda juga memperlihatkan kematangannya dalam menyusun strategi balapan. Keputusan menghemat ban sejak awal menjadi salah satu faktor yang membantunya bertahan di kelompok depan hingga akhir lomba.
Seri Mugello menjadi bukti bahwa persaingan Moto3 musim 2026 semakin terbuka. Selisih kemampuan para pembalap sangat tipis sehingga strategi, konsentrasi, dan momentum menjadi penentu hasil akhir.
Para penggemar balap motor Indonesia kini tentu berharap Veda Ega Pratama mampu kembali tampil lebih kompetitif pada seri berikutnya dan kembali bersaing dalam perebutan podium. Dengan posisi klasemen yang masih menjanjikan, peluang pembalap muda Indonesia tersebut untuk terus mengoleksi poin tetap terbuka lebar sepanjang musim Moto3 2026.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari