Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Dipuji Hakim Danish Usai Moto3 Berno, Sikap Sportivitasnya Bikin Haru

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Rabu, 1 Juli 2026 | 15:05 WIB
Veda Ega Pratama dipuji Hakim Danish usai Moto3 Berno. Sikap sportivitas pembalap Indonesia itu membuat sang juara terharu dan menuai pujian. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama dipuji Hakim Danish usai Moto3 Berno. Sikap sportivitas pembalap Indonesia itu membuat sang juara terharu dan menuai pujian. (Youtube. com)

 

JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Veda Ega Pratama dipuji Hakim Danish usai balapan Moto3 Berno. Bukan karena duel sengit di lintasan ataupun hasil finis, melainkan aksi sederhana yang dilakukan pembalap muda Indonesia tersebut setelah balapan berakhir.

Momen ketika Veda Ega Pratama dipuji Hakim Danish langsung menjadi perbincangan di kalangan pecinta balap. Tindakan Veda yang menghampiri rivalnya untuk mengucapkan selamat dinilai mencerminkan sportivitas dan karakter yang patut diapresiasi.

Di tengah ketatnya persaingan Moto3 musim 2026, kisah Veda Ega Pratama dipuji Hakim Danish menjadi warna berbeda. Sorotan tidak lagi hanya tertuju pada kecepatan di lintasan, tetapi juga nilai-nilai sportivitas, rasa hormat, dan akhlak yang ditunjukkan seorang atlet di panggung internasional.

Baca Juga: Klasemen Moto3 2026 Berubah Usai DNF Veda Ega Pratama di Assen, Hakim Danish Salip Pembalap Indonesia

Balapan Moto3 Berno Berlangsung Ketat

Moto3 Berno menghadirkan persaingan sengit sejak lap awal. Sejumlah pembalap saling berebut posisi di barisan depan dengan aksi saling salip yang membuat jalannya lomba berlangsung menarik hingga garis finis.

Hakim Danish tampil konsisten sepanjang balapan. Pembalap muda asal Malaysia itu mampu menjaga ritme, menghindari kesalahan, dan memanfaatkan setiap peluang untuk mempertahankan posisi terdepan.

Usahanya berbuah manis ketika bendera finis dikibarkan. Hakim Danish berhasil keluar sebagai pemenang sekaligus meraih kemenangan penting yang disambut meriah oleh tim dan para pendukungnya.

Baca Juga: Feda Ega Pratama vs Hakim Danish, Siapa Pembalap Moto3 dengan Penghasilan Lebih Besar? Ini Perbandingan Gaji dan Sponsor Keduanya

Sementara itu, Veda Ega Pratama harus menjalani balapan yang tidak mudah. Pembalap Honda Team Asia tersebut menghadapi tekanan besar karena ketatnya persaingan di kelompok depan.

Meski demikian, Veda tetap mampu menunjukkan daya juang hingga akhirnya mengakhiri balapan di posisi kelima. Hasil tersebut menjadi tambahan poin penting sekaligus menunjukkan konsistensinya bersaing di level dunia.

Momen Sederhana yang Menyentuh Hati

Cerita paling menarik justru terjadi setelah balapan usai. Saat para pembalap kembali menuju area parc fermé, kamera menangkap momen ketika Veda Ega Pratama menghampiri Hakim Danish.

Baca Juga: Hasil Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Finis P5 dari P20, Hakim Danish Juara, Klasemen Moto3 Makin Ketat

Tidak ada selebrasi berlebihan ataupun aksi yang dibuat untuk menarik perhatian. Veda hanya memberikan tepukan dan mengucapkan selamat kepada Hakim atas kemenangan yang baru saja diraih.

Gestur sederhana tersebut ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi sang juara. Dalam sesi wawancara seusai balapan, Hakim Danish secara terbuka mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Veda.

Menurut Hakim, hanya Veda Ega Pratama yang datang secara langsung untuk memberikan ucapan selamat. Pengakuan itu langsung menjadi sorotan karena menunjukkan hubungan yang penuh rasa hormat di tengah kerasnya persaingan Moto3.

Baca Juga: Hakim Danish Juara Moto3, Tapi Aksi Cari Feda Ega Pratama Usai Finis Jadi Sorotan, Bos KTM Sampai Bandingkan dengan Pedro Acosta

Hakim Danish Kagum dengan Karakter Veda

Hakim mengaku sangat menghargai tindakan pembalap Indonesia tersebut. Baginya, sikap Veda memperlihatkan karakter yang luar biasa sebagai seorang atlet profesional.

Apalagi, Veda sendiri baru saja menyelesaikan balapan yang menguras tenaga dan emosi. Dalam situasi seperti itu, sebagian besar pembalap biasanya lebih memilih kembali ke tim untuk melakukan evaluasi atau mempersiapkan seri berikutnya.

Namun Veda memilih mendatangi rivalnya lebih dahulu untuk memberikan apresiasi atas kemenangan yang diraih. Sikap itulah yang membuat Hakim merasa tersentuh.

Baca Juga: Hasil Moto3 Ceko 2026: Hakim Danish Juara, Feda Ega Pratama Start Posisi 20 dan Finis Lima Besar

Sportivitas seperti ini dinilai menjadi salah satu nilai penting dalam dunia olahraga. Tidak hanya mampu menerima hasil balapan, tetapi juga menghargai keberhasilan lawan yang tampil lebih baik pada hari tersebut.

Tuai Pujian dari Penggemar

Pernyataan Hakim Danish langsung mendapat respons positif dari para penggemar di media sosial. Banyak warganet menilai Veda bukan hanya memiliki kemampuan balap yang menjanjikan, tetapi juga karakter yang patut menjadi teladan.

Sejumlah penggemar bahkan menyebut tindakan Veda lebih berkesan dibandingkan selebrasi kemenangan itu sendiri. Menurut mereka, penghormatan tulus dari seorang rival merupakan sesuatu yang tidak bisa dibuat-buat.

Baca Juga: Hasil Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Finis P5 dari P20, Hakim Danish Juara, Klasemen Moto3 Makin Ketat

Bukan kali pertama Veda memperoleh pujian terkait kepribadiannya. Selama berkarier di paddock internasional, pembalap muda Indonesia tersebut dikenal sebagai sosok yang ramah, rendah hati, dan mudah bergaul dengan tim, mekanik, media, maupun sesama pembalap.

Karakter positif seperti itu menjadi modal penting dalam perjalanan karier seorang atlet. Dunia balap tidak hanya menguji kemampuan mengendalikan motor, tetapi juga profesionalisme, rasa hormat, dan cara membawa nama bangsa di pentas internasional.

Moto3 Berno pun meninggalkan pelajaran berharga. Di balik persaingan ketat dan ambisi meraih kemenangan, masih ada ruang bagi sportivitas dan penghargaan kepada sesama pembalap. Sikap yang ditunjukkan Veda Ega Pratama membuktikan bahwa menjadi pembalap hebat bukan hanya soal menjadi yang tercepat, tetapi juga tentang menjaga akhlak dan menghormati lawan di setiap kesempatan.

 

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Hakim Danish #Moto3 Berno #Sportivitas Veda Ega Pratama