Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 4 Moto3 2026 Usai Rival Didiskualifikasi, Persiapannya Bikin Kagum

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Rabu, 1 Juli 2026 | 15:15 WIB
Veda Ega Pratama naik ke peringkat 4 Moto3 2026 usai Brian Uriarte didiskualifikasi. Persiapan ekstrem jelang Moto3 Hungaria jadi sorotan. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama naik ke peringkat 4 Moto3 2026 usai Brian Uriarte didiskualifikasi. Persiapan ekstrem jelang Moto3 Hungaria jadi sorotan. (Youtube. com)

JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COMVeda Ega Pratama mendapat kabar menggembirakan jelang Moto3 Hungaria 2026. Pembalap muda Indonesia itu resmi naik ke posisi keempat klasemen sementara Moto3 2026 setelah rival utamanya, Brian Uriarte, dijatuhi sanksi diskualifikasi dari hasil Grand Prix Catalunya.

Keputusan tersebut menjadi angin segar bagi Veda Ega Pratama yang kini semakin dekat dengan persaingan papan atas klasemen dunia. Selain mendongkrak perolehan poin, hasil ini juga membuat pembalap Honda Team Asia kembali menyandang status rookie terbaik musim 2026.

Diskualifikasi Brian Uriarte menjadi salah satu kabar terbesar di Moto3 2026. Sanksi tersebut dijatuhkan setelah motor pembalap Red Bull KTM Ajo itu terbukti menggunakan pelumas yang tidak sesuai regulasi teknis yang berlaku di kejuaraan dunia.

Baca Juga: Klasemen Rookie of the Year Moto3 2026 Makin Panas! Feda Ega Pratama Hanya Berjarak 1 Poin dari Brian Uriarte, Warganet Ramai Bahas Peluang Juara

Diskualifikasi Brian Uriarte Ubah Peta Klasemen

Berdasarkan prosedur teknis, pengawas balapan melakukan pengambilan sampel pelumas secara acak terhadap sejumlah motor peserta. Motor milik Uriarte termasuk yang diperiksa dan hasil uji laboratorium menunjukkan adanya penggunaan pelumas yang tidak berasal dari pemasok resmi kejuaraan.

Sesuai regulasi Moto3, seluruh tim diwajibkan menggunakan pelumas dari pemasok tunggal yang telah ditetapkan penyelenggara. Setelah hasil sampel pertama dinyatakan tidak sesuai aturan, Uriarte meminta pengujian terhadap sampel kedua.

Namun hasil pemeriksaan lanjutan justru menguatkan temuan awal. Pengawas balapan akhirnya memutuskan mendiskualifikasi seluruh hasil Uriarte di GP Catalunya 2026, termasuk pencapaiannya saat kualifikasi maupun balapan utama.

Baca Juga: Nasib Podium Brian Uriarte Jadi Sorotan, Insiden dengan Feda Ega Pratama Picu Perdebatan Panas di Moto3

Padahal saat itu pembalap asal Spanyol tersebut tampil impresif dengan mengamankan posisi start ketiga dan finis di urutan keempat. Seluruh hasil tersebut kini resmi dianulir.

Veda Ega Pratama Panen Keuntungan

Keputusan tersebut langsung berdampak pada klasemen Moto3 2026. Veda Ega Pratama yang sebelumnya finis di posisi kedelapan GP Catalunya naik ke urutan ketujuh dan memperoleh tambahan satu poin.

Sebaliknya, Brian Uriarte kehilangan 13 poin akibat hasil balapannya dibatalkan. Perubahan tersebut membuat klasemen mengalami pergeseran signifikan.

Kini Veda mengoleksi 67 poin dan menempati posisi keempat dunia. Sementara Uriarte turun drastis ke peringkat kedelapan dengan 54 poin.

Baca Juga: Nasib Podium Brian Uriarte Jadi Sorotan, Insiden dengan Feda Ega Pratama Picu Perdebatan Panas di Moto3

Tak hanya itu, pembalap muda asal Indonesia tersebut juga kembali memimpin klasemen rookie Moto3 2026 setelah sebelumnya sempat digeser oleh Uriarte.

Hasil ini menjadi modal berharga bagi Veda menjelang seri berikutnya di Sirkuit Balaton Park, Hungaria.

Persiapan Maksimal Menuju Moto3 Hungaria

Meski mendapat keuntungan dari perubahan klasemen, Veda tidak ingin terlena. Pembalap binaan Astra Honda itu justru meningkatkan intensitas latihan demi menghadapi tantangan baru di Balaton Park.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Ceko 2026 Lengkap: Feda Ega Pratama Buru Puncak Klasemen Rookie, Brian Uriarte Unggul Tipis Satu Poin

Sirkuit Hungaria tersebut merupakan lintasan yang belum pernah dijajalnya secara langsung. Karena itu, hampir seluruh waktunya diisi dengan program latihan fisik dan adaptasi.

Pada siang hari, Veda rutin menjalani latihan bersepeda dengan intensitas tinggi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Rekan-rekannya bahkan disebut kewalahan mengikuti ritme latihan yang dijalani pembalap berusia muda tersebut.

Menurut anggota tim, Veda mampu mempertahankan kecepatan tinggi dalam jarak yang panjang tanpa banyak beristirahat. Kondisi itu menunjukkan kesiapan fisiknya menghadapi balapan yang diprediksi berlangsung ketat.

Baca Juga: Diskualifikasi Mengejutkan Brian Uriarte Gegerkan Moto 3 2026! Feda Ega Pratama Ikut Terdongkrak, Klasemen Berubah Drastis Usai Skandal Oli Ilegal di Katalunya

Belajar Sirkuit Lewat Simulator dan PS5

Keseriusan Veda tidak berhenti pada latihan fisik. Setiap malam, ia memanfaatkan simulator dan permainan balap di PS5 untuk mempelajari karakter Balaton Park.

Mulai dari titik pengereman, racing line, hingga setiap tikungan dipelajari berulang kali agar lebih siap saat turun di lintasan sebenarnya.

Dalam sebuah wawancara, Veda mengaku sudah beberapa kali mencoba lintasan Balaton Park melalui permainan balap sejak musim lalu. Meski belum memiliki pengalaman balapan langsung di sana, ia berharap proses adaptasinya bisa berlangsung cepat.

Baca Juga: Nasib Podium Brian Uriarte Jadi Sorotan, Insiden dengan Feda Ega Pratama Picu Perdebatan Panas di Moto3

Pendekatan tersebut mendapat apresiasi dari banyak pihak di lingkungan Honda. Mereka melihat Veda sebagai pembalap muda yang tidak hanya mengandalkan bakat, tetapi juga disiplin dan kemauan belajar yang tinggi.

Dedikasi Veda Tuai Pujian

Kerja keras Veda Ega Pratama juga menarik perhatian seorang wartawan Dorna yang mengikuti aktivitasnya menjelang Moto3 Hungaria.

Menurut cerita dalam wawancara tersebut, sang jurnalis dibuat kagum melihat keseharian Veda. Pagi hingga sore diisi latihan fisik dan evaluasi data, sedangkan malam hari dimanfaatkan untuk mempelajari lintasan melalui simulator.

Dedikasi itu dinilai menjadi cerminan karakter pembalap yang terus ingin berkembang. Tidak ada janji berlebihan maupun sikap cepat puas. Veda hanya ingin datang ke Hungaria dengan persiapan terbaik.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Ceko 2026 Lengkap: Feda Ega Pratama Buru Puncak Klasemen Rookie, Brian Uriarte Unggul Tipis Satu Poin

Dengan status baru sebagai penghuni peringkat keempat klasemen Moto3 2026 sekaligus rookie terbaik sementara, harapan publik Indonesia kini semakin besar. Balapan di Balaton Park akan menjadi kesempatan bagi Veda Ega Pratama untuk membuktikan bahwa kenaikan posisinya bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras dan persiapan matang yang telah ia lakukan.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Klasemen Moto3 2026 #Moto3 Hungaria #Brian Uriarte