Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Start Ketujuh di Moto3 Belanda 2026, Kualifikasi Diwarnai Insiden dengan Rival

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Rabu, 1 Juli 2026 | 15:35 WIB
Veda Ega Pratama start ketujuh di Moto3 Belanda 2026 usai flying lap terganggu. Simak kronologi insiden, hasil kualifikasi, dan peluangnya di race. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama start ketujuh di Moto3 Belanda 2026 usai flying lap terganggu. Simak kronologi insiden, hasil kualifikasi, dan peluangnya di race. (Youtube. com)

 

JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COMVeda Ega Pratama harus memulai balapan Moto3 Belanda 2026 dari posisi ketujuh setelah sesi kualifikasi di Sirkuit Assen diwarnai insiden yang melibatkan dua rivalnya, Alvaro Carpe dan Brian Uriarte. Momen tersebut menjadi sorotan karena terjadi saat pembalap muda Indonesia itu sedang berupaya mencatatkan waktu terbaik pada flying lap terakhir.

Hasil kualifikasi Veda Ega Pratama menjadi perbincangan di kalangan pecinta Moto3. Banyak yang menilai pembalap Honda Team Asia itu kehilangan peluang merebut posisi start di barisan depan setelah harus menghindari dua motor yang melambat di jalur ideal balapan.

Meski demikian, hingga kini tidak ada keputusan resmi dari pengawas balapan yang menyatakan adanya pelanggaran. Insiden tersebut masih dikategorikan sebagai bagian dari perebutan slipstream yang kerap terjadi dalam sesi kualifikasi Moto3.

Baca Juga: Klasemen Rookie of the Year Moto3 2026 Makin Panas! Feda Ega Pratama Hanya Berjarak 1 Poin dari Brian Uriarte, Warganet Ramai Bahas Peluang Juara

Flying Lap Veda Terganggu di Tikungan Krusial

Memasuki menit-menit akhir sesi kualifikasi, Veda Ega Pratama tampil menjanjikan. Catatan waktunya terus membaik di setiap sektor dan membuka peluang besar untuk menembus tiga besar grid start.

Namun situasi berubah ketika memasuki salah satu tikungan penting di Sirkuit Assen. Di depan Veda, Alvaro Carpe dan Brian Uriarte terlihat memperlambat laju motor untuk mencari momentum slipstream.

Akibatnya, jalur balap ideal yang akan dilewati Veda tertutup. Pembalap asal Gunungkidul itu pun terpaksa membatalkan upaya mempertajam catatan waktunya demi menghindari tabrakan.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Cuma Terpaut 1 Poin dari Brian Uriarte, Klasemen Rookie of the Year Moto3 2026 Memanas! Warganet Ramai Bahas Peluang Juara

Manuver penyelamatan yang dilakukan Veda berlangsung dalam waktu sangat singkat. Ia mengarahkan motor ke sisi lintasan hingga nyaris melewati batas trek agar tidak menghantam motor di depannya.

Refleks Cepat Hindarkan Kecelakaan

Aksi menghindar tersebut mendapat perhatian karena menunjukkan refleks cepat Veda dalam situasi berbahaya.

Motor sempat kehilangan kestabilan akibat perubahan arah secara mendadak. Namun Veda mampu mengendalikan kendaraan dan kembali ke lintasan tanpa terjatuh.

Kemampuan menjaga keseimbangan motor di kecepatan tinggi dinilai menjadi salah satu faktor yang menyelamatkan pembalap Indonesia itu dari potensi kecelakaan.

Baca Juga: Klasemen Rookie of the Year Moto3 2026 Bikin Heboh, Feda Ega Pratama Tempel Brian Uriarte! Warganet Ramai Soroti Performa Honda Team Asia

Insiden tersebut juga membuat peluang Veda memperbaiki waktu terbaiknya sirna sehingga ia harus puas menempati posisi ketujuh saat start balapan utama.

Pole Position Direbut Maximo Quiles

Sementara Veda memulai balapan dari urutan ketujuh, pole position berhasil diamankan Maximo Quiles yang tampil paling cepat sepanjang sesi kualifikasi.

Posisi start di barisan depan menjadi keuntungan besar mengingat karakter Sirkuit Assen yang terkenal cepat dengan tikungan mengalir sehingga posisi awal sangat berpengaruh terhadap jalannya balapan.

Meski demikian, posisi ketujuh masih memberi peluang bagi Veda untuk bersaing memperebutkan podium apabila mampu melakukan start yang baik dan menjaga ritme balap sejak lap awal.

Baca Juga: Brian Uriarte Terancam Kehilangan Podium Usai Insiden dengan Feda Ega Pratama, Steward Moto3 Disebut Kaji Sanksi Berat

Rumor Sengaja Dihambat Belum Terbukti

Seusai kualifikasi, media sosial diramaikan berbagai spekulasi yang menyebut Veda sengaja dihambat oleh rival-rivalnya.

Rumor tersebut muncul karena Alvaro Carpe dan Brian Uriarte berada tepat di depan Veda saat flying lap penentuan. Sebagian penggemar menduga ada unsur intentional blocking yang mengganggu usaha pembalap Indonesia tersebut.

Namun hingga kini belum ada bukti resmi yang mendukung dugaan tersebut. Pihak FIM maupun steward MotoGP juga belum mengeluarkan keputusan atau sanksi terhadap pembalap mana pun terkait insiden itu.

Baca Juga: Brian Uriarte Moto 3 Catalunya 2026: Diskualifikasi Oli Ilegal Guncang Klasemen, Feda Ega Pratama Naik ke 4 Besar Dunia

Karena itu, dugaan adanya strategi menghambat Veda masih sebatas spekulasi yang berkembang di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Peluang Veda Masih Terbuka

Meski gagal mengamankan posisi start terbaik, peluang Veda Ega Pratama untuk meraih hasil maksimal masih terbuka lebar.

Sirkuit Assen dikenal sebagai lintasan yang menyediakan banyak peluang menyalip apabila pembalap mampu menjaga performa ban dan konsisten sepanjang balapan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Brian Uriarte Tertekan? Pengakuan Emosional Rival Moto3 Ini Jadi Sorotan Jelang Perebutan Gelar Rookie of the Year

Selain itu, kecepatan Veda pada sektor-sektor awal selama sesi latihan dan kualifikasi menunjukkan bahwa ia memiliki modal untuk bersaing dengan kelompok terdepan.

Balapan Moto3 Belanda 2026 pun diprediksi berlangsung sengit. Start dari posisi ketujuh memang bukan kondisi ideal, tetapi Veda masih memiliki kesempatan membuktikan kemampuannya di lintasan sekaligus mengamankan poin penting dalam persaingan klasemen musim ini.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Veda Ega Pratama #Alvaro Carpe #Brian Uriarte #Moto3 Belanda 2026 #Kualifikasi Moto3 Assen