JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Klasemen Moto3 2026 mengalami perubahan signifikan setelah pembalap Spanyol Brian Uriarte dijatuhi hukuman diskualifikasi dari seluruh rangkaian balapan Catalunya. Keputusan tersebut membuat seluruh hasil yang diraih Uriarte pada akhir pekan tersebut dibatalkan sehingga memengaruhi peta persaingan perebutan gelar musim ini.
Dampak terbesar dari perubahan klasemen Moto3 2026 dirasakan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Berkat penghapusan hasil Brian Uriarte di Catalunya, Veda kini naik ke posisi keempat klasemen sementara dan semakin dekat dengan barisan terdepan.
Perubahan klasemen Moto3 2026 ini juga menjadi angin segar bagi peluang Veda Ega Pratama untuk terus bersaing memperebutkan gelar. Dengan musim yang masih menyisakan beberapa seri, kesempatan menambah poin tetap terbuka lebar apabila mampu menjaga konsistensi di setiap balapan.
Brian Uriarte Didiskualifikasi dari Catalunya
Dalam narasi yang disampaikan pada video YouTube tersebut, Brian Uriarte dinyatakan didiskualifikasi dari seluruh event Catalunya karena pelanggaran spesifikasi oli yang digunakan pada motornya. Akibat sanksi tersebut, seluruh hasil balapan yang diperoleh Uriarte di seri itu resmi dibatalkan.
Keputusan tersebut langsung berdampak pada klasemen pembalap. Sejumlah rider memperoleh kenaikan posisi, termasuk Veda Ega Pratama yang kini masuk empat besar.
Diskualifikasi ini sekaligus menjadi salah satu momen penting dalam persaingan Moto3 musim 2026 karena setiap poin sangat menentukan peluang menuju gelar juara dunia.
Veda Ega Pratama Tembus Empat Besar
Berdasarkan klasemen terbaru yang dipaparkan dalam video, Maximo Quiles masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 145 poin.
Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe yang mengumpulkan 93 poin, disusul Adrian Fernandez di peringkat ketiga dengan 90 poin.
Sementara itu, Veda Ega Pratama kini naik ke posisi keempat dengan torehan 67 poin. Di belakangnya terdapat Marco Morelli yang mengoleksi 62 poin atau hanya terpaut lima angka dari pembalap Indonesia tersebut.
Selisih poin yang masih cukup dekat membuat persaingan menuju posisi tiga besar diprediksi semakin ketat pada seri-seri berikutnya.
Peluang Mengejar Tiga Besar Masih Terbuka
Meski masih tertinggal dari para pembalap di atasnya, peluang Veda untuk memperbaiki posisi dinilai masih sangat terbuka. Kalender Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah balapan yang memungkinkan terjadinya perubahan klasemen.
Konsistensi menjadi faktor utama yang harus dijaga pembalap binaan Astra Honda tersebut. Tambahan poin secara rutin di setiap seri akan menjadi modal penting untuk terus mendekati para rivalnya.
Seri berikutnya di Hungaria juga dipandang sebagai kesempatan bagi Veda untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya dan memangkas selisih poin dengan para pesaing.
Dukungan Penggemar Mengalir
Perubahan posisi Veda Ega Pratama disambut antusias oleh para penggemar Moto3 Indonesia. Beragam komentar positif bermunculan setelah klasemen terbaru diumumkan.
Sebagian besar pendukung berharap Veda mampu mempertahankan tren positif dan bahkan menembus posisi dua besar sebelum musim berakhir. Ada pula yang optimistis peluang meraih podium di seri Hungaria masih terbuka lebar apabila performa motor dan pembalap terus meningkat.
Selain itu, sejumlah penggemar menilai tambahan poin yang diperoleh akibat diskualifikasi Brian Uriarte menjadi keuntungan penting dalam persaingan musim ini. Namun mereka tetap berharap Veda mampu meraih poin besar melalui hasil balapan di lintasan, bukan hanya karena perubahan hasil administrasi.
Fokus Menjaga Konsistensi
Masuknya Veda Ega Pratama ke empat besar menjadi modal berharga menghadapi sisa kompetisi Moto3 2026. Meski demikian, tantangan sesungguhnya masih menanti karena persaingan di papan atas berlangsung sangat ketat.
Setiap seri balapan akan menjadi penentu dalam perebutan gelar juara. Oleh karena itu, Veda dituntut mampu tampil konsisten, memaksimalkan peluang finis di posisi depan, dan menghindari kesalahan yang dapat mengurangi perolehan poin.
Dengan posisi baru di klasemen sementara, harapan publik Indonesia terhadap Veda Ega Pratama semakin besar. Apabila mampu menjaga performa hingga akhir musim, peluang mencatatkan prestasi terbaik di ajang Moto3 2026 tetap terbuka.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari