Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Sempat Pimpin Balapan, Kenapa Bisa Crash dan Gagal Finis di Assen?

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:40 WIB
Veda Ega Pratama sempat memimpin balapan Moto3 Assen sebelum crash dan gagal finis. Simak kronologi lengkap serta dugaan penyebab insidennya. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama sempat memimpin balapan Moto3 Assen sebelum crash dan gagal finis. Simak kronologi lengkap serta dugaan penyebab insidennya. (Youtube. com)

 

JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COMVeda Ega Pratama sempat memberikan harapan besar bagi pecinta balap Indonesia setelah berhasil memimpin jalannya balapan Moto3 di Sirkuit Assen. Sayangnya, performa impresif pembalap muda Tanah Air itu berakhir dengan insiden yang membuatnya mengalami crash dan gagal menyentuh garis finis.

Penampilan Veda Ega Pratama sepanjang balapan sebenarnya menunjukkan potensi besar untuk bersaing di level teratas Moto3. Bahkan, sebelum mengalami kendala, pembalap asal Gunungkidul itu mampu menyalip sejumlah rival hingga mengambil alih posisi pertama.

Namun, balapan berubah drastis ketika performa motornya mulai menurun pada pertengahan lomba. Di saat bersamaan, muncul dugaan adanya kontak dengan pembalap lain yang hingga kini masih menjadi pembahasan di kalangan penggemar. Meski demikian, belum ada keputusan resmi dari Steward mengenai penyebab pasti insiden tersebut.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bersinar di Moto3 Ceko 2026, Comeback dari Posisi 20 Jadi Sorotan Penggemar

Awal Balapan Berjalan Sesuai Rencana

Veda memulai balapan dari posisi ketujuh. Sejak lampu start padam, persaingan berlangsung sangat ketat dengan rombongan pembalap yang saling berdekatan memasuki tikungan pertama.

Sempat kehilangan beberapa posisi tidak membuat Veda panik. Ia memilih menjaga ritme balapan dan menghindari risiko yang tidak perlu sambil menunggu peluang melakukan serangan.

Strategi tersebut terbukti efektif. Memasuki lap-lap awal, Veda mulai memanfaatkan duel antarpembalap di depannya untuk memperbaiki posisi secara bertahap.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Jerman 2026: Race, Kualifikasi, Klasemen Terbaru dan Peluang Veda Ega Pratama di Sachsenring

Berkat pengereman yang presisi dan akselerasi yang bersih saat keluar tikungan, pembalap Indonesia itu berhasil menembus tiga besar hanya dalam beberapa putaran.

Sempat Memimpin Jalannya Balapan

Momentum terbaik Veda datang pada lap kelima. Ia sukses melakukan manuver bersih untuk mengambil alih posisi terdepan dari para rivalnya.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Veda mampu bersaing dengan para pembalap unggulan Moto3. Selama beberapa lap, ia memimpin balapan dengan racing line yang rapi dan kecepatan yang konsisten.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Jerman 2026: Race, Kualifikasi, Klasemen Terbaru dan Peluang Veda Ega Pratama di Sachsenring

Posisi itu juga memunculkan optimisme besar dari para pendukung Indonesia yang mulai melihat peluang podium, bahkan kemenangan, terbuka lebar.

Kepercayaan diri Veda terlihat saat mampu mempertahankan tekanan dari kelompok pembalap di belakangnya.

Kendala Teknis Mulai Mengubah Jalannya Balapan

Situasi berubah ketika balapan memasuki lap ketujuh. Motor Veda mulai kehilangan performa sehingga kecepatannya tidak lagi sekonsisten sebelumnya.

Baca Juga: Rumor Transfer Veda Ega Pratama ke Aspar Racing Menguat, Performa Heroik di Moto3 Belanda 2026 Bikin Tim KTM Kepincut

Dalam transkrip disebutkan adanya dugaan masalah pada traksi ban belakang yang menyebabkan daya cengkeram berkurang. Akibatnya, akselerasi keluar tikungan menjadi kurang maksimal dan Veda mulai kehilangan waktu di setiap putaran.

Satu per satu pembalap berhasil melewatinya hingga posisinya melorot dari urutan pertama ke posisi sepuluh.

Meski menghadapi kondisi sulit, Veda tetap berusaha mempertahankan ritme balapan dan memberikan perlawanan setiap kali memiliki kesempatan.

Baca Juga: Hasil Lengkap Moto3 Belanda 2026: Maximo Quiles Menang, Veda Ega Pratama Gagal Finis, Simak Klasemen Terbaru

Dugaan Kontak dengan Adrian Fernandez Masih Diselidiki

Di tengah upaya mempertahankan posisi, muncul dugaan adanya kontak antara motor Veda dengan pembalap lain.

Nama Adrian Fernandez menjadi sorotan karena banyak penggemar menduga dirinya terlibat dalam rangkaian insiden sebelum kecelakaan terjadi.

Namun, hingga kini dugaan tersebut belum dapat dipastikan secara resmi. Pihak penyelenggara maupun Steward masih memiliki kewenangan untuk menelaah rekaman balapan serta data teknis sebelum menyimpulkan penyebab insiden.

Karena itu, berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial masih menunggu hasil evaluasi resmi.

Baca Juga: Klasemen Moto3 2026 Berubah Usai DNF Veda Ega Pratama di Assen, Hakim Danish Salip Pembalap Indonesia

Gagal Finis, tetapi Performa Veda Tetap Menuai Apresiasi

Setelah kehilangan kendali, Veda mengalami crash. Ia sempat bangkit dan mencoba melanjutkan balapan meski kondisi motornya sudah mengalami kerusakan.

Usaha tersebut akhirnya tidak membuahkan hasil. Motor yang dikendarainya tidak lagi memungkinkan untuk menyelesaikan lomba sehingga Veda memutuskan masuk ke pit dan dinyatakan gagal finis.

Sementara itu, balapan dimenangkan oleh Maximo Quiles setelah mampu mempertahankan kecepatannya hingga garis akhir.

Baca Juga: Honda Team Asia Beberkan Penyebab Veda Ega Pratama DNF di Moto3 Belanda 2026, Hiroshi Aoyama Soroti Kesalahan dan Target Bangkit di GP Jerman

Walaupun gagal meraih poin, penampilan Veda Ega Pratama tetap mendapat apresiasi. Ia membuktikan mampu bersaing di barisan terdepan, bahkan sempat memimpin balapan melawan para pembalap terbaik Moto3. Pengalaman di Assen diharapkan menjadi modal penting untuk tampil lebih kuat pada seri-seri berikutnya, sekaligus mempertegas bahwa pembalap muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level dunia.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Veda Ega Pratama #Maximo Quiles #Adrian Fernandez #Moto3 Assen #Veda Ega crash