TRENGGALEKN JENGGELEK- Gelaran Grand Prix Brasil 2026 di Sirkuit Goiania menyisakan banyak catatan kritis terkait aspek keselamatan dan manajemen balapan. Pengamat MotoGP, Lucy Wiryono, secara tajam menyoroti kondisi lintasan yang dianggap sangat membahayakan keselamatan pembalap. Tidak hanya soal temuan sinkhole di hari Sabtu, tetapi juga masalah aspal yang mengelupas parah saat hari balapan berlangsung.
Dalam analisisnya, Lucy merasa kecewa dengan strategi komunikasi penyelenggara. Perubahan jumlah putaran (lap) secara mendadak dari 31 lap menjadi 23 lap tanpa pemberitahuan resmi yang jelas kepada seluruh tim menjadi poin utama kritiknya. "Banyak pembalap yang kesal karena mereka tidak diberitahu. Pemotongan jumlah lap secara signifikan tentu mengubah strategi bahan bakar, ban, dan setup elektronik motor," kata Lucy Wiryono.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Susul Prancis ke 16 Besar, Mbappe Masih Pimpin Top Skor
Dampak pada Keselamatan Pembalap Akibat ketidakjelasan informasi ini, banyak pembalap yang harus menanggung risiko fisik di lintasan. Lucy mengutip kesaksian pembalap seperti Alex Marquez dan Alex Rins yang mengalami cedera akibat terkena serpihan batu bitumen dari aspal yang mengelupas. Menurut Lucy, keterbukaan informasi adalah faktor kunci dalam keselamatan pembalap, apalagi sirkuit ini baru kembali digunakan setelah vakum selama 22 tahun.
Lucy juga menyinggung peran Feda Ega Pratama di tengah kekacauan teknis tersebut. Di tengah banyak pembalap yang kesulitan menyesuaikan diri dengan kondisi aspal, Feda mampu menunjukkan konsistensi luar biasa hingga meraih podium. Analisis Lucy ini menjadi pengingat bagi para penggemar bahwa keberhasilan seorang pembalap seperti Feda Ega Pratama tidak hanya ditentukan oleh kecepatan motor, tetapi juga kemampuan mereka bertahan di tengah kondisi ekstrem dan ketidakpastian regulasi selama balapan berlangsung. Ia berharap penyelenggara seri berikutnya dapat belajar dari kekurangan di GP Brasil demi menjaga standar keselamatan dunia.
Baca Juga: Bos Besar Yamaha Ambil Tindakan Tegas, Jorge Martin dan Ai Ogura Siap Gantikan Fabio Quartararo!
Editor : Dinar Ananda Putri