TRENGGALEK NJENGGELEK- Sesi balapan sengit penuh drama baru saja tersaji dalam lanjutan seri ke-10 Moto3 yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda. Pencinta olahraga otomotif tanah air harus menerima kabar kurang mengenakkan terkait performa pembalap muda andalan Indonesia yang membela panji Honda Team Asia. Berdasarkan pembaruan data Veda Ega Pratama Klasemen Moto3 pasca-race akhir pekan ini, posisi pembalap asal Gunung Kidul tersebut di tabel peringkat dunia mengalami guncangan hebat akibat gagal menyelesaikan balapan (did not finish/DNF).
Jalannya balapan di sirkuit legendaris berjuluk The Cathedral of Speed tersebut berjalan luar biasa ketat sejak bendera start dikibarkan. Sayangnya, dewi fortuna sedang tidak menaungi pembalap masa depan Indonesia ini. Ketika para rival utamanya sukses meraup poin penuh di garis finis, catatan performa Veda Ega Pratama Klasemen Moto3 harus mandeg akibat terlibat insiden yang memaksanya menyudahi balapan lebih awal bersama beberapa pembalap top lainnya.
Bagi publik tanah air yang terus mengawal perjuangan talenta lokal di kancah dunia, berikut ulasan lengkap hasil balapan dan dampaknya terhadap posisi peringkat sang rider.
Dominasi Maximo Quiles dan Daftar Pembalap yang Tumbang
Balapan seri ke-10 Moto3 Belanda 2026 yang berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, berhasil dimenangi oleh sang pemuncak klasemen sementara, Maximo Quiles. Pembalap andalan tim CF Moto Gaviota Aspar Team tersebut meraih podium pertama dengan catatan waktu total yang fantastis, yakni 33 menit 51,801 detik. Podium kedua berhasil diamankan oleh rider asal Spanyol, David Almansa, sementara podium ketiga diraih oleh pembalap asal Argentina, Marco Morelli. Di posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh Valentin Perron dan Rico Salmela.
Sirkuit Assen yang terkenal kejam musim ini memakan banyak korban pembalap papan atas. Selain sang garuda muda asal Indonesia, sejumlah pembalap tangguh seperti Marcos Uriarte, Alvaro Carpe, Tatchakorn Buasri (rekan setim di Asia), Cormac Buchanan, hingga Adrian Cru juga dinyatakan gagal menyentuh garis finis akibat terjatuh dan mengalami kendala teknis di atas lintasan aspal yang licin. Kegagalan membawa pulang poin ini menjadi kerugian besar di tengah ketatnya persaingan paruh musim.
Posisi Terbaru di Papan Klasemen Dunia Setelah Seri Assen
Meskipun harus menelan pil pahit gagal finis di Belanda, posisi pembalap bernomor start 9 ini di tabel klasemen dunia secara umum masih berada di jajaran sepuluh besar. Pembalap Indonesia tersebut saat ini menempati peringkat keenam dunia dengan mengoleksi total 82 poin. Namun, posisi ini sudah sangat rawan tergeser karena rival terdekatnya dari Malaysia, Hakim Danish, yang finis di posisi ke-10 pada GP Belanda, kini menguntit ketat di peringkat ketujuh dengan raihan 79 poin.
Sementara itu, posisi puncak klasemen Moto3 Championship 2026 kian kokoh dikuasai oleh Maximo Quiles dengan torehan masif 211 poin. Alvaro Carpe menyusul di peringkat kedua dengan 121 poin, disusul David Almansa di posisi ketiga dengan 109 poin. Posisi keempat diduduki Marco Morelli (102 poin), dan peringkat kelima ditempati Brian Uriarte dengan 99 poin. Di bawah posisi pembalap Indonesia, Valentin Perron mengancam di peringkat kedelapan dengan 79 poin, disusul David Munoz (52 poin) dan Guido Pini (49 poin) di posisi sepuluh besar.
Editor : Dinar Ananda Putri