JAKARTA, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Veda Ega Pratama harus menutup balapan Moto3 Grand Prix Hungaria tanpa tambahan poin setelah finis di posisi ke-16. Meski demikian, hasil balapan ini justru memunculkan perdebatan di kalangan penggemar karena Brian Uriarte tetap mendapatkan poin meski terlibat kecelakaan yang memicu red flag.
Drama Moto3 Hungaria menjadi salah satu sorotan utama akhir pekan ini. Selain penalti yang diterima Veda Ega Pratama, keputusan steward terkait klasifikasi akhir balapan juga memancing banyak pertanyaan. Banyak penggemar menilai keputusan tersebut membingungkan karena hanya Brian Uriarte yang tetap masuk klasemen, sementara dua pembalap lain yang mengalami insiden serupa justru dicoret.
Hasil Moto3 Hungaria tersebut membuat Veda Ega Pratama tetap bertahan di peringkat keenam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026 dengan koleksi 71 poin. Sementara Brian Uriarte unggul satu angka dengan 72 poin berkat tambahan poin yang diperolehnya dari seri Hungaria.
Veda Kehilangan Momentum Akibat Long Lap Penalty
Veda memulai balapan dari baris ketiga dan sempat menunjukkan kecepatan yang kompetitif pada awal lomba. Namun, perjuangannya berubah menjadi lebih berat setelah dinyatakan melanggar batas lintasan.
Steward kemudian memberikan hukuman long lap penalty yang wajib dijalani pembalap Honda Team Asia tersebut. Hukuman itu membuat Veda kehilangan banyak waktu sehingga posisinya merosot hingga urutan ke-19.
Meski demikian, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu tidak menyerah. Ia perlahan memperbaiki ritme balapan dan berusaha mengejar para pesaing di depannya hingga memasuki lap-lap terakhir.
Crash Massal Picu Red Flag
Memasuki penghujung balapan, persaingan semakin sengit. Tiga pembalap, yakni Brian Uriarte, Valentin Perrone, dan David Munoz, terlibat kecelakaan hebat saat sedang bertarung memperebutkan posisi.
Insiden tersebut membuat motor beserta serpihan kecelakaan memenuhi lintasan sehingga dianggap membahayakan pembalap lain.
Steward akhirnya mengibarkan bendera merah atau red flag sebagai tanda balapan dihentikan demi alasan keselamatan.
Karena balapan dihentikan, seluruh posisi pembalap langsung dikunci sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam situasi tersebut, Veda Ega Pratama akhirnya diklasifikasikan finis di posisi ke-16.
Mengapa Brian Uriarte Tetap Mendapatkan Poin?
Keputusan yang paling banyak dipertanyakan adalah mengapa Brian Uriarte tetap memperoleh poin, sedangkan Valentin Perrone dan David Munoz tidak masuk klasifikasi akhir.
Sesuai regulasi FIM, ketika balapan dihentikan akibat red flag, hasil akhir ditentukan berdasarkan lap penuh terakhir yang diselesaikan pemimpin balapan sebelum insiden terjadi. Dalam kasus Moto3 Hungaria, acuan yang digunakan adalah lap ke-19.
Pada lap tersebut, Brian Uriarte masih berada di zona peraih poin sehingga secara posisi ia memenuhi syarat.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Ukir Sejarah di Assen, Bangkit dari Crash hingga Bikin Hiroshi Aoyama Menangis
Namun regulasi tidak berhenti sampai di situ. FIM juga mengatur bahwa pembalap yang mengalami kecelakaan tetap harus mampu membawa motornya kembali ke area pit lane dalam waktu maksimal lima menit setelah red flag dikibarkan agar tetap masuk klasifikasi.
Brian Uriarte berhasil memenuhi syarat tersebut. Setelah terjatuh, ia mampu menyalakan kembali motor KTM miliknya dan mengendarainya menuju pit lane.
Sebaliknya, Valentin Perrone dan David Munoz tidak dapat menghidupkan motor mereka sehingga harus kembali menggunakan bantuan petugas evakuasi. Akibatnya, keduanya tidak memenuhi persyaratan klasifikasi dan dinyatakan tidak memperoleh hasil resmi.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Crash di Assen, Bos Honda Tim Asia Sebut Ada Keuntungan Besar di Balik Insiden
Dampak Terhadap Klasemen Moto3 2026
Hasil Moto3 Hungaria turut memengaruhi persaingan klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3.
Posisi puncak masih ditempati Maximo Quiles dengan koleksi 170 poin, disusul Alvaro Carpe yang mengumpulkan 111 poin.
Sementara itu, Veda Ega Pratama tetap bertahan di posisi keenam dunia dengan 71 poin. Jaraknya hanya terpaut satu poin dari Brian Uriarte yang kini berada di posisi kelima dengan 72 poin.
Meski gagal menambah poin, posisi Veda masih tergolong aman dari kejaran para pesaing di bawahnya. Hasil ini juga menjadi pelajaran penting bagi tim Honda Team Asia untuk mengevaluasi manajemen track limits agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.
Dengan masih banyaknya seri yang tersisa musim ini, peluang Veda Ega Pratama untuk kembali menembus lima besar klasemen dunia Moto3 tetap terbuka lebar apabila mampu tampil lebih konsisten pada balapan berikutnya.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari