TRENGGALEK,TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama kembali menunjukkan performa kompetitif pada sesi latihan Moto3 Sachsenring. Pembalap muda Indonesia itu mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan dengan para rider terbaik dunia dan menjaga peluang untuk mengamankan tiket langsung ke sesi kualifikasi kedua (Q2).
Hasil latihan di Moto3 Sachsenring menjadi sorotan karena lintasan Jerman tersebut dikenal sebagai salah satu sirkuit paling teknis dalam kalender balap Grand Prix. Meski persaingan berlangsung sangat ketat, Feda Ega Pratama mampu mencatatkan waktu putaran yang cukup konsisten dibanding sejumlah rivalnya.
Pada sesi latihan, Feda Ega Pratama terus mempertahankan catatan waktu di kisaran 1 menit 41 detik. Komentator menyoroti konsistensinya yang tetap berada di kelompok pembalap dengan lap time kompetitif, meski kondisi lintasan berubah dan temperatur trek cukup menantang.
Baca Juga: Harga Honda Mobilio Bekas Januari 2026 Mulai Rp106 Jutaan, Simak Daftar Lengkap dan Lokasinya
Feda Ega Pratama Tampil Konsisten
Sejak awal sesi, para pembalap berusaha memanfaatkan waktu untuk mencari setelan motor terbaik sekaligus membukukan catatan waktu maksimal. Feda Ega Pratama memilih menjalani sesi dengan ritme yang stabil dibanding memaksakan satu putaran sangat cepat.
Strategi tersebut membuatnya tetap berada dalam persaingan menuju posisi sepuluh besar. Di beberapa sektor lintasan, pembalap Indonesia itu bahkan mampu mengejar catatan waktu sejumlah rival yang lebih berpengalaman.
Sementara itu, beberapa pembalap lain mengalami kendala kehilangan momentum pada sektor pertama. Hal tersebut membuat mereka gagal mempertajam catatan waktu sehingga posisi klasemen latihan terus berubah hingga menit-menit terakhir.
Persaingan Ketat Menuju Q2
Persaingan di Moto3 memang terkenal sangat rapat. Selisih waktu antarpembalap sering kali hanya beberapa persepuluh detik sehingga perubahan posisi dapat terjadi dalam satu putaran saja.
Dalam sesi latihan kali ini, sejumlah nama seperti Joel Esteban, Joel Kelso, Marco Morelli hingga Jesus Rios turut bersaing memperebutkan posisi terbaik. Beberapa pembalap yang sebelumnya berada di luar sepuluh besar juga berhasil memperbaiki catatan waktunya menjelang akhir sesi.
Situasi tersebut membuat perebutan tiket otomatis menuju Q2 berlangsung semakin sengit. Setiap pembalap harus memanfaatkan kesempatan terakhir untuk mencatatkan lap terbaik agar tidak harus memulai perjuangan dari Q1.
Baca Juga: Honda Mobilio Bekas Dijual Mulai Rp94 Jutaan, Tipe RS hingga Matik Banyak Diburu, Cek Daftarnya
Faktor Cuaca dan Kondisi Ban
Komentator juga menyoroti kemungkinan kondisi ban yang belum mencapai temperatur ideal. Catatan waktu beberapa pembalap terlihat lebih lambat sekitar setengah detik dibandingkan putaran terbaik mereka sebelumnya.
Selain itu, kecepatan puncak yang tidak maksimal turut menjadi perhatian. Kombinasi suhu lintasan, kondisi ban, dan strategi penggunaan ban baru diduga memengaruhi performa sejumlah rider selama latihan berlangsung.
Meski demikian, Feda Ega Pratama tetap mampu menjaga konsistensi dan tidak kehilangan terlalu banyak waktu dibanding para pesaing langsungnya.
Peluang Feda Masih Terbuka
Hasil latihan ini menjadi modal positif bagi Feda Ega Pratama menghadapi sesi kualifikasi. Konsistensi lap time menjadi salah satu aspek penting di Moto3 mengingat persaingan yang sangat ketat dan sering ditentukan oleh selisih waktu yang sangat tipis.
Apabila mampu meningkatkan catatan waktunya beberapa persepuluh detik saja, peluang Feda untuk mengamankan posisi lebih baik di grid start akan semakin besar. Performa yang stabil sepanjang latihan juga menjadi indikasi bahwa setelan motornya sudah berada di arah yang tepat.
Dukungan publik Indonesia pun terus mengalir kepada pembalap muda tersebut agar mampu melanjutkan tren positifnya sepanjang akhir pekan balapan di Sachsenring.
Kini perhatian tertuju pada sesi kualifikasi yang akan menentukan posisi start balapan. Jika mampu mempertahankan konsistensi sekaligus menemukan tambahan kecepatan di sektor-sektor krusial, Feda Ega Pratama berpeluang memberikan kejutan dan kembali membawa nama Indonesia bersaing di papan atas Moto3.
Baca Juga: Honda Mobilio Bekas CVT 2015 Masih Diburu, MPV 7 Penumpang Ini Cocok untuk Keluarga Muda
Editor : Fadhilah Salsa Bella