Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Diisukan Naik ke Moto2 Lebih Cepat, Benarkah Honda Siapkan Langkah Besar?

Fadhilah Salsa Bella • Sabtu, 4 Juli 2026 | 15:35 WIB
Feda Ega Pratama dirumorkan naik ke Moto2 lebih cepat bersama Honda Team Asia. Benarkah isu itu? Simak fakta dan perkembangan terbarunya (Pinterest).
Feda Ega Pratama dirumorkan naik ke Moto2 lebih cepat bersama Honda Team Asia. Benarkah isu itu? Simak fakta dan perkembangan terbarunya (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Feda Ega Pratama kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta MotoGP. Kali ini bukan karena hasil balapan, melainkan munculnya rumor yang menyebut pembalap muda Indonesia itu berpeluang naik ke Moto2 lebih cepat bersama Honda Team Asia.

Isu tersebut mencuat di tengah kabar mengenai perubahan regulasi Moto3 serta spekulasi Yamaha akan menjadi pemasok tunggal motor untuk kelas tersebut pada masa mendatang. Kondisi itu memunculkan dugaan bahwa Honda tengah menyusun strategi agar tidak kehilangan Feda Ega Pratama, salah satu pembalap muda yang diproyeksikan menjadi aset masa depan.

Namun demikian, hingga saat ini Feda Ega Pratama, Honda Team Asia maupun pihak penyelenggara belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor promosi tersebut. Informasi yang beredar masih sebatas spekulasi yang berkembang di media sosial dan forum penggemar balap motor.

Rumor Promosi Mencuat di Tengah Isu Regulasi Moto3

Perbincangan mengenai masa depan Feda semakin ramai setelah muncul kabar Yamaha berpotensi menjadi pemasok tunggal motor Moto3 pada era regulasi baru.

Jika perubahan tersebut benar-benar diterapkan, sejumlah pabrikan diperkirakan akan melakukan penyesuaian strategi dalam pembinaan pembalap muda. Honda disebut menjadi salah satu tim yang diyakini ingin mempertahankan talenta terbaiknya sebelum memasuki era baru Moto3.

Dari situ muncul spekulasi bahwa Feda bisa saja dipromosikan lebih cepat ke Moto2 apabila dinilai telah memenuhi seluruh aspek yang dibutuhkan untuk naik kelas.

Baca Juga: Harga Honda Mobilio Bekas Januari 2026 Mulai Rp106 Jutaan, Simak Daftar Lengkap dan Lokasinya

Perkembangan Feda Dinilai Terus Positif

Rumor tersebut tidak lepas dari perkembangan performa Feda dalam beberapa musim terakhir. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu meniti karier melalui Asia Talent Cup, Red Bull Rookies Cup, JuniorGP, hingga akhirnya tampil bersama Honda Team Asia di Moto3.

Sejumlah pengamat menilai peningkatan performanya cukup konsisten. Selain memiliki kecepatan yang terus berkembang, Feda juga dinilai semakin matang dalam membaca jalannya balapan.

Kemampuannya menjaga ritme saat berada di rombongan besar serta tetap tenang ketika menghadapi tekanan menjadi nilai tambah yang penting bagi seorang pembalap muda.

Honda Diperkirakan Tidak Ingin Kehilangan Talenta Indonesia

Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar Honda di dunia. Karena itu, keberadaan pembalap Indonesia di level Grand Prix dinilai memiliki nilai strategis, baik dari sisi olahraga maupun pemasaran.

Spekulasi yang berkembang menyebut Honda ingin menjaga kesinambungan pembinaan Feda agar tetap berada dalam jalur pengembangan mereka.

Meski demikian, promosi menuju Moto2 bukan keputusan sederhana. Selain mempertimbangkan performa di lintasan, Honda juga harus memperhitungkan kesiapan fisik, kemampuan adaptasi, kontrak tim, ketersediaan kursi, hingga dukungan sponsor.

Baca Juga: Honda Mobilio Bekas Dijual Mulai Rp94 Jutaan, Tipe RS hingga Matik Banyak Diburu, Cek Daftarnya

Moto2 Punya Tantangan Berbeda

Moto2 memiliki karakter motor yang jauh berbeda dibanding Moto3. Motor lebih bertenaga, bobot lebih berat, serta membutuhkan teknik pengereman dan kemampuan fisik yang lebih baik.

Tidak sedikit pembalap berbakat yang memerlukan satu hingga dua musim untuk benar-benar beradaptasi di kelas menengah tersebut.

Karena itu, sebagian pengamat menilai promosi terlalu cepat juga memiliki risiko apabila pembalap belum benar-benar siap menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat.

Belum Ada Konfirmasi Resmi

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Feda maupun Honda Team Asia terkait isu promosi tersebut. Seluruh informasi yang beredar masih sebatas rumor yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Yang terpenting saat ini adalah menjaga konsistensi performa di Moto3. Apabila Feda mampu terus berkembang, meraih hasil positif, dan menunjukkan kesiapan secara teknis maupun mental, peluang untuk naik ke Moto2 tentu akan semakin terbuka.

Sebaliknya, apabila Honda memutuskan mempertahankannya lebih lama di Moto3 untuk menambah pengalaman, langkah tersebut juga dinilai sebagai bagian dari proses pembinaan yang lazim dilakukan terhadap pembalap muda.

Dengan demikian, masa depan Feda Ega Pratama masih sepenuhnya bergantung pada evaluasi internal tim serta perkembangan performanya sepanjang musim. Publik pun kini menantikan keputusan resmi yang akan menentukan langkah berikutnya dalam perjalanan karier salah satu talenta terbaik balap motor Indonesia tersebut.

Baca Juga: Honda Mobilio Bekas CVT 2015 Masih Diburu, MPV 7 Penumpang Ini Cocok untuk Keluarga Muda

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#moto3 #Feda Ega Pratama #Honda Team Asia #Moto2 #Yamaha Moto3