TRENGGALEK,TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama terus mematangkan persiapannya menjelang Moto3 Grand Prix Jerman yang akan berlangsung di Sirkuit Sachsenring pada 10-12 Juli 2026. Pembalap muda Indonesia itu dikabarkan menjalani latihan intensif di Sirkuit Alcaraz, Spanyol, sebagai bagian dari program persiapan setelah mengalami akhir pekan yang mengecewakan pada seri sebelumnya di Assen.
Persiapan tersebut menjadi sorotan karena dilakukan hanya beberapa hari setelah Feda gagal meraih hasil maksimal di Belanda. Kini, Feda Ega Pratama berupaya bangkit dengan meningkatkan performa fisik, teknik, sekaligus kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan di GP Jerman.
Latihan di Alcaraz dinilai menjadi langkah penting bagi Feda Ega Pratama untuk memperbaiki berbagai aspek balap, terutama menghadapi karakter Sachsenring yang dikenal teknis dan menuntut konsistensi tinggi. Dengan modal evaluasi dari balapan sebelumnya, harapan publik Indonesia kembali menguat agar pembalap Honda Team Asia tersebut mampu tampil kompetitif.
Fokus Evaluasi Usai Kegagalan di Assen
Akhir pekan di Assen sebenarnya memberikan sinyal positif bagi Feda. Sejak sesi latihan bebas hingga balapan, kecepatannya terus meningkat dan ia mampu bersaing bersama rombongan depan.
Namun peluang meraih poin harus sirna setelah mengalami insiden yang membuat perjuangannya berakhir lebih cepat. Kegagalan tersebut tentu menjadi pukulan bagi pembalap asal Gunungkidul itu maupun seluruh kru Honda Team Asia.
Meski demikian, Feda memilih tidak larut dalam kekecewaan. Ia langsung kembali menjalani program latihan untuk memastikan performanya tetap meningkat menjelang seri berikutnya.
Baca Juga: Feda Ega Pratama Dapat Sponsor Liqui Moly, Jadi Sinyal Besar Karier Rookie Moto3 Indonesia
Latihan di Alcaraz Jadi Bekal Hadapi Sachsenring
Sirkuit Alcaraz dikenal sebagai salah satu lintasan yang sering digunakan pembalap Grand Prix untuk mengasah kemampuan teknik. Karakter lintasan yang memiliki banyak tikungan membuat pembalap dapat melatih pengereman, menjaga racing line, hingga meningkatkan akselerasi saat keluar tikungan.
Program seperti ini sangat penting bagi pembalap Moto3 karena persaingan di kelas tersebut sangat ketat. Selisih waktu antarpembalap sering kali hanya berada dalam hitungan sepersepuluh detik sehingga peningkatan kecil sekalipun dapat memberikan dampak besar terhadap hasil balapan.
Latihan tambahan tersebut diharapkan mampu membantu Feda menemukan ritme terbaik sebelum turun di Sachsenring.
Muncul Sorotan pada Honda Team Asia
Di sela-sela persiapan menuju GP Jerman, perhatian penggemar juga sempat tertuju pada momen ketika pembalap MotoGP, Ai Ogura, terlihat berbincang dengan Hiroshi Aoyama di area paddock.
Aoyama yang merupakan manajer Honda Team Asia sekaligus mantan juara dunia memang memiliki peran penting dalam membina pembalap muda. Meski demikian, hingga kini tidak ada keterangan resmi mengenai isi pembicaraan tersebut maupun kaitannya dengan persiapan tim menghadapi GP Jerman.
Karena belum ada konfirmasi resmi, berbagai asumsi yang berkembang di media sosial masih sebatas spekulasi.
Baca Juga: Video Latihan Feda Ega Pratama Pakai Motor 750 CC Viral, Isyarat Naik Kelas ke Moto2?
Sachsenring Dinilai Cocok dengan Gaya Balap Feda
Sachsenring merupakan salah satu lintasan paling unik dalam kalender MotoGP. Sirkuit ini didominasi tikungan ke kiri dengan ritme cepat yang menuntut pembalap mampu menjaga momentum sepanjang putaran.
Karakter tersebut dianggap cukup sesuai dengan gaya balap Feda yang dikenal agresif tetapi tetap mampu menjaga kontrol motor ketika sudah menemukan ritme terbaiknya.
Apabila sejak sesi latihan bebas Honda Team Asia mampu menemukan setelan motor yang tepat, peluang Feda bersaing di kelompok depan dinilai semakin terbuka.
Selain kemampuan teknis, modal penting lainnya adalah mental bertanding. Banyak pembalap mampu tampil lebih baik setelah melewati kegagalan besar karena menjadikannya sebagai motivasi untuk bangkit.
Harapan Besar dari Pendukung Indonesia
Perkembangan performa Feda sepanjang musim ini menunjukkan tren positif. Keberaniannya bertarung di grup besar semakin meningkat, begitu pula kemampuannya membaca jalannya balapan.
Meski persaingan Moto3 dipastikan berlangsung sangat ketat, latihan tambahan, evaluasi tim, dan semangat bangkit menjadi modal berharga bagi pembalap Indonesia tersebut.
Publik Tanah Air pun berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan mampu berbuah hasil positif saat Moto3 Grand Prix Jerman dimulai. Namun hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa di lintasan, strategi tim, pemilihan ban, hingga jalannya balapan yang selalu sulit diprediksi.
Dengan bekal latihan intensif di Alcaraz dan evaluasi menyeluruh setelah Assen, Feda Ega Pratama kini membawa optimisme baru untuk kembali mengamankan poin sekaligus melanjutkan perkembangan positifnya bersama Honda Team Asia di ajang Moto3 musim 2026.
Baca Juga: Feda Ega Pratama Dipercaya Serahkan Trofi di Assen, Dorna Mulai Lirik Talenta Indonesia?
Editor : Fadhilah Salsa Bella