Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Podium 2 Moto3 Jerman 2026, Ternyata Kisah Fabio Quartararo Ini Hanya Karangan

Fadhilah Salsa Bella • Senin, 6 Juli 2026 | 12:15 WIB
Feda Ega Pratama disebut finis podium kedua Moto3 Jerman 2026. Namun di akhir video terungkap seluruh cerita dan komentar Fabio Quartararo hanyalah karangan (Pinterest).
Feda Ega Pratama disebut finis podium kedua Moto3 Jerman 2026. Namun di akhir video terungkap seluruh cerita dan komentar Fabio Quartararo hanyalah karangan (Pinterest).

TRENGGALEK,TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan setelah muncul video di YouTube yang mengklaim pembalap muda Indonesia itu finis di posisi kedua pada Moto3 GP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Dalam narasi video tersebut, Feda disebut bangkit usai gagal finis di GP Belanda dan meraih podium ketiganya musim ini.

Video itu juga menyebutkan adanya pernyataan emosional dari Feda Ega Pratama setelah balapan, lengkap dengan komentar dari pembalap MotoGP Fabio Quartararo yang diklaim memberikan pujian sekaligus pesan khusus kepada rider muda Indonesia tersebut.

Namun, di bagian akhir video, narator justru mengungkap fakta mengejutkan. Seluruh cerita mengenai podium Feda Ega Pratama di Moto3 Jerman 2026 beserta kutipan wawancara yang disampaikan sebelumnya ternyata hanyalah cerita fiktif yang sengaja dibuat sebagai edukasi agar masyarakat lebih kritis terhadap informasi yang beredar di media sosial.

Video Mengklaim Feda Ega Pratama Finis Kedua

Dalam narasi awal, Feda diceritakan tampil impresif sepanjang balapan Moto3 GP Jerman. Ia disebut berhasil mempertahankan posisi kedua di belakang Maximo Quiles setelah melewati duel sengit dengan sejumlah pembalap lain seperti Alvaro Carpe, Joel Esteban, David Almansa, Brian Uriarte, hingga Valentin Perrone.

Video tersebut juga menggambarkan bahwa hasil tersebut menjadi momentum kebangkitan Feda setelah mengalami kecelakaan dan gagal finis di GP Belanda.

Tak hanya itu, disebutkan pula bahwa podium di Sachsenring menjadi podium ketiga Feda pada musim 2026 setelah sebelumnya meraih hasil serupa di GP Brasil dan GP Prancis.

Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak GX 2005 Masih Diburu, Ini Kelebihan yang Bikin Harga Bekasnya Tetap Menarik

Disebut Ada Pernyataan Haru dari Feda

Narasi video kemudian menampilkan kutipan panjang yang diklaim berasal dari Feda Ega Pratama. Dalam cerita tersebut, Feda mengaku sangat bahagia bisa bangkit setelah mengalami akhir pekan yang sulit di Assen.

Ia juga disebut menjelaskan bagaimana tim Honda Team Asia melakukan perubahan setelan motor sejak sesi latihan bebas sehingga motor terasa lebih nyaman digunakan di lintasan Sachsenring.

Video itu bahkan menggambarkan strategi balap Feda yang memilih menghemat ban pada awal lomba sebelum meningkatkan ritme pada lap-lap terakhir hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi kedua.

Seluruh cerita tersebut dibuat seolah-olah merupakan hasil wawancara resmi seusai balapan.

Fabio Quartararo Ikut Diceritakan Memberi Pujian

Tidak berhenti sampai di situ, video juga menyebut Fabio Quartararo ikut memberikan komentar mengenai penampilan Feda Ega Pratama.

Dalam narasi tersebut, Quartararo digambarkan mengagumi kemampuan Feda mengelola balapan setelah mengalami insiden di Assen. Pembalap asal Prancis itu bahkan disebut memberikan pesan agar Feda tetap rendah hati meski mulai rutin meraih podium.

Pesan tersebut disusun layaknya wawancara eksklusif dengan berbagai kutipan langsung yang terdengar meyakinkan.

Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak Masih Diburu, Ini Kelebihan dan Kekurangan yang Bikin Harga Bekas Tetap Tinggi

Fakta Terungkap di Akhir Video

Menjelang penutupan video, narator akhirnya mengakui bahwa seluruh cerita mengenai podium Feda Ega Pratama di Moto3 GP Jerman beserta pernyataan Fabio Quartararo hanyalah karangan.

Narator menyebut tujuan pembuatan cerita tersebut sebagai bentuk edukasi kepada penonton karena belakangan semakin banyak konten yang menyajikan informasi fiktif tanpa penjelasan yang memadai.

Penonton juga diingatkan agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, terutama terkait dunia balap internasional.

Pentingnya Memverifikasi Informasi

Kasus ini menjadi pengingat bahwa popularitas Feda Ega Pratama sebagai salah satu pembalap muda Indonesia membuat namanya kerap dijadikan bahan berbagai konten di media sosial.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa sumber informasi, terutama jika sebuah kabar memuat kutipan panjang, klaim hasil balapan, atau pernyataan tokoh terkenal tanpa disertai rujukan resmi.

Dengan melakukan verifikasi terlebih dahulu melalui sumber kredibel, publik dapat terhindar dari penyebaran informasi yang tidak benar sekaligus mendukung perkembangan olahraga Indonesia dengan cara yang lebih bertanggung jawab.

Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak 2002 Dijual Rp48 Juta, Kondisinya Bikin Melirik Meski Tipe DX

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Feda Ega Pratama #Fabio Quartararo #Moto3 Jerman 2026 #Sachsenring #Podium Feda Ega Pratama