Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Feda Ega Pratama Siap Bangkit di Moto3 GP Jerman, Latihan Intensif Usai Crash Assen Jadi Modal Besar

Fadhilah Salsa Bella • Senin, 6 Juli 2026 | 12:45 WIB
Feda Ega Pratama siap bangkit di Moto3 GP Jerman usai crash di Assen. Latihan intensif di Alcarràs jadi modal penting menghadapi Sachsenring (Pinterest).
Feda Ega Pratama siap bangkit di Moto3 GP Jerman usai crash di Assen. Latihan intensif di Alcarràs jadi modal penting menghadapi Sachsenring (Pinterest).

TRENGGALEK,TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan jelang Moto3 GP Jerman yang berlangsung pada 10-12 Juli di Sirkuit Sachsenring. Setelah mengalami kekecewaan akibat gagal finis karena insiden di GP Belanda, pembalap muda Indonesia itu kini datang dengan tekad lebih kuat untuk membuktikan kemampuannya di seri berikutnya.

Persiapan Feda Ega Pratama Moto3 GP Jerman kali ini dinilai jauh lebih matang. Pembalap Honda Team Asia tersebut dikabarkan menjalani latihan intensif di Sirkuit Alcarràs, Spanyol, sebagai bagian dari upaya meningkatkan performa sekaligus mengembalikan kepercayaan diri usai insiden yang menghentikan perjuangannya di Assen.

Momentum Moto3 GP Jerman menjadi kesempatan penting bagi Feda untuk kembali mengumpulkan poin dan menjaga peluang bersaing di klasemen sementara. Dukungan dari tim serta antusiasme penggemar Indonesia membuat optimisme terhadap penampilannya kembali meningkat.

Latihan Intensif Jadi Modal Hadapi Sachsenring

Usai balapan yang mengecewakan di Assen, Feda memilih langsung fokus mempersiapkan diri menghadapi seri berikutnya. Latihan di Sirkuit Alcarràs bukan sekadar menambah jam terbang, tetapi juga untuk menyempurnakan teknik pengereman, menjaga racing line, hingga meningkatkan akselerasi saat keluar tikungan.

Karakter Alcarràs dinilai memiliki sejumlah kemiripan dengan Sachsenring yang dikenal sebagai salah satu lintasan paling teknis dalam kalender Moto3. Karena itu, sesi latihan tersebut diharapkan mampu membantu Feda beradaptasi lebih cepat saat memasuki akhir pekan balapan.

Di kelas Moto3, peningkatan kecil dapat memberikan dampak besar terhadap hasil akhir. Selisih waktu antar pembalap yang sangat tipis membuat konsistensi menjadi faktor utama untuk bersaing di barisan depan.

Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak GX 2005 Masih Diburu, Ini Kelebihan yang Bikin Harga Bekasnya Tetap Menarik

Mental Bangkit Jadi Senjata Utama

Sepanjang musim debutnya, Feda menunjukkan mental bertanding yang terus berkembang. Setiap kali menghadapi hasil kurang memuaskan, pembalap asal Gunungkidul itu mampu bangkit dengan performa yang lebih baik pada seri berikutnya.

Hal serupa diharapkan kembali terlihat di Sachsenring. Insiden di Assen memang membuat peluang meraih poin hilang, tetapi performanya sebelum terjatuh memperlihatkan bahwa dirinya mampu bersaing dengan kelompok terdepan.

Banyak penggemar menilai pengalaman tersebut justru menjadi bekal berharga. Kegagalan dianggap sebagai bagian dari proses adaptasi di kejuaraan dunia yang memiliki tingkat persaingan sangat tinggi.

Evaluasi Honda Team Asia

Perhatian juga tertuju pada aktivitas di paddock Honda Team Asia. Muncul momen ketika Ai Ogura terlihat berbincang dengan Hiroshi Aoyama, sosok yang memiliki peran penting dalam pengembangan pembalap muda Honda.

Meski tidak ada penjelasan resmi mengenai isi pembicaraan tersebut, banyak penggemar berharap Honda Team Asia tengah melakukan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan performa tim menghadapi GP Jerman.

Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi sehingga berbagai spekulasi tersebut masih sebatas pengamatan dari suasana paddock.

Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak Masih Diburu, Ini Kelebihan dan Kekurangan yang Bikin Harga Bekas Tetap Tinggi

Sachsenring Hadirkan Tantangan Berbeda

Sachsenring dikenal sebagai salah satu lintasan paling unik di kalender MotoGP. Dominasi tikungan ke kiri membuat pembalap harus menjaga momentum sepanjang putaran agar tidak kehilangan waktu.

Karakter sirkuit ini membutuhkan keseimbangan antara keberanian dan ketelitian. Kesalahan kecil saat memasuki tikungan dapat membuat pembalap kehilangan beberapa posisi dalam waktu singkat.

Meski demikian, Sachsenring juga kerap melahirkan kejutan. Banyak pembalap muda berhasil mencatatkan hasil terbaik berkat kemampuan individu yang mampu mengimbangi karakter lintasan tersebut.

Gaya balap Feda yang agresif namun tetap terkontrol dinilai cukup sesuai dengan karakter Sachsenring. Jika Honda Team Asia mampu menemukan setelan motor yang tepat sejak sesi latihan bebas, peluang tampil kompetitif terbuka semakin besar.

Kesempatan Emas Bangkit

Moto3 GP Jerman menjadi momentum penting bagi Feda Ega Pratama untuk menutup lembaran pahit di Assen. Seluruh persiapan yang dilakukan, mulai dari latihan tambahan, evaluasi teknis, hingga peningkatan mental, menjadi modal berharga menghadapi persaingan yang dipastikan berlangsung ketat.

Meski peluang podium belum dapat dipastikan karena seluruh pembalap memiliki kesempatan yang sama, performa Feda sepanjang musim menunjukkan tren yang terus meningkat. Jika mampu memanfaatkan setiap sesi dengan maksimal, pembalap muda Indonesia itu berpeluang kembali bersaing di kelompok depan dan mengamankan poin penting bagi Honda Team Asia.

Kini seluruh perhatian tertuju ke Sachsenring. Balapan pada 10-12 Juli akan menjadi ajang pembuktian apakah Feda mampu mengubah kekecewaan di Assen menjadi kebangkitan yang dinanti para penggemar balap Indonesia.

Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak 2002 Dijual Rp48 Juta, Kondisinya Bikin Melirik Meski Tipe DX

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Feda Ega Pratama #Honda Team Asia #Sachsenring #Crash Assen #Moto3 GP Jerman