Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Siap Bangkit di Moto3 Jerman, Latihan Intensif Jadi Modal Besar Kejar Podium Sachsenring

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Selasa, 7 Juli 2026 | 17:41 WIB
Veda Ega Pratama Moto3 Jerman siap bangkit usai gagal finis di Assen. Latihan intensif di Alcarràs jadi modal besar menghadapi Sachsenring. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama Moto3 Jerman siap bangkit usai gagal finis di Assen. Latihan intensif di Alcarràs jadi modal besar menghadapi Sachsenring. (Youtube. com)

TRENGGALEK, TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Veda Ega Pratama Moto3 Jerman menjadi sorotan menjelang seri Grand Prix Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring yang dijadwalkan berlangsung pada 10-12 Juli. Pembalap muda Indonesia itu datang dengan tekad besar untuk bangkit setelah gagal meraih poin akibat insiden pada balapan sebelumnya di Assen, Belanda.

Harapan terhadap Veda Ega Pratama Moto3 Jerman semakin menguat setelah beredar kabar bahwa pembalap Honda Team Asia tersebut menjalani latihan intensif di Sirkuit Alcarràs, Spanyol. Program latihan itu dilakukan untuk meningkatkan performa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi karakter teknis Sachsenring.

Dengan bekal latihan tambahan dan evaluasi menyeluruh bersama tim, Veda Ega Pratama Moto3 Jerman diharapkan mampu kembali bersaing di barisan depan. Meski demikian, peluang meraih podium tetap bergantung pada hasil sepanjang akhir pekan balapan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kembali Puncaki Klasemen Moto3 Rookie, Dorna Coret Poin Brian Uriarte

Latihan di Alcarràs Jadi Bekal Penting

Kegagalan finis di Assen menjadi pelajaran berharga bagi Veda Ega Pratama. Saat itu, pembalap asal Gunungkidul tersebut sebenarnya tampil kompetitif dan terus menunjukkan peningkatan kecepatan sejak sesi latihan hingga balapan.

Namun, insiden yang melibatkan pembalap lain membuat perjuangannya terhenti sebelum garis finis. Akibatnya, peluang membawa pulang poin penting pun sirna.

Tak ingin larut dalam kekecewaan, Veda langsung kembali menjalani persiapan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah berlatih di Sirkuit Alcarràs, lintasan yang dikenal memiliki karakter teknis dengan banyak titik pengereman, perubahan arah, serta akselerasi keluar tikungan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Klasemen Moto3: Membakar Rivalitas Sengit Indonesia vs Malaysia Menuju Tangga Juara Dunia!

Latihan tersebut dinilai relevan karena memiliki sejumlah karakter yang dapat membantu Veda menghadapi tantangan Sachsenring.

Bagi pembalap Moto3, peningkatan sepersekian detik dalam setiap putaran sangat menentukan hasil akhir. Oleh sebab itu, latihan tambahan menjadi bagian penting untuk membangun konsistensi serta meningkatkan rasa percaya diri sebelum memasuki akhir pekan balapan.

Honda Team Asia Terus Melakukan Evaluasi

Selain persiapan Veda di lintasan, perhatian juga tertuju pada aktivitas di paddock Honda Team Asia.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Veda Ega Pratama Moto3 2026 di GP Jerman: Misi Tempur Sang Garuda Bangkit di Sachsenring!

Dalam video disebutkan adanya momen ketika pembalap MotoGP Ai Ogura terlihat berbincang dengan Hiroshi Aoyama, mantan juara dunia yang kini menjadi sosok penting dalam pengembangan pembalap muda Honda.

Meski isi pembicaraan keduanya tidak pernah diumumkan secara resmi, sejumlah penggemar menduga Honda Team Asia tengah melakukan evaluasi untuk meningkatkan daya saing tim menjelang GP Jerman.

Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Honda mengenai dugaan tersebut. Karena itu, informasi tersebut masih sebatas pengamatan terhadap aktivitas di area paddock.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Klasemen Moto3: Nasib Sial Gagal Finis di GP Belanda, Posisi Sang Garuda Mulai Terancam!

Yang pasti, Honda Team Asia dipastikan terus melakukan analisis data motor, penyempurnaan setelan, serta evaluasi performa demi memberikan paket terbaik kepada Veda pada balapan mendatang.

Sachsenring Bisa Jadi Titik Kebangkitan

Sachsenring merupakan salah satu lintasan paling unik dalam kalender MotoGP. Sirkuit ini didominasi tikungan ke kiri dengan ritme cepat yang menuntut pembalap menjaga momentum sepanjang putaran.

Karakter tersebut membuat kemampuan individu menjadi faktor penting. Sedikit kesalahan saat memasuki tikungan dapat langsung menghilangkan peluang bersaing di kelompok depan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Crash di Assen, Bos Honda Tim Asia Sebut Ada Keuntungan Besar di Balik Insiden

Di sisi lain, Sachsenring juga dikenal sering menghadirkan kejutan. Banyak pembalap muda mampu mencatatkan hasil terbaik di lintasan tersebut berkat keberanian dan kemampuan membaca jalannya balapan.

Veda sendiri dikenal memiliki gaya balap agresif, tetapi tetap mampu menjaga kontrol motor ketika menemukan ritme yang tepat. Jika sejak sesi latihan bebas ia berhasil memperoleh setelan motor yang sesuai, peluang tampil kompetitif tentu semakin terbuka.

Modal terbesar Veda bukan hanya berasal dari sisi teknis, melainkan juga mentalitasnya. Sepanjang musim ini, ia beberapa kali menunjukkan kemampuan bangkit setelah mengalami kesulitan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bangkit Usai Crash di Assen, Mental Petarung Bikin Honda Team Asia Bangga

Optimisme para pendukung pun semakin besar. Meski demikian, persaingan Moto3 tetap sangat ketat. Strategi tim, pemilihan ban, slipstream, hingga duel pada lap terakhir akan menjadi faktor yang menentukan hasil balapan.

Karena itu, latihan di Alcarràs, evaluasi Honda Team Asia, serta pengalaman dari kegagalan di Assen diharapkan menjadi bekal penting bagi Veda untuk membuka lembaran baru di Moto3 GP Jerman. Seluruh jawabannya akan terungkap ketika lampu start padam di Sachsenring pada akhir pekan nanti.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Veda Ega Pratama #Moto3 2026 #Honda Team Asia #Moto3 Jerman #Sachsenring