Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Veda Ega Pratama Bikin Heboh Jelang Moto3 Jerman, Benarkah Jajal Motor 750 cc Honda?

Fadhilah Salsa Bella • Rabu, 8 Juli 2026 | 11:41 WIB
Veda Ega Pratama membuat heboh jelang Moto3 GP Jerman usai terlihat mengendarai motor berkapasitas besar. Benarkah Honda menyiapkan sang pembalap naik kelas? (Pinterest).
Veda Ega Pratama membuat heboh jelang Moto3 GP Jerman usai terlihat mengendarai motor berkapasitas besar. Benarkah Honda menyiapkan sang pembalap naik kelas? (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM – Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan menjelang Moto3 GP Jerman 2026. Pembalap muda Indonesia itu ramai diperbincangkan setelah beredar video yang memperlihatkan dirinya mengendarai motor berkapasitas besar saat menjalani sesi latihan tertutup. Kemunculan motor berwarna putih tanpa livery tersebut memicu spekulasi bahwa Honda tengah menyiapkan Veda untuk naik kelas.

Rumor yang beredar menyebut Veda Ega Pratama sedang menjajal motor prototipe berkubikasi sekitar 750 cc. Klaim itu langsung memancing berbagai reaksi dari penggemar balap karena Veda selama ini berkompetisi di kelas Moto3 yang menggunakan motor dengan spesifikasi jauh berbeda.

Video yang beredar juga memunculkan berbagai asumsi mengenai masa depan Veda bersama Honda. Bahkan muncul kabar bahwa manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, dibuat terpukau melihat kemampuan pembalap asal Gunungkidul tersebut mengendalikan motor berkapasitas besar.

Video Latihan Picu Beragam Spekulasi

Dalam cuplikan yang beredar di media sosial, Veda terlihat mengendarai motor berwarna putih polos tanpa grafis sponsor maupun identitas tim. Dimensi motor yang lebih besar, suara mesin yang lebih menggelegar, serta posisi berkendara yang berbeda membuat banyak penggemar menduga motor tersebut bukan motor Moto3.

Spekulasi pun berkembang liar. Sebagian penggemar meyakini Honda tengah menguji kemampuan Veda menggunakan motor berperforma lebih tinggi sebagai bagian dari persiapan menuju kelas yang lebih besar.

Namun hingga kini tidak ada pernyataan resmi dari Honda Team Asia yang menyebut Veda sedang diproyeksikan naik kelas dalam waktu dekat.

Baca Juga: MotoGP Jerman 2026: Fadillah Ega Pratama Bidik Kebangkitan, Marc Marquez Siap Kuasai Sachsenring Lagi

Motor Latihan, Bukan Motor Balap MotoGP

Berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan paddock, motor yang digunakan Veda merupakan motor latihan berkapasitas sekitar 600 cc yang memang lazim dipakai para pembalap untuk meningkatkan kondisi fisik dan kemampuan mengendalikan motor berbobot lebih berat.

Penggunaan motor seperti ini menjadi bagian dari program latihan rutin banyak pembalap dunia. Tujuannya bukan untuk simulasi balapan MotoGP, melainkan meningkatkan kekuatan otot, daya tahan, serta adaptasi terhadap karakter motor yang memiliki tenaga lebih besar dibanding motor Moto3.

Dengan demikian, klaim bahwa Veda sedang menguji motor MotoGP 750 cc masih sebatas spekulasi dan belum memiliki dasar resmi.

Hiroshi Aoyama Pantau Langsung

Salah satu momen yang ikut menarik perhatian adalah kehadiran Hiroshi Aoyama di pinggir lintasan latihan.

Mantan juara dunia tersebut terlihat serius memperhatikan setiap putaran yang dilakukan Veda. Gestur Aoyama yang beberapa kali menggelengkan kepala kemudian ditafsirkan beragam oleh warganet. Sebagian menganggap ekspresi tersebut sebagai bentuk kekaguman terhadap kemampuan Veda.

Namun, tidak ada pernyataan resmi dari Aoyama yang membenarkan berbagai tafsiran tersebut.

Baca Juga: Bos Honda Sebut Crash Veda Ega Pratama Bukan Kerugian, Justru Jadi Modal Emas Menuju MotoGP?

Fokus Bangkit Setelah Insiden Assen

Sesi latihan intensif ini juga menjadi bagian dari persiapan Veda menghadapi Moto3 GP Jerman setelah mengalami akhir pekan yang sulit di Assen.

Pada balapan sebelumnya, Veda gagal menyelesaikan lomba akibat insiden kecelakaan ketika sedang bersaing di rombongan depan. Hasil tersebut membuatnya kehilangan peluang meraih poin penting dalam perebutan klasemen.

Karena itu, latihan menggunakan motor berkapasitas lebih besar diyakini menjadi salah satu cara meningkatkan kekuatan fisik sekaligus mengembalikan rasa percaya diri sebelum kembali tampil di lintasan balap.

Sachsenring Dinilai Cocok dengan Gaya Balap Veda

Moto3 GP Jerman akan berlangsung di Sirkuit Sachsenring yang dikenal sebagai salah satu lintasan paling teknikal dalam kalender balap.

Sirkuit sepanjang sekitar 3,67 kilometer itu didominasi tikungan kiri dengan karakter yang menuntut kemampuan menjaga kecepatan saat menikung serta pengereman presisi.

Karakter tersebut dinilai sesuai dengan gaya balap Veda yang dikenal halus saat memasuki tikungan dan cukup agresif ketika melakukan pengereman di area overtake.

Saat ini Veda berada di papan tengah klasemen sementara Moto3 musim 2026. Dengan masih tersisa sejumlah seri, peluang memperbaiki posisi klasemen tetap terbuka apabila mampu tampil konsisten pada balapan-balapan berikutnya.

Meski video latihan menggunakan motor berkapasitas besar memunculkan berbagai spekulasi, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai rencana Honda menaikkan Veda ke kelas yang lebih tinggi. Yang pasti, fokus utama pembalap muda Indonesia itu saat ini adalah tampil maksimal di Moto3 GP Jerman dan kembali mengumpulkan poin setelah hasil kurang memuaskan pada seri sebelumnya.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Moto3 Jerman 2026: Tampil Gemilang di Sachsenring, Rumor Naik ke MotoGP Menguat

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Hiroshi Aoyama #Moto3 Jerman 2026 #Sachsenring