TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Veda Ega Pratama kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta balap motor Indonesia. Kali ini, perhatian publik tertuju pada sebuah video latihan yang viral di media sosial dan memperlihatkan pembalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) itu mengendarai motor berkapasitas besar yang disebut-sebut memiliki spesifikasi di atas 750 cc.
Video tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi. Banyak penggemar menduga sesi latihan itu menjadi sinyal bahwa Veda Ega Pratama mulai dipersiapkan menghadapi Moto2. Dugaan tersebut muncul karena karakter motor yang digunakan dinilai memiliki dimensi, posisi berkendara, dan desain yang menyerupai motor kelas intermediate di ajang Grand Prix.
Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari tim maupun pihak terkait mengenai jenis motor yang digunakan Veda dalam sesi latihan tersebut. Karena itu, berbagai asumsi yang berkembang masih sebatas spekulasi dari publik berdasarkan tayangan video yang beredar.
Motor Berwarna Putih Jadi Sorotan Penggemar
Dalam video yang viral, terlihat dua unit motor dengan dominasi warna hitam berada di lintasan. Namun perhatian publik lebih banyak tertuju pada motor yang dikendarai Veda karena menggunakan fairing berwarna putih sehingga tampak berbeda dibanding unit lainnya.
Perbedaan tampilan tersebut memicu rasa penasaran penggemar. Sebagian menilai motor itu merupakan prototipe dengan kapasitas mesin lebih besar, sementara yang lain beranggapan hanya motor latihan yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan fisik pembalap.
Tidak sedikit pula yang mengaitkan sesi tersebut dengan program adaptasi menuju Moto2. Pasalnya, pembalap muda biasanya mulai diperkenalkan dengan motor berkapasitas lebih besar sebagai bagian dari pengembangan teknik sebelum benar-benar naik kelas.
Baca Juga: Jadwal Moto3 Jerman 2026 Lengkap: Veda Ega Pratama Bidik Tambahan Poin, Simak Klasemen Terbaru
Namun tanpa adanya penjelasan resmi dari tim, identitas motor tersebut masih belum dapat dipastikan.
Adaptasi Veda Dinilai Sangat Cepat
Di luar spekulasi mengenai spesifikasi motor, banyak penggemar justru terkesan dengan cara Veda mengendalikan motor yang digunakan dalam latihan tersebut.
Sejak lap awal, pembalap asal Gunungkidul itu terlihat mampu menjaga stabilitas motor tanpa menunjukkan tanda-tanda kesulitan beradaptasi. Gerakan saat berpindah arah tampak halus, sementara posisi tubuhnya tetap tenang ketika memasuki tikungan maupun saat melakukan pengereman.
Kontrol throttle juga menjadi salah satu aspek yang paling banyak mendapat perhatian. Veda terlihat membuka dan menutup gas secara progresif sehingga akselerasi motor berlangsung mulus tanpa hentakan berlebihan.
Selain itu, teknik pengereman yang diperlihatkan juga dinilai sangat rapi. Ia mampu menjaga keseimbangan motor ketika memasuki tikungan sehingga ritme berkendara tetap konsisten sepanjang sesi latihan.
Kombinasi kontrol gas, body position, serta perpindahan arah yang bersih membuat banyak penggemar menilai Veda sudah memiliki kemampuan adaptasi yang sangat baik terhadap motor dengan karakter lebih bertenaga.
Baca Juga: Rumor Veda Ega Pratama ke Moto2 2028 Makin Kencang, Begini Penjelasan yang Sebenarnya
Bekal Penting Menuju Moto2
Dalam dunia Grand Prix, perpindahan dari Moto3 ke Moto2 dikenal sebagai salah satu tahapan paling menantang dalam karier pembalap.
Moto2 memiliki tenaga lebih besar, bobot lebih berat, serta karakter pengereman yang jauh berbeda dibanding Moto3. Selain kemampuan fisik, pembalap juga dituntut memahami respons mesin, pengelolaan ban, hingga teknik akselerasi yang lebih kompleks.
Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu faktor utama yang selalu dipantau oleh tim dalam proses penjenjangan pembalap.
Video latihan Veda yang beredar memang belum bisa dijadikan bukti bahwa dirinya akan segera naik ke Moto2. Namun, kemampuan mengendalikan motor berkapasitas besar dengan tenang dianggap sebagai sinyal positif terhadap perkembangan tekniknya.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Meski berbagai spekulasi terus bermunculan, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Astra Honda Racing Team maupun pihak manajemen mengenai maksud sesi latihan tersebut.
Fokus utama Veda Ega Pratama saat ini tetap menyelesaikan musim Moto3 sebaik mungkin sambil terus meningkatkan pengalaman bertanding di level dunia.
Jika performanya terus berkembang secara konsisten, peluang menuju Moto2 tentu semakin terbuka. Namun keputusan promosi tetap akan bergantung pada evaluasi tim, hasil balapan, serta kesiapan teknis dan mental sang pembalap.
Untuk saat ini, video latihan tersebut lebih tepat dipandang sebagai bagian dari proses pengembangan kemampuan Veda Ega Pratama, sekaligus menjadi bukti bahwa talenta muda Indonesia itu terus berkembang menuju level yang lebih tinggi.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari