TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan menjelang seri ke-11 Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Pembalap muda Indonesia tersebut datang dengan modal kepercayaan diri tinggi meski gagal meraih hasil maksimal pada balapan sebelumnya di Assen, Belanda. Honda Team Asia menilai performa Veda terus mengalami peningkatan sepanjang musim sehingga optimistis mampu meraih hasil positif akhir pekan ini.
Menjelang Moto3 Jerman 2026, Veda Ega Pratama mengaku sangat antusias kembali menaklukkan Sachsenring. Sirkuit yang terkenal memiliki karakter teknis itu bukan lintasan baru baginya karena pernah memberikan hasil manis saat masih tampil di Red Bull Rookies Cup 2025.
Optimisme juga datang dari manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. Menurutnya, Sachsenring merupakan salah satu sirkuit paling unik dalam kalender MotoGP karena memiliki kombinasi tikungan lambat, sedang, cepat, perubahan elevasi ekstrem, serta dominasi tikungan ke kiri yang menjadi tantangan besar bagi seluruh pembalap.
Baca Juga: Lagi-Lagi Lalai, Dapur Rumah Terbakar
Honda Team Asia Percaya Performa Veda Terus Meningkat
Aoyama mengungkapkan bahwa Veda sudah mengenal karakter Sachsenring dengan cukup baik. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi balapan Moto3 akhir pekan ini.
Ia menilai perkembangan pembalap asal Gunungkidul itu terlihat konsisten sejak awal musim. Karena itu, Honda Team Asia berharap tren positif tersebut dapat berlanjut hingga seri Jerman.
Sementara itu, rekan setim Veda, Zen Mitani, dipastikan absen akibat masih menjalani proses pemulihan cedera pasca-insiden di Assen. Pembalap Jepang tersebut tetap berada di negaranya untuk fokus menjalani rehabilitasi.
Veda Ega: Sachsenring Adalah Sirkuit Favorit Saya
Dalam pernyataan resminya, Veda mengaku kecewa dengan hasil di Assen karena sebenarnya memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan depan.
Meski demikian, ia merasa memperoleh banyak kepercayaan diri dari performa sepanjang akhir pekan di Belanda.
"Sachsenring adalah sirkuit yang saya sukai. Lintasannya sangat teknis dan berbeda dari kebanyakan sirkuit lainnya. Target saya adalah terus meningkatkan performa bersama tim sejak sesi pertama dan membangun akhir pekan yang kuat," ungkap Veda.
Ia juga mendedikasikan akhir pekan balapan di Jerman untuk Zen Mitani sambil berharap rekan setimnya segera pulih dan kembali ke lintasan.
Menariknya, Veda tidak memasang target podium maupun finis lima besar. Fokus utamanya adalah menemukan setelan motor terbaik sejak latihan bebas pertama agar dapat langsung lolos ke sesi kualifikasi kedua.
Baca Juga: Harga Suzuki Karimun Blind Van Bekas Mulai Rp60 Jutaan, Unit 2021 Dijual Jauh di Bawah Pasaran
Modal Berharga dari Sachsenring
Sachsenring menyimpan kenangan manis bagi Veda. Saat masih berlaga di Red Bull Rookies Cup 2025, ia berhasil finis keempat pada balapan pertama.
Pada balapan kedua, Veda tampil luar biasa dengan meraih kemenangan sekaligus mengumandangkan Indonesia Raya di podium tertinggi. Rekam jejak tersebut menjadi bekal psikologis yang sangat penting menghadapi Moto3 Jerman tahun ini.
Namun tantangan Sachsenring tidak ringan. Tikungan kiri yang mendominasi membuat pembalap harus mampu menjaga temperatur ban kanan agar tetap optimal, terutama ketika memasuki tikungan ke-11 yang terkenal sulit.
Latihan Khusus Demi Tingkatkan Performa
Persiapan Veda menuju Moto3 Jerman juga dilakukan secara serius. Pekan lalu ia menjalani latihan menggunakan Honda CBR600 di Sirkuit Alcarras, Spanyol.
Latihan tersebut bertujuan meningkatkan stamina, memperkuat otot, serta membiasakan diri mengendalikan motor berkapasitas lebih besar sebelum kembali mengendarai motor Moto3.
Selain itu, Veda juga menjalani latihan flat track untuk meningkatkan kemampuan mengendalikan motor saat roda belakang kehilangan traksi, memperhalus teknik pengereman, sekaligus mengasah refleks di lintasan licin.
Program latihan seperti ini lazim dilakukan para pembalap papan atas dunia, termasuk Marc Marquez, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis Veda sepanjang musim.
Baca Juga: Harga Suzuki Karimun Wagon R Bekas 2018 Matic Cuma Rp100 Juta, City Car Irit dengan Kabin Luas
Mario Aji Dipastikan Fit Tampil di Jerman
Kabar baik juga datang dari wakil Indonesia lainnya, Mario Aji. Pembalap Moto2 tersebut dinyatakan fit setelah menjalani pemeriksaan medis di Sachsenring.
Mario sebelumnya sempat absen dalam dua seri akibat menjalani pemulihan cedera bahu kiri. Kini ia siap kembali memburu poin penting di Moto2 Jerman 2026.
Dengan meningkatnya performa Veda Ega Pratama serta kembalinya Mario Aji ke lintasan, harapan publik Indonesia terhadap kiprah para pembalap Merah Putih di ajang Grand Prix semakin besar. Akhir pekan di Sachsenring pun menjadi momentum penting untuk membuktikan perkembangan mereka di level dunia.
Editor : Fadhilah Salsa Bella