Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Regulasi Baru Moto3 2028 Diklaim Ancam Masa Depan Veda Ega Pratama, Begini Fakta Sebenarnya

Fadhilah Salsa Bella • Jumat, 10 Juli 2026 | 17:50 WIB
Veda Ega Pratama dikaitkan dengan regulasi baru Moto3 2028 dan rumor transfer. Simak fakta di balik isu yang ramai dibahas jelang Moto3 Jerman 2026 (Pinterest).
Veda Ega Pratama dikaitkan dengan regulasi baru Moto3 2028 dan rumor transfer. Simak fakta di balik isu yang ramai dibahas jelang Moto3 Jerman 2026 (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Veda Ega Pratama kembali dikaitkan dengan isu besar di paddock Moto3 setelah beredar video yang mengklaim Dorna Sports telah mengambil keputusan radikal dengan menunjuk Yamaha sebagai pemasok mesin tunggal Moto3 mulai musim 2028. Kebijakan tersebut disebut-sebut bakal mengakhiri persaingan antar pabrikan yang selama ini melibatkan Honda, KTM, Husqvarna, hingga GasGas.

Narasi tersebut membuat Veda Ega Pratama menjadi sorotan. Pembalap muda Indonesia yang saat ini membela Honda Team Asia disebut berada di persimpangan karier karena dikabarkan harus menentukan masa depannya di tengah perubahan regulasi Moto3 2028.

Namun, isi video tersebut perlu disikapi secara hati-hati. Narasi yang disampaikan lebih banyak berupa spekulasi dan opini, sementara tidak ada pengumuman resmi mengenai perpindahan Veda Ega Pratama maupun keputusan Dorna terkait masa depan pembalap Indonesia tersebut.

Baca Juga: Lagi-Lagi Lalai, Dapur Rumah Terbakar

Rumor Regulasi Moto3 2028

Video itu menyebut Dorna Sports akan menerapkan sistem pemasok mesin tunggal mulai Moto3 musim 2028.

Disebutkan pula seluruh pabrikan seperti Honda, KTM, Husqvarna, dan GasGas akan menghentikan pengembangan mesin Moto3 karena regulasi baru tersebut.

Akibat perubahan itu, muncul spekulasi bahwa sejumlah pembalap, termasuk Veda Ega Pratama, berpotensi berpindah tim demi mendapatkan proyek terbaik menghadapi era baru Moto3.

Narasi tersebut juga mengaitkan Yamaha sebagai pihak yang disebut tengah mengembangkan motor generasi baru dengan performa lebih tinggi untuk menjembatani perbedaan karakter antara Moto3 dan Moto2.

Masa Depan Veda Jadi Perbincangan

Video tersebut menyebut status Veda sebagai salah satu talenta muda terbaik Asia membuat Honda Team Asia diperkirakan akan berusaha mempertahankannya.

Di sisi lain, muncul spekulasi bahwa proyek baru Yamaha dapat menjadi pilihan menarik apabila benar-benar terjadi perubahan regulasi pada 2028.

Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai negosiasi kontrak maupun rencana kepindahan Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia.

Karena itu, isu transfer yang beredar masih sebatas rumor dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca Juga: Tangkap Peluang Pelatihan Kerja Untuk Tingkatkan Kompetensi

Mario Aji Jalani Latihan Bersama Honda Team Asia

Selain membahas regulasi Moto3, video tersebut juga menyoroti persiapan Honda Team Asia menjelang MotoGP Jerman 2026.

Mario Aji dikabarkan mulai kembali menjalani latihan bersama Honda Team Asia di Sirkuit Alcarras, Spanyol, setelah sebelumnya menjalani masa pemulihan.

Dalam sesi latihan itu, Mario disebut berlatih bersama Veda Ega Pratama, Taiyo Furusato, serta manajer tim Hiroshi Aoyama.

Meski menjadi sinyal positif, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai kesiapan Mario Aji untuk tampil pada seri Jerman.

Maximo Quiles Tetap Jadi Rival Utama

Video tersebut juga menyoroti dominasi Maximo Quiles di Moto3 musim 2026.

Pembalap CFMoto Aspar itu disebut masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 211 poin setelah tampil konsisten sepanjang musim.

Sementara rekan setimnya, Marco Morelli, juga diprediksi menjadi salah satu pesaing kuat di Sachsenring setelah tampil kompetitif pada beberapa seri terakhir.

Bagi Veda Ega Pratama, Moto3 Jerman menjadi kesempatan penting untuk kembali meraih poin maksimal sekaligus memperbaiki posisi di klasemen. Namun, berbagai isu mengenai regulasi Moto3 2028 maupun rumor transfer sebaiknya menunggu konfirmasi resmi dari Dorna Sports, tim balap, maupun pihak terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan penggemar.

Baca Juga: Suzuki Karimun Kotak 2001 Harga Rp50 Jutaan, Simak Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Membeli

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Maximo Quiles #Mario Aji #Moto3 2028