Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Transfer Persib Bandung 2026: Dimas Drajat Resmi Hengkang, Sektor Kiper Kini Jadi Buruan Paling Krusial

Dinar Ananda Putri • Rabu, 15 Juli 2026 | 19:00 WIB
Transfer Persib Bandung 2026: Dimas Drajat resmi hengkang dari skuad. Manajemen kini alihkan fokus buru kiper asing berkualitas untuk Asia!
Transfer Persib Bandung 2026: Dimas Drajat resmi hengkang dari skuad. Manajemen kini alihkan fokus buru kiper asing berkualitas untuk Asia!

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Dinamika panas menyelimuti transfer Persib Bandung 2026 setelah manajemen resmi mengumumkan perpisahan dengan salah satu penyerang lokal mereka. Striker Dimas Drajat dipastikan menyudahi masa baktinya bersama klub berjuluk Pangeran Biru tersebut. Langkah ini terbilang mengejutkan mengingat ia sempat menjadi tumpuan di lini depan pada musim 2024-2025 lalu.

Kabar mengenai transfer Persib Bandung 2026 ini langsung memicu perbincangan hangat di kalangan suporter fanatik klub, Bobotoh. Kepergian penyerang timnas Indonesia ini memicu spekulasi mengenai siapa sosok baru yang akan didatangkan manajemen. Setelah ada ungkapan perpisahan, biasanya suporter akan segera menyambut momentum pengumuman pemain baru di Kota Kembang.

Namun, hilangnya satu nama di sektor juru gedor tampaknya tidak membuat manajemen Persib Bandung panik. Klub kebanggaan Jawa Barat ini justru diprediksi akan mengalihkan fokus perburuan mereka ke sektor lain. Langkah strategis ini diambil demi memperkuat kedalaman tim yang akan mengarungi empat kompetisi sekaligus.

Kronologi Penurunan Performa Dimas Drajat Hingga Putuskan Hengkang

Perjalanan Dimas Drajat bersama Pangeran Biru sebenarnya sempat diwarnai oleh momen emas yang sangat ikonik bagi publik Bandung. Saat penyerang asing David da Silva dibekap cedera panjang, Dimas hadir sebagai solusi lini depan yang sangat mematikan. Salah satu torehan paling membekas adalah gol pentingnya ke gawang Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat.

Baca Juga: Hasil Moto3 Jerman 2026: Tikung Hakim Danish di Lap Terakhir, Veda Ega Pratama Finis Posisi Kedelapan

Gol tersebut menjadi faktor utama yang membuat namanya dielu-elukan oleh Bobotoh saat mengawal Persib meraih back to back champions. Namun, petaka datang ketika peluang untuk menjadi pilihan utama di lini depan terbuka lebar bagi pemain bernomor sembilan ini. Dimas justru dihantam cedera parah dan panjang yang membuatnya kehilangan sentuhan terbaik serta terlempar dari line up utama.

Kondisi tersebut diperparah dengan datangnya deretan penyerang asing baru seperti Andrew Yung, Ramon Tangke, hingga William Baros. Demi menit bermain, Dimas akhirnya dipinjamkan ke Malut United pada kompetisi musim kemarin. Sayangnya, ia justru kembali kesulitan bersaing lantaran harus berebut posisi dengan nama besar seperti Ciro Alves dan David da Silva.

Fakta Penting Sulitnya Menit Bermain dan Faktor Non-Teknis

Statistik mencatat Dimas Drajat hanya mengemas 12 kali penampilan dengan total 171 menit bermain sepanjang musim lalu. Ia lebih banyak memulai laga dari bangku cadangan dengan durasi berkisar belasan menit saja di atas lapangan. Kesempatan tampil sebagai starter hanya datang sekali, yaitu pada laga pamungkas saat Malut United takluk 7-1 dari Borneo FC.

"Keluar dari Persib memang jadi jalan terbaik buat Dimas Drajat kalau dia masih pengin ngejaga karirnya," ujar Zidan Fatoni dalam ulasan video terbarunya mengenai situasi pelik sang striker.

Selain masalah menit bermain, keputusan hengkang ini disinyalir juga dipengaruhi oleh faktor non-teknis saat Malut United bersua Persib. Dimas terlihat melakukan selebrasi yang sangat emosional ketika tim yang dibelanya sukses mencetak gol ke gawang Pangeran Biru. Sikap tersebut memicu gelombang kritik dari Bobotoh karena sang pemain sejatinya masih terikat kontrak resmi dengan Persib Bandung.

Baca Juga: Hasil Moto3 Jerman 2026: Veda Ega Pratama Finis Kedelapan, Sukses Pecundangi Hakim Danish di Sachsenring

Gemuknya Sektor Depan dan Urgensi Penjaga Gawang Baru

Melihat komposisi skuad yang ada saat ini, Persib Bandung dinilai kecil kemungkinan mencari penyerang baru pengganti Dimas. Sektor nomor 9 mereka sudah sangat sesak dengan adanya Balsah Sekulic, Ramon Tangke, William Baros, hingga Ragnar Oratmangun. Ditambah lagi, lini sayap juga sudah tergolong gemuk dengan kehadiran Beckham Putra, Saddil Ramdani, Ciro Alves, hingga Mailson Lima.

Fokus utama transfer Persib Bandung 2026 kini justru bergeser ke sektor penjaga gawang yang dinilai kurang ideal. Saat ini, tim asuhan Bojan Hodak tersebut praktis hanya memiliki opsi pada sosok Teja Paku Alam dan kiper muda Fitrah Maulana. Komposisi ini dianggap sangat riskan untuk diandalkan ketika tim harus bertarung di kompetisi level Asia.

Sebenarnya, performa Teja Paku Alam di kompetisi domestik musim lalu tergolong sangat luar biasa bagi klub. Ia sukses memecahkan rekor cleansheet terbanyak sepanjang sejarah Liga Indonesia dengan catatan 18 kali tidak kebobolan dalam satu musim. Rekor gemilang ini berhasil tercipta berkat dukungan dari kokohnya sistem pertahanan yang dibangun oleh para pemain belakang Persib.

Dilema Kuota Pemain Asing Menuju Kompetisi Asia

Kendati tampil apik di liga lokal, performa Teja dinilai masih kurang menggigit dan jarang melakukan penyelamatan krusial di level Asia. Jika orientasi klub adalah meraih prestasi tinggi di kompetisi luar, mendatangkan kiper asing baru berkelas menjadi harga mati. Berburu penjaga gawang lokal berkualitas di atas Teja juga mustahil karena Nadeo Argawinata sudah memperpanjang kontrak di Borneo FC.

Namun, opsi mendatangkan penjaga gawang asing dipastikan akan memicu konsekuensi yang cukup berat bagi komposisi pemain saat ini. Manajemen terpaksa harus mengorbankan salah satu legiun asing yang sudah ada untuk memberikan slot kepada kiper baru. Nama-nama seperti Ramon Tangke, William Baros, atau Putros berpotensi dilepas jika tidak masuk dalam skema masa depan tim.

Langkah pencoretan ini mau tidak mau harus diambil demi menjaga atmosfer kondusif dan menit bermain di dalam internal tim. Sebab, tidak akan ada pemain profesional yang bersedia bergabung jika nama mereka tidak didaftarkan dalam kompetisi resmi. Proses perombakan ini menjadi teka-teki menarik yang paling dinantikan oleh para pecinta sepak bola nasional.

Baca Juga: Hasil Moto3 Jerman 2026: Veda Ega Pratama Finis 8 Besar dan Melesat ke Peringkat 6 Klasemen Dunia

 

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : You Tube
transfer Persib Bandung 2026 Update transfer Persib Bandung 2026 pasca Dimas Drajat hengkang Dimas Drajat teja paku alam bursa transfer liga indonesia