TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku sangat puas dengan peningkatan signifikan performa motor pacuannya. Evaluasi mendalam setelah balapan pekan lalu terbukti membuat paket motornya jauh lebih kompetitif di lintasan cepat. Pengakuan tersebut disampaikannya usai merampungkan sesi latihan resmi di Sirkuit Silverstone pada hari Jumat, 17 Juli 2026.
Peningkatan ritme balap ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk merangkak naik di Klasemen Pembalap Moto3 Musim 2026. Menurut Veda, motornya kini terasa jauh lebih nyaman saat melibas tikungan cepat khas karakter sirkuit di Inggris. Hal tersebut membuatnya memiliki kepercayaan diri tinggi untuk terus menembus batas kemampuan terbaik di atas sirkuit.
Rentetan hasil positif di sesi latihan resmi ini sekaligus menjadi pembuktian ketangguhan Veda di Klasemen Pembalap Moto3 Musim 2026. Kendati sukses mengungguli para rival terdekatnya, pembalap binaan Astra Honda ini menegaskan enggan bersikap cepat puas diri. Ia memilih tetap fokus penuh menatap sesi kualifikasi kedua (Q2) serta agenda balapan utama hari Minggu.
Baca Juga: Hasil Latihan Bebas Moto3 Jerman 2026: Maximo Quiles Melesat Tercepat, Veda Ega Pratama Siap Tempur
Evaluasi Setelan Motor dan Motivasi Kebangkitan Veda Ega Pratama
Veda menjelaskan bahwa kerja keras seluruh kru mekanik sejak seri Jerman menjadi faktor kunci kesuksesannya saat ini. Beberapa perubahan krusial pada sektor mekanikal motor terbukti memberikan dampak yang sangat positif terhadap catatan waktu putarannya. Konsistensi kecepatan yang terjaga dengan baik membuat dirinya mampu mempertahankan ritme balap secara optimal di lintasan sirkuit.
"GP Jerman memberikan saya banyak pelajaran berharga untuk terus melakukan proses pengembangan," ujar Veda dengan penuh optimisme. Hasil di seri sebelumnya diakui menjadi sumber motivasi tersendiri untuk bangkit lebih kuat pada akhir pekan ini. Target utamanya adalah menjaga momentum positif ini agar bisa meraih hasil maksimal saat balapan puncak nanti digelar.
Pembalap muda ini berharap strategi dan kesiapan fisiknya bisa terus sejalan hingga bendera finis balapan dikibarkan. Fokus tanpa melakukan kesalahan sedikit pun menjadi instruksi utama yang wajib dijalankan di sirkuit cepat seperti Silverstone. Kesiapan mental bertanding dalam tekanan kelompok pembalap (pack) juga telah diantisipasi dengan matang oleh timnya.
Baca Juga: Hasil Moto3 Jerman 2026: Veda Ega Pratama Tembus Delapan Besar, Brian Uriarte Sabet Juara
Pengakuan Sportif Maximo Quiles Terhadap Lompatan Performa Rival
Di sisi lain, pembalap tangguh asal Spanyol, Maximo Quiles, secara jantan memberikan pujian atas performa luar biasa Veda. Quiles yang berada di papan atas Klasemen Pembalap Moto3 Musim 2026 mengaku terkejut dengan kecepatan sang rival. Ia menilai Veda tampil sangat cerdas dalam menerapkan strategi time attack pada menit-menit akhir sesi latihan.
Kemampuan adaptasi kilat pembalap Asia di sirkuit bergaya Eropa diakui Quiles sebagai kualitas yang patut diwaspadai. Namun demikian, mentalitas petarung pembalap Spanyol ini sama sekali tidak mengendur sedikit pun demi mengamankan poin klasemen. Quiles menegaskan selisih waktu yang sangat tipis di barisan empat besar masih membuka peluang bagi siapapun.
Ia menilai hasil latihan belum bisa menjadi tolok ukur utama untuk menentukan siapa yang berhak membawa pulang trofi. Manajemen keausan ban, strategi memanfaatkan slipstream, serta daya tahan fisik sepanjang puluhan putaran akan menjadi penentu sesungguhnya. Quiles pun menyatakan kesiapannya untuk bertarung habis-habisan membalas kekalahan pada hari Minggu nanti di sirkuit.
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : pinterest