Feda Ega Pratama Naik ke Posisi 6 Moto3 2026, Peluang Tembus 3 Besar Terbuka

Cendikiawan Tristan Valentino • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:40 WIB
Feda Ega Pratama terus melaju di Moto3 2026, peluang menembus tiga besar dan merebut gelar Rookie of the Year masih terbuka lebar! 🏁🔥
Feda Ega Pratama terus melaju di Moto3 2026, peluang menembus tiga besar dan merebut gelar Rookie of the Year masih terbuka lebar! 🏁🔥

JAKARTA - Feda Ega Pratama terus menunjukkan performa menjanjikan di ajang Moto3 2026. Pembalap muda Indonesia tersebut kini menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 90 poin setelah balapan di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Konsistensinya meraih poin membuat peluang Feda Ega Pratama untuk menembus tiga besar klasemen akhir musim tetap terbuka.

Performa Feda Ega Pratama menjadi salah satu sorotan dalam persaingan Moto3 2026. Meski harus mengawali balapan dari posisi ke-20 akibat sanksi di Sirkuit Brno, dia mampu bangkit dan menyelesaikan balapan di posisi kelima. Pada Grand Prix Jerman, Feda kembali menunjukkan daya juangnya dengan start dari posisi ke-13 dan finis di posisi kedelapan.

Hasil tersebut membuat Feda Ega Pratama semakin dekat dengan para pembalap papan atas. Saat ini, dia mengoleksi 90 poin dan berada di posisi keenam. Feda juga berhasil melewati pembalap Malaysia, Hakim Danis, yang berada di posisi ketujuh dengan 86 poin.

Baca Juga: Weton Rabu Pon Disebut Punya Energi Spiritual Tinggi, Ini Karakter dan Jodohnya

Puncak klasemen sementara masih dikuasai pembalap CF Moto Aspar, Maximo Quiles, dengan 231 poin. Pembalap asal Spanyol itu memiliki keunggulan cukup jauh dibandingkan para pesaingnya dan disebut berpeluang naik ke kelas Moto2 musim depan.

Posisi kedua ditempati Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo dengan 127 poin. Dia hanya unggul satu poin atas rekan setimnya, Alvaro Carpe, yang mengoleksi 126 poin. Marco Morelli berada di posisi keempat dengan 115 poin, disusul David Almansa dengan 109 poin.

Sementara itu, Feda Ega Pratama berada di posisi keenam dengan 90 poin. Jaraknya dengan Alvaro Carpe di posisi ketiga hanya 36 poin. Dengan masih tersisanya sejumlah seri Moto3 2026, termasuk rangkaian balapan Asia dan Grand Prix Mandalika, selisih tersebut secara matematis masih mungkin dikejar.

Baca Juga: Weton Rabu Pon: 4 Pantangan yang Disebut Bisa Menghambat Rezeki Menurut Primbon Jawa

Selain mengejar posisi tiga besar, Feda juga memiliki peluang dalam perebutan gelar Rookie of the Year. Saat ini persaingan utama kategori tersebut mengarah kepada Brian Uriarte dan Feda.

Uriarte memimpin dengan 127 poin, sedangkan Feda berada di posisi kedua dengan 90 poin. Selisih 37 poin memang cukup besar, tetapi peluang untuk mengejar masih terbuka apabila Feda mampu mempertahankan konsistensi pada seri-seri berikutnya.

Feda juga harus memperhatikan pergerakan Hakim Danis yang hanya terpaut empat poin. Valentin Peron yang mengoleksi 79 poin juga masih berpotensi memberikan tekanan jika Feda gagal mendapatkan poin.

Salah satu pencapaian penting Feda terjadi pada seri kedua di Brasil. Dia berhasil meraih podium ketiga dan mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia yang naik podium di kelas tersebut. Hasil itu menunjukkan bahwa Feda memiliki kecepatan dan kemampuan manajemen balapan untuk bersaing di barisan depan.

Baca Juga: Weton Rabu Pon Usia 24-30 Tahun Disebut Puncak Rezeki, Ini Fase yang Perlu Diwaspadai

Ada tiga faktor yang akan menentukan perjalanan Feda Ega Pratama menuju posisi tiga besar. Pertama adalah kualifikasi. Dalam beberapa balapan terakhir, Feda harus memulai lomba dari barisan tengah atau belakang. Kondisi tersebut membuat perjuangannya menuju posisi depan menjadi lebih sulit dan meningkatkan risiko terlibat insiden.

Kedua adalah karakteristik motor. Motor KTM dan CF Moto yang digunakan sejumlah pesaing disebut memiliki keunggulan pada sektor kecepatan puncak. Karena itu, Feda perlu memaksimalkan stabilitas Honda NSF 250 RW, khususnya di sirkuit dengan banyak tikungan teknis.

Ketiga adalah konsistensi. Untuk memangkas jarak 36 poin menuju posisi ketiga, Feda perlu menghindari kesalahan dan menjaga peluang finis lima besar maupun kembali meraih podium.

Baca Juga: Terbongkar! Awal Mulai Kasus Chromebook Nadiem Makarim dari Pertemuan Rahasia Google Hingga Kerugian Triliunan

Dengan performa yang terus berkembang, Feda Ega Pratama bukan lagi sekadar pelengkap persaingan Moto3 2026. Kehadirannya telah menjadi ancaman bagi pembalap papan atas. Dukungan publik Indonesia, terutama saat Grand Prix Mandalika, juga dapat menjadi tambahan motivasi bagi Feda dalam mengejar target besar di sisa musim.

Editor : Cendikiawan Tristan Valentino
Moto3 2026 Feda Ega Pratama Klasemen Moto3 Rookie of the Year Grand Prix Mandalika